Profil Fiqih Alamsyah, Korban Dugaan Pengeroyokan Dimas Anggara Tuntut Keadilan

Ruth Meliana

Jum'at, 10 Oktober 2025 | 16:38 WIB
Profil Fiqih Alamsyah, Korban Dugaan Pengeroyokan Dimas Anggara Tuntut Keadilan
Fiqih Alamsyah, lelaki yang melaporkan Dimas Anggara 7 tahun lalu pada Kamis, 9 Oktober 2025. [Suara.com/Rena Pangesti]

Suara.com - Fiqih Alamsyah, korban kasus dugaan pengeroyokan aktor Dimas Anggara, mendatangi Polsek Cilandak, Jakarta Selatan, untuk menanyakan kelanjutan kasusnya. Laporan yang sudah berjalan selama tujuh tahun itu hingga kini kabarnya tidak ada kejelasan hukum.

Ia merasa kecewa karena sampai saat ini belum ada perkembangan berarti sejak laporan tersebut dibuat pada tahun 2018 lalu. Fiqih Alamsyah berharap agar pihak kepolisian bisa bertindak tegas dan proses hukum bisa berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Sampai sekarang belum ada kejelasan ke depannya seperti apa,” ujar Fiqih Alamsyah ketika ditemui di Polsek Cilandak, Jakarta Selatan, pada Kamis, 9 Oktober 2025.

Selama tujuh tahun berjalan, Fiqih Alamsyah mengatakan dirinya tidak lagi berkomunikasi dengan Dimas Anggara ataupun kuasa hukum yang dulu menanganinya.

Sang aktor sendiri juga belum pernah memberikan penjelasan rinci mengenai laporan Fiqih Alamsyah. Dimas hanya tersenyum dan menawab seadanya pada wawancara 5 Maret 2018 lalu.

Kronologi Pengeroyokan Dimas Anggara terhadap Fiqih Alamsyah

Kasus dugaan penganiayaan ini berawal pada tahun 2018 lalu. Dimas Anggara dilaporkan ke Polsek Cilandak dengan nomor laporan LP/097/K/UU/2018/Sek.Cilandak setelah dirinya diduga melakukan tindak kekerasan terhadap Fiqih Alamsyah.

Perselisihan ini berawal dari urusan bisnis restoran. Fiqih Alamsyah mengungkapkan bahwa Dimas Anggara sempat marah hingga memukuli dan menendang dirinya di White House Kuliner, kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Fiqih Alamsyah sampai membawa sepuluh saksi saat membuat laporan polisi tersebut. Namun, ia belum pernah menerima kabar perkembangan dari kasus ini hingga sekarang. Ia pun mengaku lelah dengan proses hukum yang seolah tidak ada ujungnya ini.

baca juga

Setelah kasus ini kembali diangkat oleh Fiqih Alamsyah usai tidak digubris selama tujuh tahun, banyak warganet yang jadi penasaran dengan sosoknya.

Berikut sosok dan profil Fiqih Alamsyah yang menjadi korban dugaan kasus pengeroyokan oleh Dimas Anggara.

Profil Fiqih Alamsyah

Kuasa hukum Fiqih Alamsyah, Henry Indraguna, menyebut kliennya tersebut merupakan pemilik food court.

“Fiqih ini adalah pemilik food court yang disewakan ke seseorang bernama Glen. Glen ini temannya Dimas. Dia nyewa setahun. Ketika baru delapan bulan berjalan, menu-menunya mau dikumpulkan. Tiba-tiba saja Glen, oma, opa datang dan mengubah-ubah menu dan Fiqih enggak terima. Akhirnya terjadilah perdebatan,” ujarnya.

Manajer food court Fiqih dikabarkan wajahnya ditanduk oleh pihak Glen. Setelahnya, ada banyak orang datang dari sebuah ormas, oma dan opa Glen mendatangi Fiqih dan mengintimindasinya.

Mereka meminta pengembalian uang sewa food court selama satu tahun, tetapi Fiqih hanya bersedia mengembalikan uang sewa empat bulan.

“Siangnya datang lagi oknum TNI berseragam mengintimidasi Fiqih. Kemudian, malam-malam pukul 22.00 WIB, Dimas, Glen, dan beberapa teman mereka datang ke Fiqih, mengintimindasi,” ujarnya lebih lanjut.

Fiqih juga ikut memberikan keterangan bahwa malam itu Dimas juga membentak dan menunjuk-nunjuk wajahnya.

“Katanya saya pernah membentak bokapnya Dimas padahal itu bokapnya Glen. Saya ajak ngomong di luar, ternyata di luar banyak temennya, sekitar tujuh atau sepuluh orang, bertato. Dimas bilang ke saya ini mau diselesaikan secara preman atau hukum rimba, gue habisin lo di sini, mati lo di sini,” ujarnya kemudian.

Fiqih mengaku tangannya sempat dipelintir oleh Dimas, ia juga melihat sang aktor memegang senjata tajam di balik badan. Banyak saksi mata yang melihat kejadian tersebut, tetapi mereka tidak bisa berbuat banyak.

Fiqih Alamsyah Ajak Dimas Anggara Duel di Ring

Setelah menunggu tanpa kepastian selama tujuh tahun, Fiqih Alamsyah secara terbuka mengajak Dimas Anggara untuk menyelesaikan masalah ini secara jantan di atas ring.

Ia menyiratkan bahwa jika negara tidak bisa memberinya keadilan, ia lebih memilih untuk adu kekuatan secara langsung dengan lawannya itu.

“Kalau memang dalam kepastian hukum ini tidak ada kepastian, kita menunggu sampai tujuh tahun juga tidak ada kepastian hukum, mendingan kita olahraga bareng aja. Ya naik ring aja, kan lebih seru tuh. Jadi gentleman dong kalau memang berani satu lawan satu,” ujarnya saat ditemui di Polsek Cilandak pada Kamis, 9 Oktober 2025.

Kontributor : Rizky Melinda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jalur Hukum Buntu, Korban Dugaan Pengeroyokan Tantang Dimas Anggara Duel di Ring

Jalur Hukum Buntu, Korban Dugaan Pengeroyokan Tantang Dimas Anggara Duel di Ring

Entertainment | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 07:00 WIB

Kilas Balik Kasus Dimas Anggara 7 Tahun Lalu, Diduga Keroyok Korban Bareng 10 Orang

Kilas Balik Kasus Dimas Anggara 7 Tahun Lalu, Diduga Keroyok Korban Bareng 10 Orang

Entertainment | Kamis, 09 Oktober 2025 | 20:45 WIB

7 Tahun Mangkrak, Korban Dugaan Pengeroyokan Dimas Anggara Tanya Polisi: No Viral, No Justice

7 Tahun Mangkrak, Korban Dugaan Pengeroyokan Dimas Anggara Tanya Polisi: No Viral, No Justice

Entertainment | Kamis, 09 Oktober 2025 | 17:37 WIB

Terkini

Minyak Dunia Menggila! Nyaris Tembus US$108 per Barel Usai Arab Saudi Diserang

Minyak Dunia Menggila! Nyaris Tembus US$108 per Barel Usai Arab Saudi Diserang

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:43 WIB

Touring Tanpa Pengawalan Bikers HOG Indomobil Buktikan Etika Berkendara di Jalan

Touring Tanpa Pengawalan Bikers HOG Indomobil Buktikan Etika Berkendara di Jalan

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 08:40 WIB

Indonesia Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026: Ujian Kedewasaan Tribun Sepak Bola

Indonesia Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026: Ujian Kedewasaan Tribun Sepak Bola

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 08:35 WIB

Obligasi Rp500 Miliar POLI Kantongi Rating idAAA

Obligasi Rp500 Miliar POLI Kantongi Rating idAAA

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:31 WIB

Bertemu Luis Figo di New York, 2 Student Athlete Indonesia Hadiri Forum PBB

Bertemu Luis Figo di New York, 2 Student Athlete Indonesia Hadiri Forum PBB

Bola | Senin, 14 September 2026 | 08:27 WIB

Pemerintah Segel 50 Perusahaan, 27 Ribu Hektare Konsesi Terbakar

Pemerintah Segel 50 Perusahaan, 27 Ribu Hektare Konsesi Terbakar

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:24 WIB

Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus

Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 08:20 WIB

Semeru Erupsi 3 Kali dalam 3 Jam, Letusan Tertinggi Capai 1.000 Meter

Semeru Erupsi 3 Kali dalam 3 Jam, Letusan Tertinggi Capai 1.000 Meter

News | Senin, 14 September 2026 | 08:15 WIB

Harga Emas Pegadaian Kompak Turun Awal Pekan, Galeri 24 dan UBS Terdiskon

Harga Emas Pegadaian Kompak Turun Awal Pekan, Galeri 24 dan UBS Terdiskon

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:14 WIB

18 Tim Sepakbola Putri SD Ramaikan Junior Putri Cup 2026 di Semarang

18 Tim Sepakbola Putri SD Ramaikan Junior Putri Cup 2026 di Semarang

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 08:09 WIB

×