Berapa Jumlah Dana Reses DPR? Ini Penjelasan dan Fungsinya dalam Kinerja Dewan

Nur Khotimah

Minggu, 12 Oktober 2025 | 17:49 WIB
Berapa Jumlah Dana Reses DPR? Ini Penjelasan dan Fungsinya dalam Kinerja Dewan
Ilustrasi Berapa dana Reses DPR dan apa fungsinya? (menpan.go.id)

Suara.com - Untuk dapat melaksanakan tugasnya sebagai wakil rakyat, anggota DPR memiliki kewajiban untuk kembali terjun ke lapangan yang disebut dengan masa reses.

Kewajiban ini ditunjang dengan dana yang cukup besar, bahkan dikabarkan akan mengalami kenaikan. Tapi sebenarnya berapa dana reses DPR dan apa fungsinya?

Dana reses merupakan variabel dana yang diberikan pada anggota DPR untuk melaksanakan elemen dalam kinerja anggota DPR yang terhormat.

Dana ini diberikan agar anggota DPR dapat menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, dan menindaklanjutinya dalam kegiatan atau program yang relevan.

Dilaporkan oleh beberapa sumber, dana reses yang diterima anggota DPR menyentuh angka Rp2,5 miliar per tahun.

Mengenal Dana Reses dan Perhitungannya

DPR Kerjanya Apa? Gaji dan Tunjangan Gede (Instagram/dpr_ri)
Anggota DPR. (Instagram/dpr_ri)

Tentu banyak orang yang baru mengetahui hal ini kemudian merasa penasaran, bagaimana hitungan dari dana reses tersebut hingga setiap anggota DPR dapat menerima besaran hingga Rp2,5 miliar per tahun?

Jika dikalikan jumlah anggota DPR aktif, jelas jumlahnya sangat besar. Masa reses sendiri bisa disebut sebagai masa kunjungan kerja yang dilakukan di luar masa sidang. Hal ini tercantum pada Peraturan DPR Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Tertib.

Besarnya anggaran ini kemudian jadi pertanyaan besar terkait apa hasil dari masa reses yang dilaksanakan setiap tahun ini.

Negara mengalokasikan dana yang sangat besar untuk agenda tersebut, dan idealnya memiliki laporan pertanggungjawaban serta hasil yang nyata untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat secara umum di setiap daerah pemilihan anggota DPR yang dikunjungi.

baca juga

Kabar tentang Kenaikan Dana Reses

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa tidak ada kenaikan dana reses. Yang ada adalah penambahan dana menjadi Rp702 juta untuk periode 2024 hingga 2029. Angka ini bertambah dari sebelumnya di angka Rp400 juta.

Penambahan dana reses ini dilakukan karena adanya sejumlah komponen kegiatan yang bertambah, seperti misalnya jumlah kunjungan para anggota yang dinilai mengalami peningkatan di tahun 2025 ini.

Agenda kenaikan ini juga diwarnai dengan "salah transfer" yang terjadi beberapa waktu lalu. Dana yang telah disepakati pada angka Rp702 juta, justru ditransfer sebesar Rp756 juta.

Kesalahan transfer ini kemudian diduga sebagai upaya untuk menggolkan agenda kenaikan dana reses yang kemudian ditentang oleh masyarakat.

Meski demikian pihak Sekretariat Jenderal DPR RI tetap mentransfer dana reses sebesar Rp756 juta karena mengira agenda kenaikan dana reses ini akan jadi dilaksanakan untuk periode berjalan.

Beberapa orang melaporkan telah mengembalikan kelebihan transfer tersebut pada Setjen DPR RI, sebagai bentuk tanggung jawab atas kesalahan transfer yang terjadi.

Mendapat Peringatan dari BPK

Jika mengacu pada aturan yang berlaku, laporan kegiatan dan pertanggungjawaban penggunaan anggaran wajib dibuat dan diserahkan.

Laporan in berpatokan pada surat perintah perjalanan dinas dengan tanda bukti penerimaan biaya perjalanan dinas yang diberikan secara lumpsum atau sekali bayar, atas nama yang bersangkutan.

Namun disampaikan oleh Direktur Eksekutif Indonesian Budget Center atau IBC, pihak yang turut membuat panduan pengelolaan reses, realisasinya masih jauh dari harapan.

Panduan pengelolaan reses yang transparan dan akuntabel untuk anggota DPR masih sulit diwujudkan secara ideal, sehingga laporan yang dihasilkan dari penggunaan dana reses belum benar-benar dapat diandalkan.

BPK tercatat setidaknya telah tiga kali memberikan peringatan terkait dengan pengelolaan dana reses dalam periode tahun 2019 hingga tahun 2023.

BPK Menemukan hampir Rp1 triliun uang perjalanan dinas dan dana reses anggota DPR tidak memiliki laporan pertanggungjawaban yang jelas.

Itu tadi sedikit penjelasan tentang berapa dana reses DPR dan apa fungsinya, serta klarifikasi terkait isu kenaikan yang akhirnya dibatalkan. Semoga bermanfaat!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dana Reses DPR Jadi Rp 702 Juta, Dasco Akui Ada Salah Transfer Rp 54 Juta yang Ditarik Kembali

Dana Reses DPR Jadi Rp 702 Juta, Dasco Akui Ada Salah Transfer Rp 54 Juta yang Ditarik Kembali

News | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 14:37 WIB

Komisi XIII DPR Dorong Kasus Konflik TPL di Danau Toba Dibawa ke Pansus Agraria

Komisi XIII DPR Dorong Kasus Konflik TPL di Danau Toba Dibawa ke Pansus Agraria

News | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 22:10 WIB

Siap Ngadu ke DPR, Wanita Ini Desak KPK Kembalikan Aset: Itu Warisan Orang Tua Saya!

Siap Ngadu ke DPR, Wanita Ini Desak KPK Kembalikan Aset: Itu Warisan Orang Tua Saya!

News | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 18:23 WIB

Terkini

Kenyamanan Jadi Prioritas Baru dalam Mobilitas Warga Kota

Kenyamanan Jadi Prioritas Baru dalam Mobilitas Warga Kota

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:42 WIB

Heboh Transpuan Bogor Dilempar Air Seni, Amnesty Duga Buntut dari Perpres 111/2025

Heboh Transpuan Bogor Dilempar Air Seni, Amnesty Duga Buntut dari Perpres 111/2025

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:35 WIB

Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026

Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:30 WIB

Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan

Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:22 WIB

Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan

Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan

Sumut | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:13 WIB

Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?

Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?

Health | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:13 WIB

Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia

Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia

Entertainment | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:11 WIB

6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius

6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius

Sumut | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:08 WIB

Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026

Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:55 WIB

Bantargebang Berbenah, Sampah Warga Tetap Diangkut

Bantargebang Berbenah, Sampah Warga Tetap Diangkut

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:49 WIB

×