Bagaimana Cara Menangani Rumah yang Kebanjiran? Tetap Utamakan Selamat

Ruth Meliana

Selasa, 02 Desember 2025 | 11:55 WIB
Bagaimana Cara Menangani Rumah yang Kebanjiran? Tetap Utamakan Selamat
ilustrasi rumah kebanjiran (Pexels/Long Bà Mùi)

Suara.com - Berada di area rawan banjir jelas jadi tantangan tersendiri untuk siapa saja yang tinggal di sana. Adaptasi perlu dilakukan, sehingga dampaknya dapat ditekan. Namun untuk Anda yang jarang mengalami banjir, tentu penasaran kira-kira bagaimana cara menangani rumah yang kebanjiran?

Banjir sendiri adalah kondisi ketika air hujan yang turun tidak dapat diserap atau disalurkan ke tempat lain, sehingga menimbulkan genangan dan bertahan selama beberapa saat. Banjir juga dapat dipicu karena meluapnya air laut, sungai, dan berbagi kondisi lain.

Ketika hal ini terjadi, ada beberapa hal yang bisa dilakukan guna menanganinya. Tujuannya sederhana, agar banjir lekas surut, risiko keselamatan dapat ditekan, dan tidak ada bencana atau masalah tambahan yang muncul ketika dan setelah banjir.

1. Segera Matikan Aliran Listrik

Mematikan aliran listrik yang ada di rumah jadi langkah pertama ketika banjir datang. Pasalnya, listrik dapat merambat dengan mudah melalui air, dan meningkatkan risiko tersengat aliran listrik untuk mereka yang ada di rumah.

Anda juga bisa menempatkan saklar dan berbagai perangkat listrik di posisi yang lebih tinggi, sehingga relatif aman ketika genangan air muncul. Selain mengurangi risiko terjadinya korsleting, hal ini juga dapat mengurangi risiko kerusakan akibat genangan, dan menghemat waktu untuk evakuasi saat diperlukan.

Koordinasikan dengan warga setempat dan lakukan pemadaman aliran listrik secara kompak untuk menekan risikonya.

2. Amankan Barang Berharga

Semua barang berharga sebaiknya lekas diamankan. Mulai dari peralatan elektronik, perhiasan, surat berharga, berkas penting, serta harta benda lain yang mungkin akan rusak karena genangan air, semua wajib diamankan.

baca juga

Alangkah baiknya jika Anda memiliki brankas solid yang dapat mengamankan semua harta benda ini sehingga terhindar dari kerusakan. Di waktu bersamaan, brankas juga dapat menjadi tempat penyimpanan yang aman ketika Anda harus dievakuasi.

Meski memang semua harus mengutamakan keselamatan diri, namun harga benda yang sifatnya sangat berharga juga sebaiknya tidak disepelekan.

3. Buka Saluran Air yang Ada

Untuk mempercepat proses air surut, Anda dapat membuka saluran air yang ada di rumah atau sekitar lingkungan. Pembukaan saluran air ini membantu air mengalir lebih cepat ke tempat yang lebih rendah.

Namun demikian sebisa mungkin gunakan penyaring yang cukup kecil untuk mencegah masuknya hewan-hewan yang mungkin terbawa oleh air. Bukan tidak mungkin ada hewan berbahaya yang turut serta dalam aliran, dan masuk ke rumah Anda.

Anda juga bisa mengkoordinasikan dengan warga sekitar dan aparat untuk mencoba membuka saluran air di sekitar rumah untuk mempercepat surutnya air.

4. Selalu Miliki Akses Cepat pada Perlengkapan Darurat

Siapkan perlengkapan darurat dalam satu atau dua tas ransel yang mudah diakses. Adanya tas darurat ini bisa sangat membantu Anda untuk bertahan selama beberapa hari hingga bantuan tiba, atau hingga air surut.

Siapkan senter, obat-obatan ringan, makanan yang siap dimakan, air bersih, dan perlengkapan darurat lain yang mungkin diperlukan dalam kurun waktu beberapa hari. Jika banjir terlalu parah, tim evakuasi akan datang tidak lama setelahnya.

Pastikan juga memasukkan perlengkapan anak dan orang tua untuk memenuhi kebutuhan dasarnya.

5. Selalu Utamakan Keselamatan

Jangan mencoba bertindak gegabah, memiliki inisiatif berlebih, atau melakukan sesuatu yang tidak diketahui hasilnya. Tetap mengutamakan keselamatan tetap jadi prioritas pada kondisi darurat seperti banjir, untuk menekan bertambahnya korban jiwa dan kerugian.

Selalu ikuti arahan dari pihak berwajib, koordinasikan posisi dan persediaan dengan tetangga terdekat, dan pastikan anggota keluarga selalu berkumpul di tempat yang aman hingga bantuan datang.

Itu tadi beberapa poin penting bagaimana cara menangani rumah yang kebanjiran. Semoga bermanfaat!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Gajah Sumatera Terseret Banjir, Angka Populasinya Dipertanyakan

Viral Gajah Sumatera Terseret Banjir, Angka Populasinya Dipertanyakan

Video | Selasa, 02 Desember 2025 | 11:03 WIB

4 Langkah Penyelamat "Nyawa" Mobil saat Banjir, Jangan Asal Starter atau Dompet Jebol

4 Langkah Penyelamat "Nyawa" Mobil saat Banjir, Jangan Asal Starter atau Dompet Jebol

Otomotif | Selasa, 02 Desember 2025 | 11:30 WIB

Penampilan Verrell Bramasta Pakai Rompi Taktis di Area Banjir dan Longsor Jadi Perbincangan

Penampilan Verrell Bramasta Pakai Rompi Taktis di Area Banjir dan Longsor Jadi Perbincangan

Entertainment | Selasa, 02 Desember 2025 | 07:55 WIB

Terkini

Pemerintah Dorong Perluasan MBG ke Wilayah Sulit Akses

Pemerintah Dorong Perluasan MBG ke Wilayah Sulit Akses

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:04 WIB

Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM

Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:50 WIB

60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah

60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:49 WIB

Polda Metro Jaya Benarkan Ada Laporan Dugaan Kekerasan Seksual yang Dilakukan Anak Artis RSO

Polda Metro Jaya Benarkan Ada Laporan Dugaan Kekerasan Seksual yang Dilakukan Anak Artis RSO

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:46 WIB

6 Zodiak yang Paling Pintar Mengelola Keuangan dan Hobi Investasi

6 Zodiak yang Paling Pintar Mengelola Keuangan dan Hobi Investasi

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:40 WIB

Tone Deaf Berkedok Self-Care: Tak Semua Orang Bisa Menjauh dari Bad News

Tone Deaf Berkedok Self-Care: Tak Semua Orang Bisa Menjauh dari Bad News

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:40 WIB

Nissan Pixo EV: Mobil Listrik Murah Terbaru Calon Rival BYD Dolphin

Nissan Pixo EV: Mobil Listrik Murah Terbaru Calon Rival BYD Dolphin

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 14:38 WIB

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:24 WIB

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

×