Siapa Saja yang Bisa Mendapatkan Pin Prioritas MRT Jakarta? Cek di Sini

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 24 Oktober 2025 | 12:46 WIB
Siapa Saja yang Bisa Mendapatkan Pin Prioritas MRT Jakarta? Cek di Sini
Ilustrasi MRT - Siapa saja yang bisa mendapatkan pin prioritas MRT Jakarta? (Jakarta MRT)

Suara.com - Menjadi salah satu moda transportasi utama yang menyokong mobilisasi masyarakat di ibukota, MRT Jakarta menyediakan fasilitas khusus seperti pin prioritas untuk penumpangnya. Tapi siapa saja yang bisa mendapatkan pin prioritas MRT Jakarta ini?

Pihak MRT Jakarta sendiri menyediakan pin ini untuk penumpang prioritas, seperti misalnya ibu hamil, penumpang dengan penyakit kronis, lansia, hingga penyandang disabilitas. Dengan demikian penumpang yang masuk kategori tersebut dapat memperoleh akses lebih baik pada tempat duduk atau fasilitas yang tersedia.

Program ini sendiri sebenarnya merupakan bentuk keikutsertaan MRT Jakarta dalam peringatan Hari Disabilitas Internasional. Namun hasilnya disambut baik, dan pin yang diberikan benar-benar dapat memudahkan mereka yang membutuhkan.

Siapa Saja yang Bisa Mendapat Pin Prioritas?

Seperti yang disampaikan tadi, terdapat empat kategori penumpang yang dapat memperoleh Pin Prioritas MRT Jakarta. Keempatnya adalah penumpang disabilitas dan tuli, penumpang lansia, penumpang ibu hamil, dan penyintas penyakit kronis.

Masing-masing kategori tersebut memiliki warna pin yang berbeda sehingga petugas dan penumpang lainnya mudah dalam mengidentifikasinya.

1. Penumpang Disabilitas dan Tuli

Kategori ini menggunakan pin prioritas berwarna biru. Pin ini berarti ketenangan, kepercayaan, dan rasa menghormati, dengan menggunakan lambang kursi roda dan ikon tunarungu untuk menegaskan peruntukan pin tersebut.

2. Penumpang Lansia

Menggunakan warna kuning, sebagai bentuk kesadaran, perhatian, energi positif, dan kehangatan dalam hidup. Pin kuning yang digunakan juga dilambangkan dengan tongkat sebagai bentuk alat bantu untuk aktivitas setiap hari.

baca juga

3. Penumpang Ibu Hamil

Menggunakan pin dengan warna merah muda sebagai lambang kasih sayang, kelembutan, feminitas, dan kehidupan baru. Terdapat ikon ibu hamil untuk memperjelas peruntukannya agar timbul rasa aman kepada para ibu hamil yang mengenakan pin tersebut.

4. Penumpang Penyintas Penyakit Kronis

Penumpang kategori ini menggunakan pin dengan warna ungu, yang melambangkan keberagaman, inklusi, dan ketahanan yang kuat. Ikon yang digunakan adalah ikon hati dan irama detak jantung, melambangkan harapan untuk bertahan dan melanjutkan hari.

Lalu Bagaimana Cara Mendapatkannya?

Pin prioritas ini tidak dibagikan secara cuma-cuma, namun seseorang harus melewati prosedur yang telah ditetapkan oleh MRT Jakarta. Anda, dapat melakukan pengajuan langsung di stasiun MRT jakarta atau melalui kanal lain yang telah disediakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pramono Resmikan Klinik Pertama di Stasiun MRT: Urban Wellness di Tengah Mobilitas Kota

Pramono Resmikan Klinik Pertama di Stasiun MRT: Urban Wellness di Tengah Mobilitas Kota

News | Rabu, 22 Oktober 2025 | 15:19 WIB

Dukuh Atas Bakal Jadi Tokyo? MRT Jakarta Bangun 'Donat Raksasa' Integrasi Transportasi!

Dukuh Atas Bakal Jadi Tokyo? MRT Jakarta Bangun 'Donat Raksasa' Integrasi Transportasi!

Video | Minggu, 12 Oktober 2025 | 17:00 WIB

Tarif Transjakarta Naik Imbas Pemangkasan Dana Transfer Pemerintah Pusat?

Tarif Transjakarta Naik Imbas Pemangkasan Dana Transfer Pemerintah Pusat?

Bisnis | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 06:19 WIB

Terkini

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19 WIB

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:18 WIB

×