AQUA Bohong Soal Sumber Air? Klarifikasi Danone Sebut Air Akuifer Bikin Publik Makin Ragu

M Nurhadi

Rabu, 22 Oktober 2025 | 19:15 WIB
AQUA Bohong Soal Sumber Air? Klarifikasi Danone Sebut Air Akuifer Bikin Publik Makin Ragu
Ilustrasi AQUA [Aqua Danone]

Suara.com - Isu mengenai sumber air produk Aqua yang selama ini diiklankan sebagai "air pegunungan murni" menjadi sorotan publik setelah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (Demul), melakukan sidak mendadak ke salah satu pabrik Aqua dan membagikan temuan tersebut melalui kanal YouTube-nya.

Konten Dedi Mulyadi mengungkap fakta bahwa air yang digunakan sebagai bahan baku air mineral kemasan tersebut ternyata diambil dari sumur bor dalam, bukan dari mata air permukaan atau sungai, sebuah temuan yang sontak memicu protes dan dugaan pembohongan publik dari warganet.

Dalam konten YouTube yang viral, Dedi Mulyadi terperangah setelah seorang staf perwakilan perusahaan mengonfirmasi, "Ambil airnya dari bawah tanah Pak."

Dedi lantas menyimpulkan bahwa air yang diproduksi adalah air yang dibor dari tanah dalam, yang dikategorikan sebagai sumur pompa dalam, bukan air permukaan atau mata air seperti yang ia bayangkan.

Pihak perusahaan berdalih bahwa air bawah tanah di Jawa Barat dipilih karena kualitasnya yang dianggap paling baik.

Klarifikasi Danone: Air Akuifer yang Terlindungi

Menanggapi kehebohan yang timbul, Danone Indonesia mengeluarkan klarifikasi.

Manajemen Danone menyatakan bahwa sumber air yang mereka gunakan memang berasal dari 19 sumber air pegunungan yang terlindungi di seluruh Indonesia, yang telah melalui proses seleksi dan kajian ilmiah ketat.

Danone mengakui bahwa airnya bukan berasal dari air permukaan atau air tanah dangkal, melainkan dari akuifer dalam dengan kedalaman antara 60 hingga 140 meter.

baca juga

Menurut Danone, air dari akuifer ini terlindungi secara alami oleh lapisan kedap air (lapisan pelindung) sehingga diklaim bebas dari kontaminasi aktivitas manusia dan tidak mengganggu penggunaan air masyarakat sekitar.

Proses penentuan titik sumber air ini juga diklaim telah melalui studi hidrogeologi oleh perguruan tinggi ternama (UGM dan Unpad) yang memastikan sumber air Aqua tidak bersinggungan dengan air yang digunakan oleh masyarakat umum.

Air Akuifer dan Standar Keamanan Kesehatan

Isu ini kemudian memunculkan pertanyaan kritis: apakah air yang berasal dari akuifer aman untuk kesehatan?

Air akuifer didefinisikan sebagai air tanah yang tersimpan di dalam lapisan batuan atau sedimen bawah tanah yang berpori dan jenuh air, yang dapat diakses melalui sumur.

Meskipun air akuifer seringkali merupakan cadangan air tawar yang besar, Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA) mengingatkan bahwa air akuifer tidak selalu aman untuk diminum tanpa pengolahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Dedi Mulyadi, Giliran Bobby Nasution Disentil Menkeu Purbaya

Usai Dedi Mulyadi, Giliran Bobby Nasution Disentil Menkeu Purbaya

Bisnis | Rabu, 22 Oktober 2025 | 18:35 WIB

Tepis Tudingan Menkeu Purbaya Dana 'Nganggur', KDM Tak Sudi jika Dikubuli Anak Buah: Saya Pecat!

Tepis Tudingan Menkeu Purbaya Dana 'Nganggur', KDM Tak Sudi jika Dikubuli Anak Buah: Saya Pecat!

News | Rabu, 22 Oktober 2025 | 17:34 WIB

Polemik Dana Pemprov yang 'Parkir':  Mengapa Jabar Bantah, DKI 'Jujur', dan BI Buka Data?

Polemik Dana Pemprov yang 'Parkir': Mengapa Jabar Bantah, DKI 'Jujur', dan BI Buka Data?

News | Rabu, 22 Oktober 2025 | 16:36 WIB

Terkini

12 Weton Idu Geni Menurut Om Hao, Ucapannya Bisa Jadi Kenyataan!

12 Weton Idu Geni Menurut Om Hao, Ucapannya Bisa Jadi Kenyataan!

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:05 WIB

Bebas Produk Tiruan! Beli Masker Wajah Skintific Original di Blibli

Bebas Produk Tiruan! Beli Masker Wajah Skintific Original di Blibli

Sumut | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:02 WIB

Cara Menghitung Weton Pernikahan agar Rumah Tangga Langgeng

Cara Menghitung Weton Pernikahan agar Rumah Tangga Langgeng

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:00 WIB

Korban Tewas KLM Nurul Salsa Bertambah, Dua Jenazah Perempuan Berhasil Diidentifikasi

Korban Tewas KLM Nurul Salsa Bertambah, Dua Jenazah Perempuan Berhasil Diidentifikasi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:42 WIB

Ramai Postingan Kurir "Ngelas", Ternyata Ini Maksud Sebenarnya

Ramai Postingan Kurir "Ngelas", Ternyata Ini Maksud Sebenarnya

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:38 WIB

Agent Kim Reactivated: Saat Pertengkaran Remaja Sukses Guncang Dua Negara

Agent Kim Reactivated: Saat Pertengkaran Remaja Sukses Guncang Dua Negara

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:35 WIB

Kasus Suap Muara Enim Makin Meluas, KPK Periksa Mantan Pj Bupati hingga Kepala Bappeda

Kasus Suap Muara Enim Makin Meluas, KPK Periksa Mantan Pj Bupati hingga Kepala Bappeda

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:34 WIB

Puncak Harlah PKB ke-28 Jadi Ajang Kumpul Elite Politik, Prabowo dan Gibran Juga Hadir

Puncak Harlah PKB ke-28 Jadi Ajang Kumpul Elite Politik, Prabowo dan Gibran Juga Hadir

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:34 WIB

Bagaimana AI  Membantu Sektor Industri Mengelola Konsumsi Energi? Begini Kata Indosat

Bagaimana AI Membantu Sektor Industri Mengelola Konsumsi Energi? Begini Kata Indosat

Tekno | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:31 WIB

Curhat ke Sri Sultan, GNB Ungkap Krisis Kepercayaan Publik pada Negara Kian Mengkhawatirkan

Curhat ke Sri Sultan, GNB Ungkap Krisis Kepercayaan Publik pada Negara Kian Mengkhawatirkan

Jogja | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:31 WIB

×