Nusakambangan Penjara untuk Apa? Ammar Zoni Dipindahkan ke Alcatraz-nya Indonesia

Farah Nabilla, Dita Alvinasari

Minggu, 19 Oktober 2025 | 13:45 WIB
Nusakambangan Penjara untuk Apa? Ammar Zoni Dipindahkan ke Alcatraz-nya Indonesia
Proses pemindahan aktor Amar Zoni ke Lapas Super Maximum Security Karang Anyar di Pulau Nusakambangan, Jawa Tengah. Pemindahan dramatis ini dilakukan setelah Zoni kembali ditangkap mengedarkan narkoba dari dalam Rutan Salemba. [Foto: Ist]
baca 10 detik
  • Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, mendadak menjadi sorotan publik.
  • Ammar Zoni ditempatkan di lapas super maximum security yang ada di Nusakambangan.
  • Lapas Nusakambangan identik dengan narapidana kelas berat.

Suara.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, mendadak menjadi sorotan publik setelah aktor Ammar Zoni dipindahkan ke lapas di sini.

Ammar Zoni dikabarkan ditempatkan di lapas super maximum security yang ada di Nusakambangan, menyusul dugaan keterlibatannya dalam peredaran narkotika di dalam lapas sebelumnya.

Pemindahan tersebut dianggap tak biasa, mengingat Nusakambangan selama ini identik dengan narapidana kelas berat dan bahkan kerap dijuluki sebagai Alcatraz-nya Indonesia.

Atas kondisi ini, publik pun kembali mempertanyakan fungsi serta peruntukan lapas yang berada di pulau tersebut. Berikut penjelasan lengkapnya.

Puluhan narapidana asal Jakarta dipindah ke sejumlah lapas di Nusakambangan Cilacap, Senin (13/10/2025) (ANTARA/HO-Ditjen Pemasyarakatan Jateng)
Puluhan narapidana asal Jakarta dipindah ke sejumlah lapas di Nusakambangan Cilacap, Senin (13/10/2025) (ANTARA/HO-Ditjen Pemasyarakatan Jateng)

Nusakambangan Penjara untuk Apa?

Nusakambangan bukan penjara biasa. Lapas ini memiliki pengamanan tingkat tinggi untuk narapidana tertentu, khususnya mereka yang dianggap sangat berbahaya atau sulit dibina di lapas biasa.

Pulau ini sudah menjadi bagian dari sistem pemasyarakatan Indonesia sejak 1908, dan kini menampung berbagai jenis lapas dengan tingkat keamanan yang berbeda-beda.

Dalam sejarahnya, Nusakambangan menjadi lokasi penahanan bagi banyak narapidana kelas berat, termasuk pelaku terorisme, pembunuhan berantai, hingga korupsi skala besar.

Namun, penempatan narapidana di Nusakambangan tidak selalu mengikuti jenis kejahatan secara langsung, melainkan lebih pada evaluasi risiko yang dilakukan oleh pihak berwenang.

baca juga

Dalam kasus Ammar Zoni, risiko pengedaran narkoba dari dalam lapas sebelumnya menjadi alasan kuat mengapa ia perlu dipindahkan ke fasilitas dengan pengamanan ekstra.

Kebijakan penempatan narapidana di Nusakambangan diketahui terus berkembang seiring waktu.

Pada 16 April 1962, ditetapkan bahwa hanya narapidana berkelakuan baik, dengan sisa masa tahanan satu hingga lima tahun, yang boleh dikirim ke Nusakambangan dengan tujuan pembinaan.

Tahun 1970, dibentuk Lapas Terbuka Karanganyar, di mana narapidana bisa tinggal tanpa pagar dan bekerja di ladang tanpa pengawalan ketat.

Namun, pada 1983, fungsi Nusakambangan kembali bergeser setelah Menteri Kehakiman Ismail Saleh menetapkannya sebagai tempat pembinaan narapidana yang sulit dibina di lapas lain.

Sejak saat itu, Nusakambangan dikenal sebagai pulau terakhir untuk narapidana dengan kasus berat, termasuk yang divonis hukuman mati.

Jauh sebelum dikenal luas sebagai pulau penjara, Nusakambangan awalnya ditetapkan oleh Pemerintah Hindia Belanda sebagai kawasan konservasi alam atau monumen alam.

Penetapan ini tercantum dalam Staatsblad van Nederlandsch-Indie tahun 1922 yang menetapkan batas wilayah Nusakambangan dari Teluk Penyu di bagian utara hingga Samudra Hindia di sisi timur.

Pada awalnya, wilayah tersebut dijaga ketat karena dinilai memiliki nilai ekologis yang tinggi dan tidak diperuntukkan bagi akses publik.

Namun, status sebagai kawasan lindung tersebut tidak berlangsung lama. Setelah dilakukan evaluasi terhadap potensi penggunaan pulau ini, Pemerintah Hindia Belanda mengubah fungsinya.

Melalui keputusan Gubernur Jenderal pada 1922, Nusakambangan secara resmi ditetapkan sebagai tempat pembuangan narapidana. Statusnya sebagai monumen alam dihapus.

Sebelum menjatuhkan pilihan pada Nusakambangan, pemerintah kolonial sempat mempertimbangkan beberapa pulau lain sebagai alternatif lokasi pembuangan tahanan.

Beberapa pulau lain tersebut, yakni Pulau Nusa Barung di Jawa Timur, Prinsen Eiland di wilayah Ujung Kulon, serta Krakatau di Selat Sunda.

Namun, setelah dilakukan kajian menyeluruh, Nusakambangan dinilai paling memenuhi kriteria untuk dijadikan tempat penahanan karena letak dan kondisi geografisnya yang mendukung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Main-Main! Ini 3 Alasan Nusakambangan, Penjara Ammar Zoni Dijuluki Alcatraz Versi Indonesia

Bukan Main-Main! Ini 3 Alasan Nusakambangan, Penjara Ammar Zoni Dijuluki Alcatraz Versi Indonesia

Entertainment | Minggu, 19 Oktober 2025 | 11:04 WIB

Blak-blakan Hotman Paris Tolak Tangani Kasus Ammar Zoni, Terlalu Beresiko?

Blak-blakan Hotman Paris Tolak Tangani Kasus Ammar Zoni, Terlalu Beresiko?

Your Say | Minggu, 19 Oktober 2025 | 09:15 WIB

Minta Sidang Tatap Muka, Ammar Zoni Janji Akan Buka-bukaan

Minta Sidang Tatap Muka, Ammar Zoni Janji Akan Buka-bukaan

Entertainment | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 22:38 WIB

Terkini

Teja Paku Alam: Kemenangan Ini untuk Bobotoh!

Teja Paku Alam: Kemenangan Ini untuk Bobotoh!

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 14:17 WIB

Target Rampung Agustus 2028, LRT ManggaraiDukuh Atas Dikebut Mulai Januari 2027

Target Rampung Agustus 2028, LRT ManggaraiDukuh Atas Dikebut Mulai Januari 2027

News | Kamis, 17 September 2026 | 14:15 WIB

5 Kompor Gas Tanam 2 Tungku yang Hemat dan Anti Pecah untuk Dapur Elegan

5 Kompor Gas Tanam 2 Tungku yang Hemat dan Anti Pecah untuk Dapur Elegan

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 14:15 WIB

Perbandingan Spesifikasi Redmi Note 17 5G vs Redmi Note 15 5G, HP Baru kena Downgrade?

Perbandingan Spesifikasi Redmi Note 17 5G vs Redmi Note 15 5G, HP Baru kena Downgrade?

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 14:14 WIB

Tunda Nyicil Raize dan WR-V: Intip Harga dan Spesifikasi BYD Atto 2 Baru, Bikin Pesaing Ketar-ketir

Tunda Nyicil Raize dan WR-V: Intip Harga dan Spesifikasi BYD Atto 2 Baru, Bikin Pesaing Ketar-ketir

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 14:14 WIB

Kualitas Udara di Rumah: Kenali PM2.5 dan AC 2-in-1 Panasonic

Kualitas Udara di Rumah: Kenali PM2.5 dan AC 2-in-1 Panasonic

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 14:13 WIB

Daftar Weton Paling Kaya Raya setelah Melewati Masa Prihatin di Masa Muda

Daftar Weton Paling Kaya Raya setelah Melewati Masa Prihatin di Masa Muda

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 14:12 WIB

Sejumlah Taman Kota di Pekanbaru Ditutup Imbas Kabut Asap Karhutla

Sejumlah Taman Kota di Pekanbaru Ditutup Imbas Kabut Asap Karhutla

Riau | Kamis, 17 September 2026 | 14:12 WIB

Apa Beda Beras Fortifikasi dan Beras Biasa? Mentan Temukan 25 Produk Palsu, Ini Daftar Mereknya

Apa Beda Beras Fortifikasi dan Beras Biasa? Mentan Temukan 25 Produk Palsu, Ini Daftar Mereknya

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 14:11 WIB

4 Pria Ngaku Wartawan-LSM Diduga Peras Perangkat Desa di Samosir Ditangkap

4 Pria Ngaku Wartawan-LSM Diduga Peras Perangkat Desa di Samosir Ditangkap

Sumut | Kamis, 17 September 2026 | 14:10 WIB

×