Profil Toni Permana: Pembuat Paving Block dari Sampah, Kini Dilirik Ferry Irwandi

Nur Khotimah, Dita Alvinasari

Minggu, 05 Oktober 2025 | 11:42 WIB
Profil Toni Permana: Pembuat Paving Block dari Sampah, Kini Dilirik Ferry Irwandi
Ferry Irwandi dan Toni Permana pembuat paving block dari sampah (Instagram/irwandiferry)
baca 10 detik
  • Sosok Toni Permana pembuat paving block dari sampah mendadak menjadi sorotan publik.
  • Ia sempat mengunggah video berisi curahatan hatinya karena tidak mendapat dukungan dari pihak-pihak terkait.
  • Setelah videonya viral, Toni Permana mendapat perhatian dari Ferry Irwandi.

Suara.com - Nama Toni Permana mendadak menjadi sorotan publik. Ia berhasil mengubah sampah plastik menjadi paving block bernilai guna.

Sosoknya viral setelah mengunggah video di Instagram, berisi curahan hatinya karena tidak mendapatkan dukungan dari pihak-pihak terkait.

Padahal sejak 2017, ia telah memanfaatkan limbah plastik menjadi paving block yang telah melalui berbagai uji kelayakan.

"Ini padahal sudah menempuh uji lab, uji tekan, uji abrasi. Tapi faktanya apa? Tidak ada dukungan. Percuma," ujarnya dalam salah satu video di Instagram, dikutip Minggu, 5 Oktober 2025.

Setelah video tersebut viral, Toni Permana akhirnya mendapat perhatian. Ia  bahkan berkesempatan bertemu dengan Ferry Irwandi.

Ferry Irwandi menunjukkan ketertarikannya untuk mendukung research and development (R&D) dari inovasi pria asal Bandung tersebut.

"Akhirnya ketemu sama Pak @tonipermanabanbar dan tim @bsu.sukamajusejahtera. Hari yang menyenangkan sekali, apalagi pas tahu kalau karya beliau bukan cuma paving block, tapi banyak kerajinan-kerajinan yang useful dan bisa digunakan," tulis Ferry melalui akun Instagram-nya.

"Kita komit buat bantu Bapak untuk research and development-nya, supaya produk-produk olahan sampah ini bisa berdaya guna dan bermanfaat untuk banyak orang," lanjutnya.

Ferry Irwandi dan Toni Permana pembuat paving block dari sampah (Instagram/irwandiferry)
Ferry Irwandi dan Toni Permana pembuat paving block dari sampah (Instagram/irwandiferry)

Profil Toni Permana

baca juga

Toni Permana merupakan warga Kampung Sukamaju, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Usianya kini 41 tahun.

Sejak tahun 2017, Toni Permana memanfaatkan sampah plastik untuk didaur ulang menjadi berbagai produk yang memiliki nilai jual.

Salah satu yang paling menonjol adalah paving block ramah lingkungan. Sementara itu, produk lain seperti gantungan kunci dan kursi mini bar.

"Kursi mini bar, terus gantungan kunci gitu, dan banyak lagi," kata Ferry saat bertemu langsung dengan Toni.

Sebelum berfokus pada pengolahan sampah, Toni Permana sempat memiliki usaha bengkel las yang memproduksi teralis, pagar, dan kanopi.

Pada saat itu, kantornya tampak bersih dan tertata rapi.

Namun, sejak memutuskan beralih ke pengolahan sampah plastik, ruang kantornya berubah menjadi seperti gudang penyimpanan limbah.

"Saya dulu punya usaha bengkel las, bikin teralis, pagar, kanopi gitu. Tapi sekarang jadi gudang sampah. Saya rela. Ini dulu kantor. Kalau ada konsumen ke sini, datang nih, ada kantor," ungkap Toni.

Kini, ia pun telah memiliki mesin rakitan sendiri serta alat penyaring asap yang juga ia ciptakan sendiri untuk mendaur ulang sampah.

"Dari 2017 saya berinovasi mengubah sampah plastik menjadi paving block," ujar Toni.

"Dulu saya manual. Sekarang saya punya mesin, saya rakit sendiri. Terus saya punya penyaring asap, saya rakit sendiri, dan itu sudah lolos uji emisi," tambahnya.

Meski telah berkarya selama lebih dari delapan tahun, Toni Permana mengaku belum juga mendapatkan dukungan dari pihak berwenang.

Ia pun sempat meluapkan rasa kecewanya akan hal tersebut melalui video yang diunggahnya di Instagram dan sekarang viral.

"Ini padahal sudah menempuh uji lab, uji tekan, uji abrasi. Tapi faktanya apa? Tidak ada dukungan. Percuma," ulangnya dalam video viral tersebut.

Lebih lanjut, Toni Permana turut menyampaikan pesan menyentuh kepada masyarakat, khususnya warga Jawa Barat dan Indonesia, agar lebih peduli terhadap sampah.

"Saya titip buat masyarakat Jawa Barat khususnya dan Indonesia umumnya, mari mulai sekarang pilah sampah dari rumah. Jadikan rupiah yang berkah," kata Toni.

"Ingat, sampah itu bukan sumber masalah, tapi sumber rupiah yang berkah. Sampah tidak menjijikkan, tapi menjanjikan," sambungnya.

Dengan komitmen Ferry Irwandi, diharapkan karya-karya Toni Permana bisa mendapat perhatian lebih luas dan membawa manfaat besar.

"Kami bantu research and development-nya supaya produk-produk olahan sampah ini bisa berdayaguna dan bermanfaat untuk banyak orang," pungkas Ferry.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ferry Irwandi: MBG Jangan Berhenti Mendadak, Perlu Dievaluasi dan Dibenahi

Ferry Irwandi: MBG Jangan Berhenti Mendadak, Perlu Dievaluasi dan Dibenahi

Your Say | Kamis, 02 Oktober 2025 | 10:40 WIB

Lewat Ferry Irwandi, Ahmad Sahroni Sampaikan Maaf kepada Publik

Lewat Ferry Irwandi, Ahmad Sahroni Sampaikan Maaf kepada Publik

Your Say | Rabu, 01 Oktober 2025 | 19:53 WIB

Dilaporkan ke Polisi, Ferry Irwandi Tanggapi Santai: Main Game dan Tertawa

Dilaporkan ke Polisi, Ferry Irwandi Tanggapi Santai: Main Game dan Tertawa

Lifestyle | Rabu, 01 Oktober 2025 | 16:44 WIB

Terkini

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:30 WIB

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

×