
Asics Gel Cumulus 26 menjadi favorit pelari yang mengutamakan kenyamanan. Teknologi PureGel dan FF Blast+ memberikan cushioning maksimal yang sangat lembut—ideal untuk pace 6 yang relatif santai.
Keunggulan:
- Upper halus dan breathable
- Sangat stabil untuk lari jarak menengah
- Sol sangat empuk, cocok untuk pemulihan
- Cocok untuk pelari pemula atau yang sensitif terhadap benturan. Cocok juga untuk pelari yang membutuhkan sepatu recovery run.
Estimasi harga sekitar Rp1,4 jutaan.
4. Hoka Clifton 9 — Cushioning Tebal untuk Long Run

Jika Anda sering berlari 10K ke atas dengan pace 6, Hoka Clifton 9 adalah pilihan yang sangat ideal. Sol tebal khas Hoka memberikan rasa melayang, tapi tetap punya respons yang cukup untuk menjaga ritme.
Keunggulan:
- Cushioning tebal, lembut, dan stabil
- Bobot ringan meski terlihat bulky
- Transisi cepat berkat rocker geometry
- Sempurna untuk lari jarak jauh
- Cocok untuk pelari yang butuh sepatu lembut, ringan, dan aman untuk long run.
Estimasi harga sekitar Rp1,2 jutaan.
5. New Balance Fresh Foam X 1080 v13 — Nyaman untuk Jarak Panjang

Jika kenyamanan adalah prioritas utama Anda, maka NB 1080 v13 adalah salah satu sepatu terbaik di kelasnya. Fresh Foam X yang sangat empuk menawarkan ride yang smooth sepanjang lari.
Keunggulan:
- Upper knit elastis mengikuti bentuk kaki
- Midsole super smooth untuk pace 6
- Nyaman dipakai lama
- Sol lebarnya menambah stabilitas
- Cocok untuk pelari yang ingin sepatu lembut untuk lari 5K–21K tanpa rasa pegal berlebih.
Estimasi harga sekitar Rp1,5 jutaan.
6. Saucony Ride 17 — Keseimbangan Sempurna antara Nyaman & Responsif

Saucony Ride 17 menawarkan kombinasi cushioning dan kestabilan yang seimbang, sehingga cocok untuk pace 6 yang tidak terlalu cepat namun tetap konsisten. PWRRUN foam memberikan energi rebound ringan yang tidak berlebihan.
Keunggulan:
- Stabil tanpa terasa kaku untuk lari harian
- Bobot ideal untuk pelari menengah
- Transisi halus dari tumit ke ujung kaki
- Cocok untuk pelari yang ingin sepatu versatile untuk berbagai jenis latihan tanpa mengorbankan kenyamanan.
Estimasi harga sekitar Rp1,4 jutaan.
Cara Memilih Sepatu Lari untuk Pace 6
Selain daftar rekomendasi di atas, berikut beberapa tips memilih sepatu yang cocok untuk ritme pace 6 Anda:
1. Prioritaskan kenyamanan. Pace 6 termasuk kategori pace menengah, jadi sepatu yang terlalu kaku atau terlalu responsif justru bisa membuat kaki cepat lelah.
2. Pilih cushioning seimbang. Pilih cushioning yang tidak terlalu keras namun tetap memberikan rebound ringan.
3. Pertimbangkan bobot sepatu. Semakin ringan sepatu, semakin mudah menjaga ritme pace 6 terutama pada jarak 5K–10K.
4. Pastikan stabilitasnya oke. Stabilitas penting untuk mencegah cedera terutama saat latihan rutin 3–5 kali per minggu.
5. Sesuaikan dengan bentuk kaki. Beberapa brand lebih cocok untuk kaki sempit (Nike, Adidas), sementara lainnya cocok untuk kaki lebar (New Balance).
Untuk pelari dengan pace 6, sepatu lari terbaik adalah yang empuk, stabil, dan cukup responsif tanpa terasa agresif. Enam sepatu di atas merupakan pilihan terbaik untuk berbagai kebutuhan, mulai dari latihan harian hingga long run.
Dengan sepatu yang tepat, Anda bisa menjaga kenyamanan, meningkatkan performa, dan menghindari risiko cedera.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama