Apa Itu Gaji Tunggal ASN? Ini Pengertian, Sistem, Tujuan, dan Siapa yang Terdampak

Nur Khotimah

Jum'at, 24 Oktober 2025 | 16:26 WIB
Apa Itu Gaji Tunggal ASN? Ini Pengertian, Sistem, Tujuan, dan Siapa yang Terdampak
Aparatur Sipil Negara (ASN). (korpri.go.id)

Suara.com - Sistem penggajian untuk Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) selama ini terdiri dari banyak komponen, yaitu gaji pokok, tunjangan jabatan, tunjangan keluarga, tunjangan kemahalan daerah, tunjangan kinerja, dan lain-lain.

Namun sejumlah wacana dan dokumen kebijakan menunjukkan pemerintah berencana memperkenalkan sistem baru yaitu Gaji Tunggal ASN (single salary) yang menyederhanakan skema penggajian.

Rencana ini muncul dalam dokumen Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 dan beberapa media memberitakan bahwa sistem ini akan diterapkan dalam jangka menengah.

Apa Itu Gaji Tunggal ASN?

Apa Itu Gaji Tunggal ASN (antara)
Apa Itu Gaji Tunggal ASN (antara)

Gaji tunggal ASN adalah sistem penggajian di mana ASN menerima satu paket penghasilan utama yang menggabungkan berbagai komponen penghasilan yang selama ini terpisah.

Dengan sistem ini:

  • Gaji pokok akan dinaikkan sebagai pengganti tunjangan-tunjangan tertentu (misalnya tunjangan keluarga, tunjangan kemahalan) yang selama ini terpisah.
  • Tunjangan jabatan dan tunjangan fungsional tetap ada, tapi berada di luar skema "penghasilan tunggal".
  • Besaran gaji akan ditentukan melalui sistem grading atau pemeringkatan jabatan yang mempertimbangkan beban kerja, tanggung jawab, risiko pekerjaan, dan lokasi.

Sistem dan Komponen Utama

  • Grading Jabatan: Sistem gaji tunggal akan menggunakan grading (peringkat) jabatan, bukan hanya pangkat dan golongan seperti sistem lama. Faktor-faktor seperti kompleksitas tugas, tanggung jawab, risiko dan beban kerja akan menjadi bagian dari penentu gaji.
  • Komponen Penghasilan: Dua elemen utama dalam sistem ini: (1) Gaji Pokok Besar – sudah termasuk komponen seperti tunjangan kemahalan, tunjangan keluarga, dan tunjangan lainnya yang selama ini terpisah. (2) Tunjangan Kinerja (Tukin) – diberikan berdasarkan capaian kinerja individu/instansi, tetap terpisah atau menjadi bagian dari penghasilan utama tergantung skema final.

Tujuan dan Manfaat

Tujuannya adalah untuk:

  • Menyederhanakan struktur penggajian ASN yang selama ini kompleks. 
  • Mendorong sistem penggajian berbasis meritokrasi, bukan hanya pangkat atau masa kerja. 
  • Mengurangi ketimpangan penghasilan antar ASN di instansi atau daerah berbeda.

Manfaatnya adalah:

  • ASN mendapat penghasilan yang lebih konsisten dan transparan, memudahkan perencanaan keuangan pribadi.
  • Efisiensi anggaran karena pengelolaan tunjangan menjadi lebih jelas dan terkonsolidasi.
  • Diproyeksikan meningkatkan motivasi dan kinerja ASN karena mekanisme reward berbasis kinerja.

Kapan dan Bagaimana Penerapannya?

Menurut berbagai sumber:

  • Rancangan penggajian tunggal tercantum dalam dokumen RAPBN 2026 sebagai bagian dari agenda jangka menengah. 
  • Namun, pemerintah melalui Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu) menegaskan bahwa sistem tersebut belum akan langsung diterapkan pada 2026 dan masih butuh kajian fiskal dan regulasi lebih lanjut. 
  • Beberapa instansi pusat dan daerah disebut melakukan uji coba atau pilot project sistem single salary. kepegawaian.

Sistem gaji tunggal ASN adalah suatu perubahan besar dalam penggajian aparatur sipil negara di Indonesia, dari sistem dengan banyak komponen tunjangan terpisah ke sistem yang lebih sederhana, transparan, dan berbasis kinerja.

baca juga

Walaupun wacana itu sudah masuk dokumen RAPBN dan mendapat dukungan, penerapan masih belum untuk 2026 dan masih dalam tahap kajian.

Bagi ASN dan publik, penting untuk mengikuti perkembangan ini karena implikasinya luas terhadap kesejahteraan, struktur penggajian, dan efisiensi birokrasi. Bagaimana menurut pendapat Anda?

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Tetapkan ASN Kementan sebagai Tersangka Kasus Korupsi Pengolahan Karet

KPK Tetapkan ASN Kementan sebagai Tersangka Kasus Korupsi Pengolahan Karet

News | Rabu, 22 Oktober 2025 | 10:25 WIB

SIPD ASN Punya Fitur Apa Saja: Cek Bedanya dengan Info GTK

SIPD ASN Punya Fitur Apa Saja: Cek Bedanya dengan Info GTK

Tekno | Selasa, 21 Oktober 2025 | 19:27 WIB

Fakta Baru Penggerebekan Pesta Gay di Surabaya, Ada Satu ASN!

Fakta Baru Penggerebekan Pesta Gay di Surabaya, Ada Satu ASN!

News | Senin, 20 Oktober 2025 | 14:24 WIB

Terkini

4 Rekomendasi HP Mid Range Kamera Mirip iPhone, Hasil Foto Tak Kalah Jernih dan Estetik

4 Rekomendasi HP Mid Range Kamera Mirip iPhone, Hasil Foto Tak Kalah Jernih dan Estetik

Tekno | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:05 WIB

Wisata Candi Plaosan Kian Bergeliat, UMKM Desa Bugisan Raup Kenaikan Pendapatan 31 Persen

Wisata Candi Plaosan Kian Bergeliat, UMKM Desa Bugisan Raup Kenaikan Pendapatan 31 Persen

Surakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:03 WIB

Panda Bond Perdana dari Purbaya Laris Manis, Dipesan Investor China hingga Rp 45 Triliun

Panda Bond Perdana dari Purbaya Laris Manis, Dipesan Investor China hingga Rp 45 Triliun

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:02 WIB

BCA Bidik Pertumbuhan Transaksi Digital di Ultah Blok M, Tebar Banyak Promo

BCA Bidik Pertumbuhan Transaksi Digital di Ultah Blok M, Tebar Banyak Promo

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:00 WIB

Hunian Sehat Makin Dilirik, Industri Kini Terapkan Formula Material Ramah Lingkungan

Hunian Sehat Makin Dilirik, Industri Kini Terapkan Formula Material Ramah Lingkungan

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:56 WIB

Konten Video Pendek dan Live Streaming Bikin Bisnis UMKM Melejit hingga 135%

Konten Video Pendek dan Live Streaming Bikin Bisnis UMKM Melejit hingga 135%

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:52 WIB

BNI Jelaskan Inisiatif Orang Tua Percepat Aktivasi PIP

BNI Jelaskan Inisiatif Orang Tua Percepat Aktivasi PIP

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:51 WIB

Anak-Anak Bambu: Ketika Rumah Beralas Bambu Mengajarkan Arti Keluarga

Anak-Anak Bambu: Ketika Rumah Beralas Bambu Mengajarkan Arti Keluarga

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:40 WIB

Sebelum Jadi Deputi BGN, Ini Warisan Penanganan Kasus Ketut Sumedana di Kejati Sumsel

Sebelum Jadi Deputi BGN, Ini Warisan Penanganan Kasus Ketut Sumedana di Kejati Sumsel

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:38 WIB

Kawal Kuota Tak Hangus, DPR Wanti-wanti Operator: Jangan Siasati dengan Naikkan Tarif!

Kawal Kuota Tak Hangus, DPR Wanti-wanti Operator: Jangan Siasati dengan Naikkan Tarif!

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:35 WIB

×