Apa Acara Trans7 yang Diduga Lecehkan Pesantren Lirboyo? Berujung Tagar Boikot di Medsos

Nur Khotimah

Selasa, 14 Oktober 2025 | 11:49 WIB
Apa Acara Trans7 yang Diduga Lecehkan Pesantren Lirboyo? Berujung Tagar Boikot di Medsos
Tagar boikot trans7. (X/@Muhtadiy_)

Suara.com - Stasiun televisi swasta nasional Trans7 kini tengah menjadi perbincangan publik. Sebuah segmen dari salah satu program mereka dituding telah menyinggung secara serius martabat Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, sebuah institusi pendidikan Islam yang sangat dihormati.

Konten yang tayang pada Senin, 13 Oktober 2025, itu memicu gelombang kemarahan, yang puncaknya terlihat dari viralnya tagar #BoikotTrans7 di berbagai platform media sosial, terutama X (sebelumnya Twitter).

Lantas, program apa di Trans7 yang memantik amarah besar dari kalangan santri, alumni, dan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) itu? Simak penjelasan berikut ini.

Program Trans7 dan Narasi yang Dianggap Melecehkan

Acara Trans 7 yang diduga menyinggung Ponpes Lirboyo [YouTube]
Acara Trans 7 yang diduga menyinggung Ponpes Lirboyo [YouTube]

Acara Trans7 yang menjadi biang kerok dugaan pelecehan terhadap Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, adalah program "Xpose Uncensored". Tayangan yang disorot tersebut mengudara pada Senin, 13 Oktober 2025 kemarin.

Isu utama terletak pada penggambaran situasi di lingkungan Pondok Pesantren Lirboyo yang dianggap tidak etis, minim edukasi, dan merendahkan.

Fokus keberatan publik diarahkan pada narasi suara (voice over) yang menyertai cuplikan visual tayangan tersebut.

Visual itu menampilkan adegan santri menyalami seorang kiai sepuh yang sedang duduk, serta potongan video lain yang memperlihatkan kiai turun dari kendaraan.

Namun narasi yang menyertainya dinilai sangat mencederai perasaan. Tim redaksi "Xpose Uncensored" menggunakan diksi yang dianggap merendahkan, salah satunya dengan menyinggung santri yang disebut "rela ngesot" demi memberikan amplop kepada kiai.

Narasi itu bahkan dilanjutkan dengan pernyataan bahwa secara logis seharusnya pihak kiai yang memberikan amplop atau imbalan kepada para santri.

baca juga

Narasi yang digunakan dalam program "Xpose Uncensored" itu dianggap merendahkan para santri. Secara khusus narasi itu dianggap melecehkan martabat ulama, terutama sosok kiai sepuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, yakni KH. Anwar Manshur.

Framing semacam itu dianggap telah menyudutkan dan menodai kesucian hubungan antara kiai dan santrinya, sebuah ikatan yang didasari penghormatan (ta’dzim) dan pengabdian.

Alih-alih menampilkan sisi spiritual dan keilmuan pesantren, tayangan itu justru terkesan mengedepankan perspektif sinis.

Maka tak heran, seruan boikot pada Trans7 menguat. Ribuan warganet, khususnya dari keluarga besar pesantren, alumni Lirboyo, dan simpatisan NU, melampiaskan kekecewaan mereka dengan memviralkan tagar #BoikotTrans7, menuntut pertanggungjawaban dan tindakan tegas dari pihak stasiun televisi.

Sebagai informasi, Pondok Pesantren Lirboyo bukanlah institusi biasa. Didirikan sejak tahun 1910, pesantren ini adalah salah satu pondok terbesar dan paling berpengaruh di Indonesia.

Lirboyo telah melahirkan banyak ulama dan tokoh Islam penting, yang menjadikannya memiliki basis massa dan sentimen penghormatan yang sangat kuat, khususnya di kalangan masyarakat Nahdliyin.

Trans7 Sampaikan Permintaan Maaf

ikon Trans 7 [trans7.co.id]
ikon Trans 7 [trans7.co.id]

Menanggapi gelombang kritik dan desakan publik yang masif, pihak Trans7 menunjukkan respons cepat dengan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

Pernyataan resmi itu dipublikasikan melalui keterangan tertulis pada Selasa pagi, 14 Oktober 2025, yang diunggah di akun media sosial resmi mereka.

Dalam pernyataannya, pihak Trans7 mengakui adanya kekeliruan dan keteledoran dalam proses penayangan.

"Sehubungan dengan tayangan/pemberitaan mengenai Pondok Pesantren Lirboyo yang telah ditayangkan di program 'Xpose Uncensored' Trans7, pada tanggal 13 Oktober 2025, kami telah melakukan review dan tindakan-tindakan atas keteledoran yang kurang teliti sehingga merugikan Keluarga Besar PP. Lirboyo," bunyi penggalan keterangan resmi dari pihak Trans7.

Mereka juga menegaskan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang merasa dirugikan, khususnya keluarga besar pesantren.

"TRANS7 dengan segala kerendahan hati menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada segenap Kyai dan Keluarga, para Pengasuh, Santri, serta Alumni Pondok Pesantren Lirboyo, khususnya di bawah naungan PP. Putri Hidayatul Mubtadiaat. Kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat luas atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan," lanjut pernyataan tersebut.

Sebagai langkah nyata, permintaan maaf juga telah disampaikan secara langsung kepada salah satu putra KH. Anwar Manshur, yaitu Gus Adib.

Pihak Trans7 juga berjanji akan mengirimkan surat permohonan maaf resmi kepada pengasuh pesantren pada hari yang sama, sebagai wujud keseriusan dan komitmen untuk memperbaiki kesalahan tersebut.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Tagar Boikot Trans7 di Media Sosial Buntut Tayangan Sisi Gelap Kehidupan Santri

Viral Tagar Boikot Trans7 di Media Sosial Buntut Tayangan Sisi Gelap Kehidupan Santri

Entertainment | Selasa, 14 Oktober 2025 | 10:55 WIB

Buntut Tragedi Ponpes Al Khoziny, Golkar Desak Pesantren Dapat Jatah 20 Persen APBN

Buntut Tragedi Ponpes Al Khoziny, Golkar Desak Pesantren Dapat Jatah 20 Persen APBN

News | Minggu, 12 Oktober 2025 | 20:53 WIB

Demi Keamanan, Cak Imin Bentuk Satgas Nasional untuk Audit dan Perbaikan Gedung Pesantren Rawan

Demi Keamanan, Cak Imin Bentuk Satgas Nasional untuk Audit dan Perbaikan Gedung Pesantren Rawan

Video | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 17:00 WIB

Terkini

Edarkan Narkoba Buat Modal Nikah, Pria di Deli Serdang Ditangkap Polisi

Edarkan Narkoba Buat Modal Nikah, Pria di Deli Serdang Ditangkap Polisi

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:09 WIB

Iran Siapkan 7 Syarat Ketat ke AS Sebelum Membuka Kembali Jalur Pelayaran Selat Hormuz

Iran Siapkan 7 Syarat Ketat ke AS Sebelum Membuka Kembali Jalur Pelayaran Selat Hormuz

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:07 WIB

Polisi Bekukan Rekening Jaringan Penyelundupan Narkoba Pilot Malaysia Airlines di Bandara Soetta

Polisi Bekukan Rekening Jaringan Penyelundupan Narkoba Pilot Malaysia Airlines di Bandara Soetta

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:05 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Target Rp5 Triliun, Intip Kesiapan Sirkuit dan Teknologi di Baliknya

MotoGP Mandalika 2026 Target Rp5 Triliun, Intip Kesiapan Sirkuit dan Teknologi di Baliknya

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 12:02 WIB

Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan

Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan

Malang | Minggu, 13 September 2026 | 12:01 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Masih Berlanjut, Tim SAR Gabungan Menyisir Lewat Laut, Darat, dan Udara

Pencarian 5 Jurnalis Masih Berlanjut, Tim SAR Gabungan Menyisir Lewat Laut, Darat, dan Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:57 WIB

Sinyal Darurat di Laut Jawa: Tim SAR Sisir Titik Koordinat Terakhir Kapal Virgo Transport 8

Sinyal Darurat di Laut Jawa: Tim SAR Sisir Titik Koordinat Terakhir Kapal Virgo Transport 8

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:56 WIB

Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas

Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas

Lampung | Minggu, 13 September 2026 | 11:56 WIB

Cara PHE NSO Kembalikan Jalan Pulang Gajah Lewat Restorasi Lahan Kritis

Cara PHE NSO Kembalikan Jalan Pulang Gajah Lewat Restorasi Lahan Kritis

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 11:55 WIB

5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat

5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat

Bekaci | Minggu, 13 September 2026 | 11:53 WIB

×