Cuaca Panas Ekstrem di Indonesia Kapan Berakhir? Hujan dan Petir Hari Ini Melanda Beberapa Daerah

Ruth Meliana, Dita Alvinasari

Senin, 20 Oktober 2025 | 12:48 WIB
Cuaca Panas Ekstrem di Indonesia Kapan Berakhir? Hujan dan Petir Hari Ini Melanda Beberapa Daerah
Ilustrasi cuaca panas ekstrem [Ist]
baca 10 detik
  • Cuaca panas ekstrem melanda sejumlah kota di Indonesia.
  • Prakirawan cuaca hari ini hujan lebat disertai petir dan angin di sejumlah wilayah di Tanah Air.
  • BMKG sempat mengungkap suhu maksimum dalam beberapa hari terakhir mencapai 38,2 derajat Celsius.

Suara.com - Cuaca panas ekstrem melanda sejumlah kota di Indonesia. Menurut prakirawan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kapan fenomena ini akan berakhir?

Melansir dari update informasi cuaca di X @infobmkg pada Senin, 20 Oktober 2025, cuaca hari ini di berbagai daerah didominasi oleh hujan lebat disertai kilat atau petir, serta angin kencang.

Perkiraan cuaca tersebut berlaku untuk beberapa daerah, misalnya Bangka Belitung, Jawa Barat, Lampung, Bali, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, dan Kalimantan Tengah.

Sebelumnya, BMKG sempat mengungkap suhu maksimum dalam beberapa hari terakhir mencapai 38,2 derajat Celsius untuk wilayah Karanganyar, diikuti daerah lain yang tak kalah panas.

Kondisi jalanan di kawasan Cengkareng Jakbar saat cuaca panas ekstrem di Jakarta. (Suara.com/Faqih)
Kondisi jalanan di kawasan Cengkareng Jakbar saat cuaca panas ekstrem di Jakarta. (Suara.com/Faqih)

Lantas, kapan cuaca panas ekstrem di Indonesia akan berakhir?

Berdasarkan prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gelombang panas ekstrem ini diperkirakan akan bertahan hingga akhir Oktober atau awal November 2025.

Kondisi ini terjadi secara bertahap seiring dengan masuknya musim hujan yang dipengaruhi oleh fenomena La Nina dengan intensitas lemah.

Secara perlahan, suhu panas mulai menurun sejalan dengan pergantian musim ke musim hujan.

Menurut Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, fenomena cuaca panas ekstrem yang terjadi di Indonesia ini bukan gelombang panas atau heatwave seperti yang sering terjadi di negara lain.

Fenomena ini merupakan bagian dari dinamika atmosfer yang umum terjadi pada masa peralihan musim kemarau ke hujan atau yang dikenal sebagai pancaroba.

baca juga

"Beberapa wilayah di Indonesia belakangan ini mengalami suhu udara yang cukup panas, bahkan pada pagi dan malam hari. Hal ini berkaitan erat dengan masa pancaroba, saat transisi dari musim kemarau ke musim hujan," terang Guswanto.

Pada masa transisi, pola cuaca menjadi sangat tidak stabil. Langit yang cerah dan minim awan sejak pagi hari menyebabkan radiasi matahari langsung mengenai permukaan bumi tanpa penghalang.

Akibatnya, terjadi pemanasan yang intens sehingga suhu udara meningkat secara signifikan dan membuat tubuh merasa sangat panas sejak pagi hari.

Selain pengaruh musim pancaroba, ada juga faktor astronomis, yaitu posisi gerak semu matahari yang mempengaruhi terjadinya cuaca panas ekstrem di Tanah Air.

BMKG menjelaskan bahwa pada bulan Oktober, posisi gerak semu matahari berada tepat di atas wilayah selatan khatulistiwa.

Hal ini menyebabkan sebagian besar wilayah Indonesia, terutama Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, menerima penyinaran matahari dengan intensitas paling tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terungkap! Ini Biang Kerok Cuaca Panas Menyengat di Indonesia, BMKG Ungkap Faktanya

Terungkap! Ini Biang Kerok Cuaca Panas Menyengat di Indonesia, BMKG Ungkap Faktanya

Tekno | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 19:46 WIB

Cuaca Panas Bikin Kulit Gatal dan Ruam Merah? Itu Tanda Alergi, Ini Obat yang Tepat

Cuaca Panas Bikin Kulit Gatal dan Ruam Merah? Itu Tanda Alergi, Ini Obat yang Tepat

Health | Rabu, 15 Oktober 2025 | 16:33 WIB

Cuaca Panas Mendidih Pagi-Malam Akhir-akhir Ini Bukan Gelombang Panas, Ini Kata BMKG

Cuaca Panas Mendidih Pagi-Malam Akhir-akhir Ini Bukan Gelombang Panas, Ini Kata BMKG

Tekno | Selasa, 14 Oktober 2025 | 18:09 WIB

Terkini

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×