Atap Asbes Bisa Picu Kanker, Ini 5 Alternatif Lain yang Lebih Aman dan Awet

Husna Rahmayunita, Rosiana Chozanah

Kamis, 13 November 2025 | 16:44 WIB
Atap Asbes Bisa Picu Kanker, Ini 5 Alternatif Lain yang Lebih Aman dan Awet
Rumah menggunakan atap asbes (Google Studio AI)
baca 10 detik
  • Atap asbes berbahaya bagi kesehatan karena mengandung serat mikroskopis yang dapat terhirup dan memicu penyakit paru-paru seperti kanker dan asbestosis.

  • Lima material alternatif yang lebih aman dan tahan lama sebagai pengganti asbes adalah atap tanah liat, keramik/glazur, metal, dak beton, dan genteng metal pasir.

  • Setiap jenis atap memiliki keunggulan tersendiri dalam hal ketahanan terhadap cuaca, usia pakai, dan keamanan lingkungan, sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan rumah.

Suara.com - Penggunaan atap asbes dulunya populer karena harganya murah dan tahan panas, namun kini mulai ditinggalkan karena risiko kesehatannya. Asbes terbuat dari mineral silikat yang mengandung serat halus dan tajam.

Ketika material ini rusak, dipotong, atau mengalami pelapukan, serat-seratnya bisa terlepas ke udara dan terhirup oleh manusia.

Bahaya utama dari atap asbes adalah sifatnya yang tidak terlihat namun sangat merusak. Serat asbes yang masuk ke paru-paru tidak bisa dikeluarkan dan dapat menyebabkan peradangan kronis.

Dalam jangka panjang, paparan ini berisiko menimbulkan penyakit serius seperti kanker paru-paru, mesothelioma (kanker selaput paru), dan asbestosis, yaitu pengerasan jaringan paru-paru akibat paparan asbes.

Itulah sebabnya pemerintah daerah dan pengembang properti mulai melarang penggunaan atap asbes dan mendorong masyarakat untuk beralih ke material yang lebih aman.

Rumah beratap asbes. (Youtube DW Indonesia)
Rumah beratap asbes. (Youtube DW Indonesia)

Berikut ini adalah 5 rekomendasi atap rumah terbaik sebagai pengganti atap asbes yang lebih sehat, tahan lama, dan ramah lingkungan.

1. Atap tanah liat

Atap tanah liat merupakan jenis genteng tradisional yang dibuat dari lempung alami dan dibakar hingga keras.

- Ketahanan: Sangat tahan terhadap panas dan hujan, serta memiliki umur pakai hingga puluhan tahun jika dipasang dengan benar.

baca juga

- Kelebihan: Tidak menyerap panas berlebih, ramah lingkungan, dan mudah diperbaiki.

- Kekurangan: Bobotnya cukup berat sehingga membutuhkan rangka yang kuat.

2. Atap keramik atau glazur

Genteng keramik adalah versi modern dari genteng tanah liat yang dilapisi glazur untuk meningkatkan estetika dan daya tahan.

- Ketahanan: Tahan terhadap perubahan cuaca ekstrem, tidak mudah berlumut, dan bisa bertahan lebih dari 30 tahun.

- Kelebihan: Tampilan elegan, permukaan licin mencegah kotoran menempel, dan minim perawatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Rekomendasi Cat Genteng Waterproof Terbaik, Anti Bocor dan Tahan Cuaca Ekstrem

5 Rekomendasi Cat Genteng Waterproof Terbaik, Anti Bocor dan Tahan Cuaca Ekstrem

Lifestyle | Rabu, 29 Oktober 2025 | 15:49 WIB

Cara Hitung Hari Baik Ganti Atap Rumah Menurut Primbon Jawa

Cara Hitung Hari Baik Ganti Atap Rumah Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 12:01 WIB

Cara Mengatasi Atap Bocor di Musim Hujan, Jangan Buru-Buru Panggil Tukang

Cara Mengatasi Atap Bocor di Musim Hujan, Jangan Buru-Buru Panggil Tukang

Lifestyle | Senin, 15 September 2025 | 20:29 WIB

Terkini

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

×