Apa Manfaat Budaya Makan Pakai Tangan Langsung? Viral Jadi Bahan Perdebatan di X

Yasinta Rahmawati

Minggu, 26 Oktober 2025 | 17:18 WIB
Apa Manfaat Budaya Makan Pakai Tangan Langsung? Viral Jadi Bahan Perdebatan di X
Makan pakai tangan langsung, salah satu tradisi negara Asia, termasuk Indonesia. (Shutterstock)

Suara.com - Perihal budaya makan, banyak orang Indonesia terbiasa makan pakai tangan langsung. Sebab untuk beberapa menu, contohnya nasi padang, diklaim lebih nikmat jika dimakan menggunakan tangan ketimbang sendok dan garpu.

Karenanya, postingan dari akun X @uglyluhan berhasil menyita perhatian banyak warganet dari berbagai negara, terutama Asia. Akun ini memposting pernyataan bahwa orang-orang Asia selalu makan nasi menggunakan tangan.

“As an Asian from Asia, I have the authority to tell you that Asian have always eaten rice with their hands,” ujar isi cuitan tersebut.

Netizen pun ramai memberikan tanggapan mereka. Salah satu akun yang diduga milik orang Korea Selatan, @kangminjlee, menanggapi cuitan ini dengan mengatakan bahwa orang Korea, Jepang, dan Cina tidak makan nasi menggunakan tangan.

Ia juga menyebutkan bahwa kebiasaan ini hanya dilakukan oleh orang-orang Asia Tenggara.

“Koreans, Japanese, and Chinese don’t eat rice with our hands. It’s only SE Asians,” ujar isi cuitannya. 

Kolom komentar pun sontak saja dipenuhi berbagai tanggapan dan perdebatan dari netizen lintas negara.

Beberapa di antaranya mencoba menjelaskan manfaat makan menggunakan tangan, sedangkan beberapa yang lain nampak merendahkan kebiasaan cara makan ini.

Menimbulkan perdebatan di media sosial, makan pakai tangan langsung sejatinya memiliki beberapa manfaat yang mungkin banyak orang tidak sadari.

baca juga

Manfaat Makan Pakai Tangan

Makan menggunakan tangan memang sudah menjadi budaya dan tradisi bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Kebiasaan ini telah diwariskan turun-temurun dari generasi ke generasi.

Banyak masyarakat menganggap cara makan ini tidak hanya praktis, tapi juga membuat makanan terasa jadi lebih nikmat.

Kira-kira, apa saja manfaat budaya makan pakai tangan dari sisi kesehatan? Mengutip dari laman Hello Sehat, berikut beberapa manfaat makan menggunakan tangan.

1. Baik untuk sistem pencernaan

Mungkin bagi sebagian roang yang tidak terbiasa, makan menggunakan tangan dianggap tidak bersih atau menjijikkan karena tangan merupakan bagian tubuh yang sering terpapar kuman.

Namun ternyata hal ini bertentangan dengan pernyataan dari American College of Greece.

Mengutip dari American College of Greece, tangan kita ternyata mengandung bakteri baik dan enzim untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan.

Bakteri baik ini bisa meningkatkan kekebalan tubuh alami sistem pencernaan dan melindunginya dari bakteri jahat atau kuman pembawa penyakit.

Meski demikian, kita tetap harus mencuci tangan terlebih dahulu sebelum makan agar tangan benar-benar bersih.

2. Mencegah makan berlebihan

Makan dengan tangan juga bisa mencegah makan berlebihan jika diterapkan bersamaan dengan metode mindful eating. Saat makan dengan tangan, kita akan lebih sadar dengan porsi suapan. Kita juga akan lebih mudah menakar ukuran setiap suapan sehingga tidak terlalu besar.

Mengunyah makanan secara perlahan untuk menikmati setiap perbedaan rasa dan tekstur makanan bisa berkontribusi terhadap penurunan berat badan.

3. Meningkatkan keterampilan motorik anak

Sebagian orang tua mungkin mengajari anak mereka makan menggunakan sendok untuk melatih kemandiriannya. Namun, makan menggunakan tangan juga tidak kalah bermanfaat untuk meningkatkan perkembangan motorik halus anak.

Saat menggenggam makanan dan memasukkannya ke mulut, anak secara aktif melatih kemampuan motorik tangan dan koordinasi mata, tangan, serta mulut. Hal ini juga mendorong anak untuk mengeksplorasi berbagai tekstur makanan secara langsung, serta menstimulasi perkembangan indera peraba mereka.

4. Melindungi lidah dan mulut dari suhu panas makanan

Makan menggunakan tangan bisa mencegah lidah atau mulut kepanasan akibat suhu makanan yang terlalu tinggi. Saat makan menggunakan alat makan seperti sendok dan garpu, kita mungkin kesulitan mendeteksi tingkat kepanasan makanan dengan tepat.

Jika menyuap makanan dengan tangan, kita bisa merasakan langsung suhu makanan. Kita bisa memastikan suhu makanan tidak terlalu panas saat masuk ke mulut.

5. Stimulasi saraf

Saat menyentuh makanan, ujung-ujung saraf di tangan akan merespon dengan merilis hormon-hormon yang dapat memberikan sensasi kenyamanan. Hal ini akan menciptakan pengalaman makan yang lebih memuaskan.

Kontributor : Rizky Melinda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandai Minta Maaf, tapi Nggak Pandai Berubah, Cermin Budaya Kita?

Pandai Minta Maaf, tapi Nggak Pandai Berubah, Cermin Budaya Kita?

Your Say | Rabu, 22 Oktober 2025 | 15:28 WIB

700 Bahasa Daerah Terancam Punah! Warisan Budaya Indonesia di Ujung Tanduk?

700 Bahasa Daerah Terancam Punah! Warisan Budaya Indonesia di Ujung Tanduk?

Your Say | Kamis, 16 Oktober 2025 | 12:27 WIB

Mengintip Sejarah Jakarta di Pameran PustaKarsa 2025

Mengintip Sejarah Jakarta di Pameran PustaKarsa 2025

Foto | Rabu, 15 Oktober 2025 | 15:57 WIB

Terkini

Nasib Gen Z di Jalur Gaza, Sarjana Pengangguran Bergantung Hidup dari Bantuan Kemanusiaan

Nasib Gen Z di Jalur Gaza, Sarjana Pengangguran Bergantung Hidup dari Bantuan Kemanusiaan

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:03 WIB

Sudah Lama Dinanti, Peserta Sambut Antusias Turnamen Sepak Bola Bergengsi di Tangerang

Sudah Lama Dinanti, Peserta Sambut Antusias Turnamen Sepak Bola Bergengsi di Tangerang

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:02 WIB

Review ANTA PG7 Travel 2: Sepatu Lari Murah Teknologi 'Dewa', Nyaman Buat Daily Run?

Review ANTA PG7 Travel 2: Sepatu Lari Murah Teknologi 'Dewa', Nyaman Buat Daily Run?

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:00 WIB

Bullet Train Explosion: Ketika Shinkansen Berpacu Melawan Bom dan Waktu

Bullet Train Explosion: Ketika Shinkansen Berpacu Melawan Bom dan Waktu

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:00 WIB

Gianni Infantino Murka, Tuding Kritikus FIFA Sebarkan Kebencian

Gianni Infantino Murka, Tuding Kritikus FIFA Sebarkan Kebencian

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:00 WIB

Sungai Musi dan Jejak Batu Bara: Ketika Jalur Logistik Bertemu Krisis Ekologi

Sungai Musi dan Jejak Batu Bara: Ketika Jalur Logistik Bertemu Krisis Ekologi

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:57 WIB

Jepang Gempa Bumi Besar 7,1 Magnitudo, Ada Peringatan Tsunami

Jepang Gempa Bumi Besar 7,1 Magnitudo, Ada Peringatan Tsunami

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:57 WIB

Investor Kripto RI Tembus 22,4 Juta, Transaksi Rp23 Triliun

Investor Kripto RI Tembus 22,4 Juta, Transaksi Rp23 Triliun

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:55 WIB

Survei SMRC: Popularitas MBG Tinggi, Tapi Kepuasan Publik Merosot

Survei SMRC: Popularitas MBG Tinggi, Tapi Kepuasan Publik Merosot

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:55 WIB

6 Rekomendasi Serum Flek Hitam Terbaik untuk Kulit Berminyak, Ringan dan Cepat Meresap

6 Rekomendasi Serum Flek Hitam Terbaik untuk Kulit Berminyak, Ringan dan Cepat Meresap

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:55 WIB

×