Menemukan Keajaiban Pantai Sukamade, Surga Tersembunyi di Jawa Timur

Agatha Vidya Nariswari

Kamis, 13 November 2025 | 14:30 WIB
Menemukan Keajaiban Pantai Sukamade, Surga Tersembunyi di Jawa Timur
Ilustrasi Pantai Sukamade [Pexels]

Terletak di tepi pantai yang tenang di hamparan Taman Nasional Meru Betiri, Pantai Sukamade memikat hati para pecinta alam dengan keindahan alamnya. 

Menyadur balijavaholidays, setelah melakukan perjalanan yang penuh tantangan, pengunjung akan menemukan pengalaman ekowisata yang tak terlupakan: mengamati penyu bertelur di bawah sinar bulan.

Pantai dengan Keunikan Tersembunyi

Pantai Penyu Sukamade bukan hanya sekedar destinasi wisata. Pantai ini merupakan tempat pengunjung dapat merasakan kedamaian alam. 

Memiliki garis pantai dengan pasir hitam vulkanik dan dikelilingi hutan hujan yang rimbun, lokasi ini menawarkan keindahan yang masih alami. 

Keberadaan penyu yang terancam punah, seperti penyu hijau dan penyu tempayan menambah daya tarik pantai ini, menjadikannya lokasi penting bagi konservasi.

Perjalanan Menuju Sukamade

Misalnya Pantai Penyu Sukamade memang bukan tanpa usaha. Lokasinya terletak sekitar 97 kilometer dari Banyuwangi.

Pengunjung harus melakukan perjalanan melalui jalan berkelok-kelok, melintasi sungai, dan trekking melalui hutan tropis yang lebat. 

baca juga

Perjalanan ini menjadi petualangan tersendiri bagi para penggemar alam yang ingin menjelajahi keindahan yang tak terjamah.

Pertunjukan Menakjubkan di Malam Hari

Kegiatan utama di Sukamade adalah mengamati penyu. Pada malam hari, pengunjung berkesempatan untuk menyaksikan ritual kuno ketika penyu betina datang ke pantai untuk bertelur. 

Dihadirkan dengan bimbingan ranger taman, para wisatawan diharapkan untuk menghormati dan menjaga ketenangan, sehingga penyu dapat melakukan ritualnya dengan aman. 

Tanpa adanya gangguan dan cahaya yang menyilaukan, suasana menjadi magis ketika penyu turun ke pantai untuk meninggalkan telur-telurnya.

Pengalaman Liburan yang Berkesan

Sukamade menawarkan pengalaman berlibur yang berkesan. Kebanyakan wisatawan yang mengikuti tur ekowisata di sini akan menghabiskan waktu setidaknya dua hari untuk menikmati keindahan alam Meru Betiri. 

Perjalanan biasanya diawali dengan mobil jeep yang melewati perkebunan kakao, desa kecil, dan sungai dangkal. 

Dalam perjalanan, ada juga kesempatan untuk singgah di air terjun dan beristirahat di mata air alami, sambil menghirup udara segar dari hutan.

Terlibat dalam Konservasi

Satu lagi momen yang disentuh adalah pengalaman pelepasan penyu bayi. Setiap pagi, pengunjung dapat membantu staf taman melepaskan penyu-penyu yang baru menetas ke laut. 

Momen ini bukan sekadar aktivitas; ini adalah simbol harapan dan ketahanan. Bergabung dalam kegiatan ini memberi kesempatan kepada wisatawan untuk menjadi bagian dari upaya pelestarian dan mendukung komunikasi tentang konservasi penyu.

Pendidikan dan Kesadaran Lingkungan

Kunjungan ke Sukamade tidak hanya tentang hiburan, tetapi juga pendidikan. Para pengunjung mengajarkan tentang pentingnya pelestarian lingkungan dan cara berperilaku ramah lingkungan. 

Pendapatan dari pariwisata di sini langsung digunakan untuk mendukung upaya konservasi dan mempertahankan program penetasan telur penyu.

Ragam Aktivitas Menarik

Dengan arahan dari penjaga taman, pengunjung dapat menyaksikan dengan tenang penyu hijau (Chelonia mydas), penyu sisik (Eretmochelys imbricata) dan penyu belimbing (Lepidochelys olivacea).

Selain mengamati penyu, wisatawan juga dapat menikmati berbagai aktivitas lain seperti trekking hutan untuk melihat flora dan fauna yang unik, serta mengamati burung. 

Taman Nasional Meru Betiri adalah rumah bagi lebih dari 100 spesies burung, termasuk burung langka. 

Pantai Rajegwesi dan Teluk Hijau yang dekat juga menawarkan keindahan laut dan kesempatan untuk berenang di perairan yang jernih.

Tips Perjalanan yang Ramah Lingkungan

Untuk menjaga keindahan Sukamade, pengunjung disarankan untuk membawa perlengkapan ramah lingkungan dan menghindari penggunaan plastik sekali pakai. 

Selain itu, mendukung pemandu lokal dan akomodasi setempat juga akan membantu pemberdayaan masyarakat.

Pantai Penyu Sukamade lebih dari sekedar tujuan wisata; ia adalah tempat untuk merasakan keindahan alam yang masih murni, pengalaman berharga dalam ekowisata, dan pelajaran penting tentang konservasi. 

Bagi mereka yang mencari pengalaman yang mendalam dan berarti di alam, Sukamade adalah tempat yang sempurna. 

Saatnya untuk mengepak barang dan menjelajahi keajaiban strategi konservasi ini Sukamade siap menyambut Anda dengan pelukan alam yang hangat.

Kontributor : Laili Nur Fajar Firdayanti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pantai Pulau Merah: Kombinasi antara Sunset Indah dan Berselancar

Pantai Pulau Merah: Kombinasi antara Sunset Indah dan Berselancar

Lifestyle | Kamis, 09 Oktober 2025 | 16:19 WIB

Akhirnya! Sound Horeg Boleh Nampil di Agustusan: Cuma Pakai L300, Joget Vulgar Auto Bubar

Akhirnya! Sound Horeg Boleh Nampil di Agustusan: Cuma Pakai L300, Joget Vulgar Auto Bubar

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 09:35 WIB

Dua Wajah Ibu dalam Hidup Farel Prayoga: Kisah Pilu di Balik Senyum Sang Bintang Cilik

Dua Wajah Ibu dalam Hidup Farel Prayoga: Kisah Pilu di Balik Senyum Sang Bintang Cilik

Entertainment | Jum'at, 18 Juli 2025 | 08:06 WIB

Terkini

Rupiah Takluk Lawan Dolar AS Hari Ini di Level Rp17.844

Rupiah Takluk Lawan Dolar AS Hari Ini di Level Rp17.844

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:54 WIB

"Paket Santet" Hadirkan Teror Lewat Kiriman Online dan Dendam Masa Lalu

"Paket Santet" Hadirkan Teror Lewat Kiriman Online dan Dendam Masa Lalu

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:53 WIB

Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap

Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi

Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:49 WIB

56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan

56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan

Jogja | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:48 WIB

Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah

Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Gus Yaqut Bantah Rugikan Negara! Kebijakan Kouta Haji Diklaim Jadi Penyelamat Fiskal

Gus Yaqut Bantah Rugikan Negara! Kebijakan Kouta Haji Diklaim Jadi Penyelamat Fiskal

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:42 WIB

DPR Setuju Bahas RAPBN 2027, Anggaran MBG Jadi Sorotan

DPR Setuju Bahas RAPBN 2027, Anggaran MBG Jadi Sorotan

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:40 WIB

Pascagempa, Sejumlah Bandara di Flores Masih Batalkan Penerbangan

Pascagempa, Sejumlah Bandara di Flores Masih Batalkan Penerbangan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:39 WIB

Pulihkan Psikologis Warga Gempa NTT, Polda Jateng Berangkatkan Tim Trauma Healing

Pulihkan Psikologis Warga Gempa NTT, Polda Jateng Berangkatkan Tim Trauma Healing

Jawa Tengah | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:39 WIB

×