BI Serap Rp290 Miliar dari Lelang Obligasi PT Sarana Multigriya Finansial, Apa Untungnya?

Liberty Jemadu, Rina Anggraeni

Kamis, 20 November 2025 | 21:36 WIB
BI Serap Rp290 Miliar dari Lelang Obligasi PT Sarana Multigriya Finansial, Apa Untungnya?
Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengungkapkan lelang perdana repo obligasi PT SMF merupakan capaian sejarah, karena BI sebelumnya hanya menerima repo dengan underlying surat berharga negara (SBN). [Suara.com/Rina Anggraeni]
baca 10 detik
  • Bank Indonesia (BI) memulai lelang perdana repurchase agreement menggunakan obligasi PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) sebagai underlying pada 10 November 2025.
  • Transaksi bersejarah ini menyerap repo senilai Rp 290 miliar dari sembilan bank dengan tingkat suku bunga pemenang 4,85 persen untuk tenor satu minggu.
  • Kebijakan ini bertujuan memperkuat ekosistem pembiayaan perumahan nasional sekaligus mendalamkan pasar keuangan melalui penggunaan surat berharga korporasi.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) memulai lelang obligasi PT Sarana Multigriya Finansial sebagai underlying dalam transaksi perdana repurchase agreement (repo). Ini disebut menguntungkan sektor pendalaman pasar keuangan, sekaligus bisa memperkuat ekosistem pembiayaan perumahan nasional.

Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengungkapkan lelang perdana repo obligasi korporasi itu merupakan capaian sejarah. Menurutnya, selama ini BI hanya menerima repo dengan underlying surat berharga negara (SBN).

"Ini adalah karya sinergitas kita semua dan akhirnya SMF yang menjadi salah satu contoh dari surat berharga lain yang bisa direpokan kepada Bank Indonesia," katanya di Gedung AA Marimis, Jakarta, Kamis (20/11/2025.

Dia pun mengungkapkan, BI menyerap repo senilai Rp 290 miliar dari sembilan bank dengan tenor satu minggu. Hal ini mulai dilakukan sejak 10 November 2025

Adapun, instrumen ini memiliki tenor jangka pendek selama 7 hari, dengan tanggal setelmen pada 11 November 2025 dan akan jatuh tempo pada 18 November 2025. Nantinya, tingkat suku bunga yang dimenangkan (weighted average rate) untuk tenor satu minggu tersebut ditetapkan di level 4,85 persen.

"Hingga saat ini sudah ada 9 perbankan yang melakukan transaksi REP MFS dengan BI dengan total transaksi mencapai Rp299 miliar Ini baru minggu pertama dan tentu kita berharap ke depan ini akan semakin marak. Tadi masih ada sekitar Rp25 triliun (outstandingSMF), dan itu masih sekitar Rp10 triliun yang eligible. Jadi ini kesempatan yang baik," kata Destry

Kata dia, kebijakan ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia (UU P2SK), yang menetapkan tiga tujuan utama BI, yakni menjaga stabilitas nilai tukar, menjaga stabilitas sistem keuangan bekerja sama dengan lembaga lain, dan memperkuat sistem pembayaran. Semua itu pada akhirnya bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

"Ini adalah pertama kalinya BI menerima repo dari surat berharga korporasi, yaitu PT SMF, karena sebelumnya hanya menerima SBN dan SRBI,"bebernya.

Sementara itu, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyebut langkah ini sebagai sejarah penting dalam sistem keuangan Indonesia. Untuk pertama kalinya, BI menerima surat berharga korporasi sebagai underlying repo, dan obligasi SMF menjadi instrumen korporasi pertama yang memenuhi syarat tersebut.

baca juga

"Ini sejarah bukan hanya untuk Bank Indonesia, tetapi untuk Republik kita. Untuk pertama kalinya, BI dapat menerima repo yang underlying-nya surat berharga korporasi. Dan yang pertama kali digunakan adalah obligasi SMF,” bebernya.

Dia pun menyampaikan apresiasi kepada BI dan SMF yang telah bekerja sesuai kerangka regulasi Undang-Undang Bank Indonesia dan UU P2SK sehingga transaksi perdana senilai Rp 290 miliar dapat direalisasikan. Menurutnya, ini menandai era baru dalam pengelolaan moneter dan pasar obligasi nasional, karena kini obligasi korporasi dapat direpokan ke BI sebagai sumber likuiditas.

"Sektor perumahan ini Kalau buat saya adalah sektor yang sangat penting untuk pembangunan ekonomi kita Karena sektor ini adalah sektor yang bikin semua orang happy kenapa? Siapa saja yang senang kalau bangun rumah itu, maka yang punya rumah itu senang,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo mengatakan, penetapan surat utang SMF sebagai underlying repo BI bisa menjadi pendukung program prioritas pemerintah di sektor perumahan. Salah satunya ketersediaan 3 juta rumah yang membutuhkan dukungan pendanaan masif.

"Dukungan pendanaan masif seperti program 3 juta rumah, sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak tentunya sangat diperlukan. Sinergi perluasan underlying ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis untuk menciptakan pendalaman pasar keuangan,"tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Mudah Beli Obligasi Pemerintah, Pilihan Investasi Aman untuk Pemula

Cara Mudah Beli Obligasi Pemerintah, Pilihan Investasi Aman untuk Pemula

Bisnis | Rabu, 12 November 2025 | 18:00 WIB

Pasar Obligasi Masih Berpotensi Menguat, Ini 4 Faktor Pemicunya

Pasar Obligasi Masih Berpotensi Menguat, Ini 4 Faktor Pemicunya

Bisnis | Rabu, 22 Oktober 2025 | 13:11 WIB

Menkeu Purbaya Curigai Permainan Bunga Usai Tahu Duit Pemerintah Ratusan Triliun Ada di Bank

Menkeu Purbaya Curigai Permainan Bunga Usai Tahu Duit Pemerintah Ratusan Triliun Ada di Bank

Bisnis | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 09:24 WIB

Mau Terbitkan Obligasi untuk Cari Pemasukan Tambahan, Pemprov DKI Tunggu Restu Pusat

Mau Terbitkan Obligasi untuk Cari Pemasukan Tambahan, Pemprov DKI Tunggu Restu Pusat

News | Selasa, 14 Oktober 2025 | 11:29 WIB

Rencana Terbitkan Obligasi Belum Bisa Dilaksanakan, Pramono Anung Tunggu Arahan Pusat

Rencana Terbitkan Obligasi Belum Bisa Dilaksanakan, Pramono Anung Tunggu Arahan Pusat

News | Kamis, 09 Oktober 2025 | 13:12 WIB

Terkini

Bebas Jerawat! 4 Micellar Water PHA Angkat Kotoran dan Eksfoliasi Ringan

Bebas Jerawat! 4 Micellar Water PHA Angkat Kotoran dan Eksfoliasi Ringan

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Sumsel United Hajar Persiku 5-1, M Nasuha Justru Soroti Kekurangan Tim

Sumsel United Hajar Persiku 5-1, M Nasuha Justru Soroti Kekurangan Tim

Sumsel | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:55 WIB

Agresif Garap Pasar EV, iCAR Jadikan Yogyakarta Titik Strategis Ekspansi Dealer Baru

Agresif Garap Pasar EV, iCAR Jadikan Yogyakarta Titik Strategis Ekspansi Dealer Baru

Otomotif | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:47 WIB

5 Produk Viva untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Harganya Tak Sampai Rp35 Ribu

5 Produk Viva untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Harganya Tak Sampai Rp35 Ribu

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Shio Terbanyak di Indonesia Apa? Ini yang Paling Produktif Menurut Dukcapil

Shio Terbanyak di Indonesia Apa? Ini yang Paling Produktif Menurut Dukcapil

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:42 WIB

Sekolah Rakyat Terus Berbenah, Perlindungan Siswa Jadi Fokus Utama

Sekolah Rakyat Terus Berbenah, Perlindungan Siswa Jadi Fokus Utama

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:40 WIB

4 Skincare yang Sebaiknya Disimpan di Kulkas: Kandungan Terjaga dan Bikin Kulit Lebih Segar

4 Skincare yang Sebaiknya Disimpan di Kulkas: Kandungan Terjaga dan Bikin Kulit Lebih Segar

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Bebas Perundungan, Penanganan Siswa Utamakan Rehabilitasi

Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Bebas Perundungan, Penanganan Siswa Utamakan Rehabilitasi

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Gus Ipul Pimpin Ikrar RT/RW Semarang Jadi Agen Perlindungan Sosial

Gus Ipul Pimpin Ikrar RT/RW Semarang Jadi Agen Perlindungan Sosial

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Guru Honorer Bukan Cuma di Indonesia: Ironi dalam Dua Belas Pasang Mata

Guru Honorer Bukan Cuma di Indonesia: Ironi dalam Dua Belas Pasang Mata

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:30 WIB

×