5 Fakta Ekspedisi Patriot untuk Perbaikan Infrastruktur Warga Kawasan Transmigrasi Papua Selatan

Cesar Uji Tawakal

Selasa, 09 Desember 2025 | 19:34 WIB
5 Fakta Ekspedisi Patriot untuk Perbaikan Infrastruktur Warga Kawasan Transmigrasi Papua Selatan
Tim Ekspedisi Patriot UI sedang berdiskusi dengan aparat kampung di Distrik Elikobel. (Ist)
baca 10 detik
  • Tim Ekspedisi Patriot UI mengadakan FGD di Muting, Merauke pada 4 Oktober 2025 mengenai infrastruktur dasar.
  • Aparat dan kepala kampung mengidentifikasi masalah infrastruktur seperti jalan, listrik, dan telekomunikasi yang perlu perbaikan.
  • Kebutuhan mendesak meliputi pengaspalan jalan, optimalisasi PLN, penambahan tower internet, dan pembangunan SMA di Kampung Bunggay.

Suara.com - Masalah infrastuktur dan layanan dasar di Kawasan Transmigrasi Muting, khususnya di Distrik Elikobel masih perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah.

Pasalnya, kondisi infrastuktur dan layanan dasar di Distrik Elikobel masih banyak yang perlu ditingkatkan untuk menunjang perekonomian dan kesejahteraan sosial setempat.

Hal tersebut diketahui pada saat Tim Ekspedisi Patriot dari Universitas Indonesia melakukan diskusi kelompok terpumpun atau focus group discussion bersama aparat dan kepala kampung yang termasuk ke dalam Kawasan Transmigrasi (KT) Muting di Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan (4/10/2025) tentang infrastuktur dan layanan dasar sebagai upaya pengembangan kawasan transmigrasi.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh aparat distrik dan kampung dari Kampung Sipias, Kampung Bunggay, Kampung Bouwer, Kampung Metaat Makmur, dan Kampung Bupul Indah.

"Tidak semua kampung transmigrasi yang diundang bisa hadir pada diskusi kali ini. Salah satu alasannya karena keterbatasan akses komunikasi dan kondisi jalan yang rusak dan jauh," ujar Azis, Kepala Distrik Elikobel.

Diskusi tersebut diawali dengan setiap perwakilan kampung mengidentifikasi kondisi terkini dari kampungnya dalam hal infrastuktur dan layanan dasar.

Beberapa indikator dalam melihat situasi terkini infrastuktur dan layanan dasar adalah infrastuktur jalan, listrik, air bersih, layanan pendidikan, layanan kesehatan, jaringan telekomunikasi, jalur distribusi produksi lokal, hingga titik isolasi.

Setiap perwakilan mengidentifikasi sendiri setiap indikator dan dipaparkan secara bergantian supaya dapat menjadi bahan identifikasi kebutuhan minimum dan analisis kesenjangan dan permasalahan layanan publik yang ada di KT Muting ini.

Setelah itu, setiap perwakilan kampung diajak untuk menyepakati perihal kebutuhan dan harapan untuk dapat memperbaiki infrastuktur dan layanan dasar yang masih menjadi masalah.

baca juga

Dalam hal ini, kebutuhan dan harapan dari Distrik Elikobel adalah:

1. Pengaspalan jalan poros dan jalan kampung supaya jarak tempuh menjadi lebih singkat dan mobilisasi masyarakat menjadi lancar serta tidak memakan korban.

2. Optimalisasi jaringan PLN karena listrik masih sering mati lampu terutama pada saat musim hujan sehingga produktivitas masyarakat turut terganggu.

3. Penambahan tower dan bandwidth untuk internet supaya jaringan sinyal dan internet tersedia di semua kampung terutama kampung transmigrasi yang memerlukan komunikasi dengan pihak luar untuk mendistribusikan hasil pertanian dan perkebunannya.

4. Penambahan SMA di Kampung Bunggay karena Distrik Elikobel hanya punya SMK dan itu juga tidak bisa menampung semua lulusan SMP sehingga membutuhkan SMA supaya anak-anak tidak perlu jauh-jauh sekolah dan tingkat partisipasi sekolah lebih tinggi lagi, dan

5. Peningkatan perkebunan masyarakat dengan mendatangkan penyuluh pertanian maupun perkebunan karena masyarakat sering mengalami kebingungan dalam melakukan pertanian dan perkebunan sehingga banyak lahan yang akhirnya dijadikan kebun kelapa sawit yang sudah jelas uang dan distribusinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pramono Anung Genjot Program Kesejahteraan Hewan untuk Dongkrak Jakarta ke Top 50 Kota Global 2030

Pramono Anung Genjot Program Kesejahteraan Hewan untuk Dongkrak Jakarta ke Top 50 Kota Global 2030

News | Jum'at, 05 Desember 2025 | 11:48 WIB

Tinjau Bencana Banjir di Aceh, Mendagri Beri Atensi pada Infrastruktur Publik yang Rusak

Tinjau Bencana Banjir di Aceh, Mendagri Beri Atensi pada Infrastruktur Publik yang Rusak

News | Sabtu, 29 November 2025 | 20:23 WIB

ADHI Garap Proyek Pengendalian Banjir di Marauke

ADHI Garap Proyek Pengendalian Banjir di Marauke

Bisnis | Sabtu, 29 November 2025 | 19:32 WIB

Cara Mudah Cek BLT Kesra 2025 Lewat HP, Bantuan Rp900 Ribu Segera Disalurkan

Cara Mudah Cek BLT Kesra 2025 Lewat HP, Bantuan Rp900 Ribu Segera Disalurkan

Lifestyle | Sabtu, 29 November 2025 | 13:21 WIB

Presiden Prabowo Akan Bangun Dewan Nasional Baru Usai Bertemu Ratu Maxima

Presiden Prabowo Akan Bangun Dewan Nasional Baru Usai Bertemu Ratu Maxima

Bisnis | Jum'at, 28 November 2025 | 13:13 WIB

Agustus 2026 Beroperasi, Tarif LRT Jakarta Masih Dapat Subsidi?

Agustus 2026 Beroperasi, Tarif LRT Jakarta Masih Dapat Subsidi?

Bisnis | Kamis, 27 November 2025 | 10:42 WIB

Terkini

Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain

Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 18:46 WIB

Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek

Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 18:45 WIB

Ulasan Stock Struck: Saat Pemula Nekat Main Saham dan Berujung Kena Mental

Ulasan Stock Struck: Saat Pemula Nekat Main Saham dan Berujung Kena Mental

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:45 WIB

Pupuk Indonesia Bidik Investasi Rp10 Triliun untuk Pengembangan Ammonia Hub di Batam

Pupuk Indonesia Bidik Investasi Rp10 Triliun untuk Pengembangan Ammonia Hub di Batam

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:44 WIB

Singapura Bisa Gelap Gulitas, Bahlil Batalkan Rencana Ekspor Listrik

Singapura Bisa Gelap Gulitas, Bahlil Batalkan Rencana Ekspor Listrik

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:44 WIB

Apakah Face Tonic dan Toner Bisa Dipakai Bersamaan? Ini Cara Pakai yang Benar

Apakah Face Tonic dan Toner Bisa Dipakai Bersamaan? Ini Cara Pakai yang Benar

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:42 WIB

Ratusan Museum dan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Ratusan Museum dan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 18:42 WIB

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 18:40 WIB

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:39 WIB

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:38 WIB

×