Suara.com - Gosip perpisahan menimpa selebgram Clara Shinta yang baru dua bulan membina rumah tangga dengan sang suami, Muhammad Alexander Assad.
Kabar miring ini muncul setelah Clara Shinta curhat di media sosial pribadinya. Ia mengeluhkan sikap sang suami yang dinilai kerap melakukan silent treatment setiap ada masalah.
"Meskipun letak kesalahan terakhir ada di diriku, namun aku bingung untuk menyelesaikannya dengan cara apalagi karena semuanya silent, silent treatment," tulis Clara Shinta, dilansir pada Rabu, 22 Oktober 2025.
"Sebenarnya masalahnya bisa diselesaikan dengan baik namun beliau memilih untuk pulang ke rumahnya dan tidak berkomunikasi dengan aku. Aku merasa capek kalau setiap masalah diselesaikan dengan pisah rumah terus menerus," tandasnya.
Kabar keretakan rumah tangga ini membuat serba-serbi Clara Shinta dan sang suami terus disorot. Salah satunya tentang pekerjaan suami Clara Shinta. Kira-kira, apa pekerjaan suami Clara Shinta?
Pekerjaan Suami Clara Shinta

Melansir sejumlah sumber, Muhammad Alexander Assad atau akrab disapa Lexa memiliki pekerjaan yang mentereng, yakni seorang pengusaha dengan sederet bisnis menjanjikan.
Lexa diketahui memiliki perusahaan persewaan mobil bernama Lex Premium Class. Perusahaan tersebut melayani persewaan mobil-mobil mewah di Jakarta dan sekitarnya. Salah satunya untuk kebutuhan pernikahan.
Kliennya pun bermacam-macam, mulai dari artis, sosialita, hingga pengusaha. Mobil-mobil mewah yang tersedia antara lain bermerek Alphard dan Mercedes-Benz.
Bukan hanya memiliki persewaan mobil, Lexa juga diketahui beberapa kali terlihat di lokasi pertambangan.
Dia disebut-sebut punya bisnis pertambangan kendati tidak disebutkan nama perusahaannya. Lexa kerap membagikan momen dia berada di area pertambangan.
Gosip Perceraian Clara Shinta dan Muhammad Alexander Assad
Gosip perceraian pasangan muda ini berembus lantaran Clara Shinta membagikan curhat di media sosial pada Senin, 20 Oktober 2025 soal prahara rumah tangganya.
Dalam tulisan yang kini telah dihapusnya, Clara Shinta mengungkapkan bahwa masalah dalam pernikahannya dipicu oleh hal-hal kecil namun kemudian menumpuk karena komunikasi buruk dan ego yang tidak kunjung mereda.
"Assalamualaikum wr wb, butuh waktu panjang untuk menulis ini, namun dengan berat hati aku harus menyampaikan bahwa sepertinya rumah tangga kami kecil kemungkinan untuk bisa dipertahankan lagi," tulis Clara mengawali curhatannya.
Dalam lanjutan tulisan tersebut, Clara juga mengakui bahwa banyak masalah kecil yang sulit diselesaikan akibat komunikasi sangat buruk. Keduanya saling tidak bisa menahan ego.
Pemicu Masalah: Foto Mantan dan Silent Treatment
Secara blak-blakan, ibu satu anak ini mengakui bahwa letak kesalahan terakhir ada pada dirinya. Pemicunya adalah kesepakatan pra-nikah untuk saling menghapus foto mantan pasangan yang diia langgar karena lupa dan menunda.
"Sebelum menikah aku dan dia (suaminya) buat kesepakatan untuk menghapus foto mantan satu sama lain, beliau menghapus sedangkan aku tidak, karena folder foto aku ada sekitar 77.000 foto dan aku menunda," jelasnya.
"Tidak ada foto baru apalagi selingkuh or berzina dengan laki laki lain. Murni kesalahanku yang lupa karna keseringan menunda," sambung Clara.
Masalah yang menurutnya bisa diselesaikan baik-baik itu justru berujung pada sikap suaminya yang memilih angkat kaki dari rumah dan melakukan silent treatment. Menurut Clara, ini bukan kali pertama pasangannya memilih pisah rumah saat menghadapi masalah.
"Kejadian pisah rumah ini sudah terjadi berulang kali, sampai yang kedua aku habis sabar. Aku merasa capek kalau setiap masalah diselesaikan dengan pisah rumah terus menerus," keluh Clara.
Puncaknya, Clara merasa lelah secara mental. Dia merasa tidak mendapatkan peran sebagaimana istri yang semestinya, kendati sudah menikah lagi. Perasaan lelah karena harus terus mengalah membuatnya merasa kembali seperti menjanda.
"Aku bener bener lelah dengan cara menyelesaikan masalah yang modelan pisah-pisah rumah dan silent treatment seperti ini," ungkapnya.
"Aku sama saja seperti menjanda lagi dan lagi. Aku tetap janda meskipun aku udah berstatus istri orang," tambah dia.
Tak lama setelah curhatannya viral, Clara Shinta memutuskan untuk menghapus unggahan tersebut. Dia kemudian memberikan klarifikasi singkat bahwa tindakannya dilakukan dengan kesadaran penuh, menunjukkan bahwa dirinya juga manusia biasa yang bisa goyah.
"Story sebelumnya udah aku hapus ya, aku update dengan sadar dan aku hapus dengan sadar pula. Semua membutuhkan pertimbangan," tulis Clara.
"Tapi dari yang mungkin kalian lihat tadi, itu hanyalah secerca tanda bahwa akupun manusia, gaperduli punya followers berapa intinya aku pun bisa goyang, bisa," imbuhnya.
Sebagai informasi, pernikahan Clara Shinta dan Alexander Assad, yang sama-sama mualaf, dilangsungkan cukup meriah pada 30 Agustus 2025.
Sejak itu, keduanya tak jarang membagikan potret kemesraan yang membuat banyak warganet baper. Namun, di balik senyum manis di media sosial, rupanya ada badai yang menerpa.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni