Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Agustus 2026 Beroperasi, Tarif LRT Jakarta Masih Dapat Subsidi?

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 27 November 2025 | 10:42 WIB
Agustus 2026 Beroperasi, Tarif LRT Jakarta Masih Dapat Subsidi?
Pengunjung saat mengikuti uji coba kereta ringan atau Light Rapid Transit (LRT), Jakarta, Rabu (29/8). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
baca 10 detik
  • Pembukaan rute Velodrome-Manggarai tahun depan diharapkan menurunkan subsidi per kepala meskipun total penumpang meningkat.
  • LRT Jakarta berupaya mengurangi ketergantungan subsidi dengan meningkatkan pendapatan non-tiket dari iklan dan penyewaan lahan.
  • Manajemen telah merekrut masinis baru sejak awal tahun untuk mendukung operasional penuh rute baru yang direncanakan Agustus.

Suara.com - Direktur Utama PT LRT Jakarta, Roberto Akyuwen merasa optimistis pembukaan rute Velodrome–Manggarai tahun depan akan berdampak signifikan pada efisiensi subsidi yang selama ini digelontorkan Pemprov DKI.

Menurutnya, peningkatan jumlah penumpang dari rute baru fase 1b itu membuat subsidi per kepala dipastikan menurun.

Roberto menjelaskan, meski penetapan tarif tetap berada di tangan Pemprov DKI, pihaknya terus menyiapkan berbagai aspek operasional untuk menyambut rute baru tersebut. 

"Sampai saat ini kami hanya menyiapkan berbagai hal terkait untuk mengoperasikan kereta ke depan, sementara penetapan harga nanti menunggu kebijakan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," ujar Robert di Stasiun LRT Pegangsaan Dua, Jakarta Utara, Rabu (26/11/2025).

Direktur Utama PT LRT Jakarta, Roberto Akyuwen (tengah). [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
Direktur Utama PT LRT Jakarta, Roberto Akyuwen (tengah). [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].

Ia menyebut perluasan jaringan menjadi faktor penting untuk menekan beban subsidi yang saat ini mencapai 94 persen dari total pendapatan perusahaan. 

"Harapan saya, dengan tambahan rute Manggarai, selain subsidi berkurang—meskipun secara total mungkin sama karena jumlah penumpang meningkat ukuran yang penting adalah subsidi per kepala. Dan itu sudah pasti akan menurun," jelasnya.

Roberto memaparkan, LRT Jakarta saat ini masih sangat bergantung pada bantuan APBD. Pendapatan tiket hanya berkontribusi 2 persen karena tarif flat Rp 5.000, sementara pendapatan non-tiket sekitar 4 persen. Ia berharap pembukaan rute baru dapat mengubah porsi tersebut. 

"Kita harapkan dengan penambahan rute Manggarai dan rute-rute berikutnya, ketergantungan terhadap subsidi dapat berkurang signifikan," katanya.

Selain menambah penumpang, pihaknya juga tengah menggenjot peningkatan pendapatan non-tiket, termasuk dari iklan dan penyewaan lahan. Roberto menyebut sejumlah aset telah mulai menghasilkan cuan. 

baca juga

"Kalau Anda naik, Anda lihat sudah ada iklan di dalam kereta. Itu sekaligus menjadi tambahan pendapatan bagi LRT Jakarta. Sebentar lagi juga akan ada iklan di stasiun-stasiun kita," tuturnya.

Ia mengungkapkan minat mitra terhadap ruang komersial LRT meningkat seiring rencana operasional rute Manggarai. 

"Karena itu, kami berharap dengan pembukaan rute Manggarai nanti di bulan Agustus, ‘jualan’ kita semakin laku. Saya membayangkan akan lebih banyak pihak yang tertarik berinvestasi," katanya.

Tak hanya itu, LRT Jakarta juga memperluas pemanfaatan lahan di sekitar stasiun. Roberto bahkan menyebut pembangunan fasilitas olahraga tengah berjalan. 

"Di sebelah urban farming itu ada area yang ditutupi seng. Itu adalah lokasi pembangunan padel delapan court berstandar internasional. Kami sudah berhasil menyewakan lahan di area stasiun untuk padel," ucapnya.

Untuk menopang pengoperasian rute baru Velodrome-Manggarai, manajemen juga sudah mulai merekrut masinis sejak awal tahun. 

"Sejak perekrutan, masinis-masinis baru sudah membantu mengoperasikan kereta sebagai asisten masinis. Kita harapkan menjelang Agustus, jam teknis minimum tercapai sehingga mereka siap membawa kereta," kata Roberto.

Meski tantangan terbesar LRT saat ini adalah rendahnya keterisian kereta yang baru sekitar 9 persen, Roberto yakin rute Velodrome–Manggarai menjadi momentum kebangkitan.

"Tantangan saya dan teman-teman adalah bagaimana meningkatkan ridership. Oleh karena itu, upaya-upaya yang kita lakukan sekarang fokus pada menjaga agar layanan tetap berkualitas tinggi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Impor Pertalite Capai 60 persen dari Kebutuhan 39 Juta kl per Tahun

Impor Pertalite Capai 60 persen dari Kebutuhan 39 Juta kl per Tahun

Bisnis | Rabu, 26 November 2025 | 15:07 WIB

Menkeu Purbaya Puji Bahlil: Cepat Ambil Keputusan, Saya Ikut

Menkeu Purbaya Puji Bahlil: Cepat Ambil Keputusan, Saya Ikut

Bisnis | Rabu, 26 November 2025 | 12:48 WIB

Cara SIG Lindungi Infrastruktur Vital Perusahaan dari Serangan Hacker

Cara SIG Lindungi Infrastruktur Vital Perusahaan dari Serangan Hacker

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 22:20 WIB

Terkini

Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual

Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:54 WIB

Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman

Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 15:06 WIB

Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran

Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:46 WIB

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:19 WIB

Jaga Rekening Tetap Aktif, BRI Perkuat Sistem Keamanan dan Perlindungan Nasabah

Jaga Rekening Tetap Aktif, BRI Perkuat Sistem Keamanan dan Perlindungan Nasabah

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 12:42 WIB

Emas Antam Tembus Rp2,7 Juta per Gram, Cek Rincian Harga di Pegadaian Hari Ini

Emas Antam Tembus Rp2,7 Juta per Gram, Cek Rincian Harga di Pegadaian Hari Ini

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:30 WIB

Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?

Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:12 WIB

Harga Pangan Nasional: Cabai dan Bawang Merah Turun, Daging Ayam Ras Naik

Harga Pangan Nasional: Cabai dan Bawang Merah Turun, Daging Ayam Ras Naik

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:10 WIB

Gurita Bisnis Tan Kian, Taipan Properti yang Diperiksa dalam Korupsi Batu Bara

Gurita Bisnis Tan Kian, Taipan Properti yang Diperiksa dalam Korupsi Batu Bara

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:24 WIB

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:47 WIB

×