1. Tumbler Stainless Handle Tuku 650 ml Rp250.000

Kelebihan:
- Dilengkapi pegangan ergonomis pada bagian tutup, mudah dibawa saat mobilitas tinggi.
- Kapasitas cukup besar untuk kebutuhan harian.
- Desain minimalis, cocok untuk pengguna yang ingin tampil simpel namun fungsional.
- Pilihan warna cukup banyak, tidak hanya biru, ada hitam, coklat, beige, sage, dancoklat tua.
2. Tumbler TUKU9 Rp199.000

Kelebihan:
- Ukurannya lebih ringkas sehingga sangat praktis untuk dimasukkan ke tas kecil.
- Bobotnya ringan, cocok untuk pengguna yang sering berpindah tempat.
- Cocok untuk penggemar desain compact yang tetap premium.
- Warna variatif, sehingga bisa memilih sesuai gaya.
3. Tuku x Chalo Lab Bobo Square 780 ml Rp450.000

Kelebihan:
- Desain berbentuk kotak (square) yang unik dibanding tumbler pada umumnya.
- Kapasitas besar cocok untuk dipakai seharian tanpa isi ulang.
- Kolaborasi eksklusif sehingga memiliki nilai estetika dan koleksi tersendiri.
- Pilihan warna soft dan kekinian.
4. Tuku x Chako Lab Linlin Kettle Tritan 1150 ml Rp350.000

Kelebihan:
- Kapasitas jumbo (lebih dari 1 liter), pas untuk yang minum banyak.
- Material tritan, yang terkenal lebih aman, ringan, dan tahan benturan.
- Cocok untuk kegiatan luar ruangan, olahraga, maupun kerja seharian.
- Desain mirip kettle yang unik namun tetap stylish.
5. Tumbler Bidon Rp278.000

Kelebihan:
- Tampilan sporty yang pas untuk aktivitas fisik seperti gym atau jogging.
- Bentuk silinder memudahkan untuk digenggam.
- Material kuat dan tahan lama.
- Cocok untuk penyuka tumbler bergaya sederhana namun berkarakter.
Tips Merawat Tumbler Stainless Steel agar Tahan Lama & Tetap Bersih
1. Bilas dan cuci setiap selesai dipakai
Jangan membiarkan sisa minuman mengendap terlalu lama di dalam tumbler. Bekas kopi, teh, atau susu bisa menimbulkan noda dan aroma kurang enak. Setelah digunakan, langsung cuci. Setidaknya dengan air hangat, supaya kotoran tidak mengering dan menempel.
2. Gunakan sikat botol untuk menjangkau bagian dalam
Karena bentuknya memanjang, bagian dalam tumbler sering sulit dibersihkan. Pakailah sikat botol berbulu lembut agar pembersihan lebih maksimal. Hindari sikat kasar atau kawat karena bisa meninggalkan goresan dan merusak lapisan stainless steel.
3. Jangan memakai pembersih yang terlalu kuat
Sabun cair biasa sebenarnya sudah cukup. Hindari cairan kimia dengan formula keras karena dapat merusak material serta meninggalkan residu. Kalau ingin opsi alami, campuran baking soda dan air hangat bisa jadi alternatif.
4. Pastikan benar-benar kering sebelum ditutup
Setelah dicuci, jangan langsung menutup tumbler. Pastikan bagian dalamnya kering sempurna agar tidak lembap. Kelembapan bisa memicu bau apek dan pertumbuhan bakteri. Letakkan tumbler dalam posisi terbuka, mulut menghadap ke bawah agar air cepat turun.
5. Hindari menyimpan minuman bersoda atau sangat asam terlalu lama
Minuman karbonasi atau terlalu asam dapat mempercepat kerusakan lapisan stainless steel jika dibiarkan terlalu lama di dalam tumbler. Sesekali tidak masalah, tapi jangan dijadikan kebiasaan. Lebih aman digunakan untuk air, teh, kopi, atau minuman lain yang lebih stabil.
6. Bersihkan tutup dan karet silikonnya secara rutin
Bagian tutup serta seal silikon adalah tempat favorit kotoran menumpuk. Jadi, jangan hanya fokus pada badan tumbler. Lepas karet seal jika memungkinkan, cuci dengan sabun, lalu pastikan benar-benar kering sebelum dipasang kembali.
7. Simpan dalam keadaan terbuka saat tidak digunakan
Jika tumbler sedang tidak dipakai, simpan dengan tutup dilepas. Hal ini membantu sirkulasi udara dan mencegah munculnya bau lembap. Cara ini juga mengurangi risiko tumbuhnya jamur atau bakteri.
8. Hindari mencuci dengan dishwasher kecuali produknya aman untuk itu
Tidak semua tumbler stainless steel cocok masuk ke mesin pencuci piring. Suhu tinggi dan putaran mesin bisa merusak lapisan dalam, cat luar, atau karet seal. Cuci manual lebih aman, kecuali label produknya menyatakan “dishwasher safe”.
Itulah rekomendasi Tumbler tuku selain warna biru tantrum, beserta tips merawatnya agar awet. Semoga membantu!
Kontributor : Rishna Maulina Pratama