Suami Clara Shinta Dituding Silent Treatment, Apa Bahayanya untuk Pernikahan?

Nur Khotimah

Rabu, 22 Oktober 2025 | 18:45 WIB
Suami Clara Shinta Dituding Silent Treatment, Apa Bahayanya untuk Pernikahan?
Clara Shinta dan suami. (instagram/clarashintareal)

Suara.com - Rumah tangga Clara Shinta menjadi sorotan setelah dirinya curhat suaminya, Muhammad Alexander Assad, menerapkan silent treatment atau diam berlarut sebagai bentuk konflik.

"Meskipun letak kesalahan terakhir ada di diriku, namun aku bingung untuk menyelesaikannya dengan cara apalagi karena semuanya silent, silent treatment," curhat Clara Shinta, dilansir pada Rabu, 22 Oktober 2025.

"Sebenarnya masalahnya bisa diselesaikan dengan baik namun beliau memilih untuk pulang ke rumahnya dan tidak berkomunikasi dengan aku. Aku merasa capek kalau setiap masalah diselesaikan dengan pisah rumah terus menerus," lanjutnya.

Viralnya unggahan tersebut membuat topik silent treatment cukup banyak dibahas. Lantas, apa itu silent treatment dan apa bahayanya bagi pernikahan?

Artikel ini membahas pengertian silent treatment, bagaimana ciri-ciri dan bahayanya, serta langkah yang bisa diambil untuk menghadapinya.

Apa Itu Silent Treatment?

Menurut pakar hubungan, silent treatment adalah ketika salah satu pasangan secara sengaja menolak berkomunikasi atau merespons pasangan lainnya selama konflik atau ketegangan, bukan sebagai jeda singkat yang disepakati bersama.

Beberapa ciri-utamanya termasuk:

  • Pasangan tiba-tiba berhenti menjawab pesan, panggilan, atau dialog bahkan tanpa alasan jelas.
  • Tidak pernah kembali ke pembicaraan atau resolusi konflik meskipun situasi sudah “tinggi”.
  • Merasa seolah “diasingkan” atau “diabaikan” oleh pasangan sendiri meskipun masih tinggal bersama.

Perlu digarisbawahi: berbeda dengan meminta waktu tenang sebentar untuk menenangkan diri, silent treatment adalah strategi yang menghindari penyelesaian dan komunikasi.

Bahaya Silent Treatment dalam Pernikahan

Penggunaan silent treatment secara berkepanjangan dapat membawa dampak serius bagi hubungan, antara lain:

baca juga
  • Merasa terluka, rendah diri, dan bingung karena tidak tahu mengapa pasangan diam atau mengabaikan.
  • Komunikasi rusak: konflik tidak pernah dibicarakan, sehingga akar masalah terus menumpuk tanpa penyelesaian.
  • Hubungan menjadi tidak setara: si penerima diam sering merasa berada di posisi tak berdaya karena pasangan diam tampak “berkuasa”.
  • Potensi perubahan menjadi pola kekerasan emosional, ketika diam digunakan sebagai alat kontrol atau manipulasi.

Ciri-Ciri yang Harus Diwaspadai

Berikut tanda-tanda bahwa silent treatment mungkin sudah masuk dalam kategori berbahaya dalam pernikahan:

  • Pasangan tidak pernah membahas isu usai diam berhari-hari atau berminggu-minggu.
  • Anda merasa harus "mencari izin" untuk berbicara atau beraktivitas agar pasangan tidak diam lebih lama.
  • Diamnya pasangan tampak dimaksudkan sebagai hukuman atau alat supaya Anda "mengalah".
  • Anda merasa terus menerus stres, cemas, atau menyesal tanpa alasan yang jelas.

Cara Menghadapi Silent Treatment

Jika Anda menduga pasangan menggunakan silent treatment, beberapa langkah berikut bisa dilakukan:

  • Ucapkan secara langsung: “Saya merasa kita belum bicara dan saya ingin kita menyelesaikannya.” Gunakan kalimat “saya merasa…” agar tidak terdengar menyalahkan.
  • Tanyakan, buka ruang dialog: “Apa yang membuatmu diam? Kalau kamu butuh waktu, mari kita atur kapan kita berbicara.”
  • Batasi penerimaan apabila gaya diam menjadi pola: tetapkan batas yang jelas bahwa komunikasi adalah prasyarat dalam hubungan.
  • Bila diam terus berlangsung dan Anda merasa terkuras secara emosional, pertimbangkan bantuan dari terapis pasangan atau konselor.
  • Jaga kesejahteraan Anda sendiri: jangan biarkan toleransi diam malah membuat Anda kehilangan harga diri atau keseimbangan emosional.

Penerapan silent treatment bukan hanya “sikap dingin” sesaat, melainkan bisa menjadi sinyal serius bahwa komunikasi dalam hubungan sedang bermasalah.

Apabila terus dibiarkan, hubungan pernikahan bisa terkikis kepercayaan, keintiman, serta kebahagiaan bersama.

Bagi pasangan seperti Clara Shinta dan suaminya, wacana ini menjadi pengingat bahwa komunikasi terbuka dan saling menghargai perasaan satu sama lain adalah fondasi rumah tangga yang sehat.

Jika Anda atau pasangan mulai merasakan efek dari diam yang panjang dan tidak jelas, sebaiknya segera berbicara atau mencari bantuan profesional, karena diam yang memang dirancang untuk mengabaikan adalah luka yang tak terlihat namun nyata.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perjalanan Mualaf Clara Shinta dan Alexander Assad, Romantis Tapi Pernikahan Cuma 2 Bulan?

Perjalanan Mualaf Clara Shinta dan Alexander Assad, Romantis Tapi Pernikahan Cuma 2 Bulan?

Lifestyle | Rabu, 22 Oktober 2025 | 15:16 WIB

Suami Clara Shinta Kerja Apa? Geger Pisah Rumah padahal Baru 2 Bulan Menikah

Suami Clara Shinta Kerja Apa? Geger Pisah Rumah padahal Baru 2 Bulan Menikah

Lifestyle | Rabu, 22 Oktober 2025 | 13:18 WIB

5 Fakta di Balik Retaknya Rumah Tangga Clara Shinta: Merasa Seperti Janda Meski Sudah Menikah

5 Fakta di Balik Retaknya Rumah Tangga Clara Shinta: Merasa Seperti Janda Meski Sudah Menikah

Entertainment | Rabu, 22 Oktober 2025 | 08:31 WIB

Terkini

Klaim Ahli Waris Ditolak, 15 Bangunan di Bantaran Kali Cengkareng Dibongkar

Klaim Ahli Waris Ditolak, 15 Bangunan di Bantaran Kali Cengkareng Dibongkar

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 17:19 WIB

Kabar Baik untuk PPPK yang Gaji Sering Terlambat, Pusat Turun Tangan

Kabar Baik untuk PPPK yang Gaji Sering Terlambat, Pusat Turun Tangan

Sulsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 17:17 WIB

Didakwa Pasal Berlapis, Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq Tak Ajukan Keberatan

Didakwa Pasal Berlapis, Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq Tak Ajukan Keberatan

Jawa Tengah | Kamis, 23 Juli 2026 | 17:16 WIB

Eks Dirut KBS Korupsi Pakan Hewan Rp10,2 Miliar: Saat Manusia Lebih Buas dari Predator

Eks Dirut KBS Korupsi Pakan Hewan Rp10,2 Miliar: Saat Manusia Lebih Buas dari Predator

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 17:15 WIB

5 Sepatu Lari Lokal Rp300 Ribuan, Kualitas Terbaik dengan Harga Bersahabat

5 Sepatu Lari Lokal Rp300 Ribuan, Kualitas Terbaik dengan Harga Bersahabat

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 17:09 WIB

DFSK E5 Plus Sudah Dirakit Lokal Jelang Peluncuran Resmi di GIIAS 2026

DFSK E5 Plus Sudah Dirakit Lokal Jelang Peluncuran Resmi di GIIAS 2026

Otomotif | Kamis, 23 Juli 2026 | 17:08 WIB

Investor Masih Senang Ambil Cuan, IHSG Tersungkur ke Level 6.300

Investor Masih Senang Ambil Cuan, IHSG Tersungkur ke Level 6.300

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 17:07 WIB

Kejati Geledah Kantor Dinas Pendidikan Riau, Bawa Tiga Boks Dokumen

Kejati Geledah Kantor Dinas Pendidikan Riau, Bawa Tiga Boks Dokumen

Riau | Kamis, 23 Juli 2026 | 17:05 WIB

Krisis Air dan Perubahan Iklim Mengintai, Amdatara Desak Pabrik AMDK Segera Jadi Industri Hijau

Krisis Air dan Perubahan Iklim Mengintai, Amdatara Desak Pabrik AMDK Segera Jadi Industri Hijau

Jawa Tengah | Kamis, 23 Juli 2026 | 17:04 WIB

Jakarta Mau Pungut Pajak Mobil Listrik, Penjualan Mobil Nasional Tetap Aman

Jakarta Mau Pungut Pajak Mobil Listrik, Penjualan Mobil Nasional Tetap Aman

Otomotif | Kamis, 23 Juli 2026 | 17:02 WIB

×