Sampai Kapan Suhu Panas Melanda Indonesia? Ini Kata BMKG

M Nurhadi

Rabu, 15 Oktober 2025 | 14:58 WIB
Sampai Kapan Suhu Panas Melanda Indonesia? Ini Kata BMKG
Ilustrasi Cuaca Panas (freepik)

Suara.com - Dalam beberapa waktu terakhir, laporan mengenai cuaca panas yang terasa menyengat di berbagai daerah, termasuk di DKI Jakarta yang sempat mencapai suhu 35 C, ramai dibicarakan oleh warganet di media sosial.

Fenomena ini, yang membuat masyarakat bertanya-tanya, bukanlah tanpa penjelasan ilmiah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah menguraikan fakta-fakta di balik peningkatan suhu ini serta prediksinya mengenai kapan kondisi tersebut akan berakhir.

Prediksi Akhir Suhu Panas

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menyatakan bahwa cuaca panas ekstrem ini diperkirakan akan mulai mereda pada akhir Oktober hingga awal November 2025.

Peredaan ini sejalan dengan dimulainya musim hujan di berbagai wilayah dan peningkatan tutupan awan yang akan menghalangi sinar Matahari.

Penyebab Utama Cuaca Panas pada Oktober 2025

BMKG menjelaskan bahwa peningkatan suhu udara yang terasa panas belakangan ini dipicu oleh beberapa faktor utama, dan bukan tergolong sebagai gelombang panas (heatwave), melainkan sebagai dampak dari masa transisi musim:

1. Masa Peralihan Musim (Pancaroba):

Indonesia saat ini masih berada dalam fase peralihan dari musim kemarau menuju musim hujan. Masa pancaroba ini ditandai dengan pola cuaca yang tidak menentu.

baca juga

BMKG memperkirakan fase pancaroba ini berlangsung hingga sekitar 16 Oktober 2025 di sebagian besar wilayah Indonesia.

2. Pergeseran Semu Matahari:

Posisi Matahari yang bergeser secara semu ke arah selatan Indonesia (ekuator) menyebabkan intensitas radiasi Matahari di wilayah Indonesia bagian selatan, termasuk Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, menjadi lebih tinggi.

3. Minimnya Tutupan Awan:

Karena masih dalam masa transisi, pertumbuhan awan hujan menjadi lebih jarang. Akibatnya, sinar Matahari dapat langsung menembus atmosfer tanpa banyak hambatan.

Sinar Matahari yang langsung memanaskan permukaan Bumi ini terasa lebih intens, terutama pada pagi hingga siang hari saat langit cerah.

4. Peningkatan Radiasi Matahari:

Faktor-faktor di atas secara keseluruhan juga menyebabkan peningkatan radiasi Matahari di sejumlah wilayah, memperparah rasa panas yang dirasakan masyarakat di wilayah daratan.

Imbauan dan Kewaspadaan Masyarakat

Meskipun fenomena panas yang terjadi ini dikategorikan sebagai masa pancaroba dan bukan gelombang panas (heatwave), masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengambil langkah pencegahan:

  • Menghindari Dehidrasi: Memastikan asupan cairan tubuh terpenuhi dengan cukup untuk menghindari dehidrasi.
  • Melindungi Diri: Menggunakan pelindung diri seperti topi, kacamata hitam, atau tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan pada siang hari, terutama antara pukul 10.00 hingga 16.00 WIB.
  • Waspada Cuaca Ekstrem Pancaroba: Selama masa peralihan, pola cuaca sangat labil. Selain panas terik di siang hari, masyarakat juga harus mewaspadai potensi perubahan cuaca ekstrem mendadak seperti hujan deras disertai angin kencang dan petir, terutama pada sore atau malam hari.

Dengan memahami fakta-fakta meteorologi ini, masyarakat dapat lebih siap menghadapi perubahan iklim yang terjadi, serta menjaga kesehatan dan keselamatan diri selama masa pancaroba berlangsung.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prediksi Cuaca Hari Ini 15 Oktober 2025: Hujan Mulai Merata di Pulau Jawa

Prediksi Cuaca Hari Ini 15 Oktober 2025: Hujan Mulai Merata di Pulau Jawa

News | Rabu, 15 Oktober 2025 | 08:20 WIB

Usai Tepuk Sakinah, BMKG Hadirkan Tepuk Gempa yang Dinilai Lebih Bermanfaat

Usai Tepuk Sakinah, BMKG Hadirkan Tepuk Gempa yang Dinilai Lebih Bermanfaat

Lifestyle | Selasa, 14 Oktober 2025 | 18:24 WIB

Cuaca Panas Mendidih Pagi-Malam Akhir-akhir Ini Bukan Gelombang Panas, Ini Kata BMKG

Cuaca Panas Mendidih Pagi-Malam Akhir-akhir Ini Bukan Gelombang Panas, Ini Kata BMKG

Tekno | Selasa, 14 Oktober 2025 | 18:09 WIB

Terkini

Dituding Lakukan Pelecehan, Betrand Peto Beberkan Versinya: Saya Tanya Kenapa Dia Nangis

Dituding Lakukan Pelecehan, Betrand Peto Beberkan Versinya: Saya Tanya Kenapa Dia Nangis

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 12:38 WIB

7 Perbedaan Campuran Homogen dan Heterogen yang Mudah Dipahami

7 Perbedaan Campuran Homogen dan Heterogen yang Mudah Dipahami

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 12:35 WIB

Kontradiksi Gaya Komunikasi Prabowo: Singa Domestik, Kucing Imut di Panggung Internasional?

Kontradiksi Gaya Komunikasi Prabowo: Singa Domestik, Kucing Imut di Panggung Internasional?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:34 WIB

Di Era AI dan Digital, Mengapa Belajar Filsafat Justru Semakin Penting?

Di Era AI dan Digital, Mengapa Belajar Filsafat Justru Semakin Penting?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:32 WIB

Menggila di MV Lagu Checkmate! ENHYPEN Unjuk Semangat Pantang Menyerah

Menggila di MV Lagu Checkmate! ENHYPEN Unjuk Semangat Pantang Menyerah

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:29 WIB

Penembakan 3 ASN Jayawijaya, Komnas HAM: Tuduhan Intelijen Bukan Alasan Merampas Nyawa

Penembakan 3 ASN Jayawijaya, Komnas HAM: Tuduhan Intelijen Bukan Alasan Merampas Nyawa

News | Senin, 14 September 2026 | 12:24 WIB

Cara Membedakan Garis Berat dan Garis Tinggi pada Segitiga Sama Kaki

Cara Membedakan Garis Berat dan Garis Tinggi pada Segitiga Sama Kaki

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 12:24 WIB

Rekomendasi Air Mawar Tanpa Alkohol, Jaga Kelembapan dan Kesegaran Kulit Bebas Iritasi

Rekomendasi Air Mawar Tanpa Alkohol, Jaga Kelembapan dan Kesegaran Kulit Bebas Iritasi

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 12:23 WIB

Betrand Peto Bantah Tudingan Dugaan Pelecehan, Akui Ada Adegan Jambak-jambakan

Betrand Peto Bantah Tudingan Dugaan Pelecehan, Akui Ada Adegan Jambak-jambakan

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 12:23 WIB

Ujian Hubungan Jangka Panjang: Mengapa "Before Midnight" Adalah Film Paling Jujur Tentang Pernikahan

Ujian Hubungan Jangka Panjang: Mengapa "Before Midnight" Adalah Film Paling Jujur Tentang Pernikahan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:20 WIB

×