Finansial Serba Digital: Praktis Buat Urban, Tantangan Buat Indonesia

Vania Rossa

Kamis, 20 November 2025 | 22:26 WIB
Finansial Serba Digital: Praktis Buat Urban, Tantangan Buat Indonesia
Ilustrasi pembayaran cashless; era finansial serba digital. (Pexels)
baca 10 detik
  • Fintech kini menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban melalui dompet digital, paylater, hingga investasi online.
  • Namun akses layanan masih timpang, dengan mayoritas pengguna berada di Jabodetabek dan literasi digital yang belum merata.
  • Industri menunjukkan kemajuan dalam tata kelola, keamanan, dan profitabilitas, tetapi inklusi tetap menjadi tantangan utama.

 

Suara.com - Kehidupan finansial masyarakat urban kini bergerak makin cepat dan serba instan. Fintech tak lagi sekadar alat transaksi, tetapi sudah menjadi bagian dari gaya hidup yang melekat dalam keseharian, terutama di kota besar.

Namun di balik kemudahan ini, muncul pertanyaan penting: apakah transformasi digital ini benar-benar dirasakan merata oleh seluruh masyarakat?

Sebagai gambaran lebih luas mengenai kondisi industri, Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) baru saja merilis Annual Members Survey (AMS) 2024–2025, laporan tahunan yang memetakan tren bisnis, tata kelola, hingga tantangan inklusi digital di Indonesia.

Survei ini menghimpun data dari pelaku fintech lintas kategori dan menjadi rujukan penting untuk melihat bagaimana teknologi keuangan berkembang serta siapa yang paling diuntungkan.

Faktanya, penetrasi fintech di Indonesia masih sangat timpang secara geografis.

Temuan AMS mencatat 73,77 persen pengguna fintech masih terkonsentrasi di wilayah Jabodetabek, sementara wilayah non-metropolitan tertinggal dalam akses layanan keuangan digital.

Mayoritas pengguna juga berasal dari kelas menengah berpendapatan Rp5–10 juta, bukan kelompok berpenghasilan rendah yang justru membutuhkan akses keuangan lebih inklusif.

Annual Members Survey (AMS) 2024–2025. (Dok. AFTECH)
Annual Members Survey (AMS) 2024–2025. (Dok. AFTECH)

Ketua Umum AFTECH, Pandu Sjahrir, menegaskan bahwa data ini bukan sekadar catatan statistik, tetapi arah perbaikan ekosistem.

"Tantangan ini bukan hambatan, tapi peta jalan untuk memperkuat ekosistem. Kita sudah memasuki fase yang lebih matang. Fokusnya bukan hanya inovasi, tapi memastikan dampaknya nyata dan dirasakan masyarakat luas," ujarnya.

baca juga

Tidak hanya soal akses, literasi keuangan digital juga menjadi pekerjaan rumah besar. Meskipun transaksi digital meningkat, banyak konsumen belum memahami risiko keamanan, pengelolaan utang digital, atau cara berinvestasi secara bijak.

Sebanyak 59,02 persen pelaku industri menyebut rendahnya literasi sebagai hambatan terbesar inklusi digital. Pada saat yang sama, phishing dan penipuan digital masih marak, meski persentasenya menurun dari tahun sebelumnya.

Meski penuh tantangan, industri fintech menunjukkan pergeseran strategi. Alih-alih mengandalkan pendanaan eksternal dan ekspansi agresif, banyak perusahaan kini fokus pada profitabilitas dan efisiensi internal.

Sebanyak 43,4 persen perusahaan fintech pada 2025 memilih tidak lagi aktif mencari pendanaan eksternal, menandakan pergeseran ke model bisnis berkelanjutan. Ini juga dibarengi peningkatan adopsi standar keamanan internasional seperti ISO/IEC 27001.

Di sisi lain, tren bisnis ikut berubah. Pengguna dari sektor business-to-business (B2B) melonjak dari 27,48 persen menjadi 50 persen dalam setahun, menandakan peran fintech sebagai infrastruktur digital untuk sektor riil. Ekspansi global juga naik dari 56 persen pada 2024 menjadi 64 persen pada 2025.

Transformasi digital telah mengubah cara masyarakat mengelola uang, bertransaksi, hingga membangun kebiasaan finansial baru.

Namun agar perubahan ini benar-benar menciptakan dampak sosial, inklusi harus menjadi prioritas utama. Tanpa itu, teknologi finansial hanya akan menciptakan kenyamanan bagi masyarakat urban—bukan solusi nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Serap Rp290 Miliar dari Lelang Obligasi PT Sarana Multigriya Finansial, Apa Untungnya?

BI Serap Rp290 Miliar dari Lelang Obligasi PT Sarana Multigriya Finansial, Apa Untungnya?

Bisnis | Kamis, 20 November 2025 | 21:36 WIB

Tembus 2 Juta Pengguna, Tring! by Pegadaian Bukti Komitmen Digitalisasi Emas dan Inklusi Finansial

Tembus 2 Juta Pengguna, Tring! by Pegadaian Bukti Komitmen Digitalisasi Emas dan Inklusi Finansial

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 14:39 WIB

Berapa Uang yang Dibutuhkan untuk Capai Financial Freedom? Begini Trik Menghitungnya

Berapa Uang yang Dibutuhkan untuk Capai Financial Freedom? Begini Trik Menghitungnya

Bisnis | Senin, 17 November 2025 | 19:45 WIB

Terkini

Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak

Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak

Surakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Layanan Premium Makin Diperluas, Jangkau TV Micro RGB evo hingga WashTower

Layanan Premium Makin Diperluas, Jangkau TV Micro RGB evo hingga WashTower

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Bahasa Indonesia Kalah Populer di Negeri Sendiri, Mengapa?

Bahasa Indonesia Kalah Populer di Negeri Sendiri, Mengapa?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Menperin Usul Insentif Mobil Hybrid di Tengah Rendahnya Rasio Kepemilikan Mobil

Menperin Usul Insentif Mobil Hybrid di Tengah Rendahnya Rasio Kepemilikan Mobil

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Kemarau Panjang di Kandangwesi, Bagaimana Masyarakat Adat Pulihkan Hutan Demi Jaga Sumber Air?

Kemarau Panjang di Kandangwesi, Bagaimana Masyarakat Adat Pulihkan Hutan Demi Jaga Sumber Air?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:18 WIB

Downgrade Lifestyle! 3 Subtitusi Fortuner, Pajero Sport, dan Innova: 7 Seater Irit, Kolong Tinggi

Downgrade Lifestyle! 3 Subtitusi Fortuner, Pajero Sport, dan Innova: 7 Seater Irit, Kolong Tinggi

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Kalau Terdaftar Judol, Apa yang Harus Dilakukan?

Kalau Terdaftar Judol, Apa yang Harus Dilakukan?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Dijejali Jargon NKRI tapi Warga Perbatasan Melarat: Di Mana Keadilan Itu?

Dijejali Jargon NKRI tapi Warga Perbatasan Melarat: Di Mana Keadilan Itu?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:15 WIB

5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:12 WIB

Bosan dengan Olahan Sosis yang Itu-Itu Saja? Coba Kreasi Ini Buat Menu Makin Bervariasi

Bosan dengan Olahan Sosis yang Itu-Itu Saja? Coba Kreasi Ini Buat Menu Makin Bervariasi

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:09 WIB

×