Apa Itu Siklon Tropis? Simak 3 Fenomena yang Perlu Diwaspadai di Indonesia

Farah Nabilla, Dita Alvinasari

Selasa, 16 Desember 2025 | 15:32 WIB
Apa Itu Siklon Tropis? Simak 3 Fenomena yang Perlu Diwaspadai di Indonesia
Siklon tropis di Indonesia (BMKG)
baca 10 detik
  • Tiga siklon tropis, yaitu Bakung, 95S, dan 93S, saat ini terdeteksi mengintai wilayah Indonesia.
  • Fenomena ini dapat menimbulkan cuaca ekstrem, gelombang tinggi, dan angin kencang di wilayah terdampak.
  • Masyarakat disarankan untuk tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari BMKG.

Suara.com - Tiga siklon tropis terdeteksi di sekitar wilayah Indonesia, yaitu Siklon Tropis Bakung, Bibit Siklon Tropis 95S, dan Bibit Siklon Tropis 93S.

Kemunculan ketiga siklon tropis ini berdampak pada cuaca ekstrem di Indonesia, kenaikan gelombang tinggi di pesisir, dan angin kencang.

Melansir dari laman resmi BMKG, ada sejumlah wilayah yang terdampak. Untuk mengetahuinya lebih lanjut, berikut penjelasan lengkap dari pengertian siklon tropis.

Siklon tropis di Indonesia (BMKG)
Siklon tropis di Indonesia (BMKG)

Apa Itu Siklon Tropis?

Siklon tropis adalah badai dengan kekuatan besar. Secara teknis, diartikan sebagai sistem tekanan rendah non-frontal berskala sinoptik di atas perairan hangat.

Sistem ini memiliki wilayah perawanan konvektif dengan kecepatan angin maksimum mencapai 34 knot pada lebih dari setengah wilayah di sekitar pusatnya.

Masa hidup suatu siklon tropis rata-rata berkisar 3-18 hari. Siklon tropis akan melemah saat bergerak dan memasuki wilayah perairan dingin atau memasuki daratan.

Fenomena ini dapat menimbulkan berbagai kondisi ekstrem, seperti hujan deras, gelombang tinggi, dan kerusakan infrastruktur di daerah terdampak.

Faktor terjadinya siklon tropis cukup beragam, termasuk perbedaan tekanan udara rendah, suhu permukaan laut hangat di atas 26,5°C, efek Coriolis, dan labilitas atmosfer.

baca juga

Siklon tropis diklasifikasikan ke beberapa jenis, tiga yang saat ini terdeteksi di Indonesia adalah Siklon Tropis Bakung, Bibit Siklon Tropis 95S, dan Bibit Siklon Tropis 93S.

Siklon Tropis Bakung

Siklon Tropis Bakung berkembang dari bibit siklon tropis 91S yang terbentuk pada 7 Desember 2025 pukul 07.00 WIB.

Siklon ini mencapai intensitas siklon tropis pada 12 Desember 2025 pukul 19.00 WIB di wilayah Samudra Hindia barat daya Lampung.

Wilayah terdampak Siklon Tropis Bakung antara lain sebagai berikut.

  • Cuaca ekstrem: Bengkulu dan Lampung
  • Gelombang tinggi: Samudra Hindia barat Lampung, Samudra Hindia barat Bengkulu, Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, dan Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai

Bibit Siklon Tropis 95S

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Bibit Siklon Dekati Indonesia, Cek Daftar Daerah Berpotensi Terdampak

Dua Bibit Siklon Dekati Indonesia, Cek Daftar Daerah Berpotensi Terdampak

News | Selasa, 16 Desember 2025 | 08:30 WIB

Alarm Keras DPR ke Pemerintah: Jangan Denial Soal Bibit Siklon 93S, Tragedi Sumatra Cukup

Alarm Keras DPR ke Pemerintah: Jangan Denial Soal Bibit Siklon 93S, Tragedi Sumatra Cukup

News | Minggu, 14 Desember 2025 | 15:04 WIB

Waspada Bencana di Selatan Jawa Hingga NTT Akibat Cuaca Ekstrem 'Siklon Senyar'

Waspada Bencana di Selatan Jawa Hingga NTT Akibat Cuaca Ekstrem 'Siklon Senyar'

News | Kamis, 11 Desember 2025 | 16:59 WIB

Ngerinya 'Tabrakan' Siklon Senyar dan Koto, Hujan Satu Bulan Tumpah Sehari di Aceh

Ngerinya 'Tabrakan' Siklon Senyar dan Koto, Hujan Satu Bulan Tumpah Sehari di Aceh

News | Senin, 01 Desember 2025 | 14:52 WIB

Terkini

Ini Identitas Taruna Akpol yang Tewas Diduga Bunuh Diri

Ini Identitas Taruna Akpol yang Tewas Diduga Bunuh Diri

Jawa Tengah | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:15 WIB

Standar Tinggi untuk Dosen: Sudah Siapkah Sistem Kita di Lapangan?

Standar Tinggi untuk Dosen: Sudah Siapkah Sistem Kita di Lapangan?

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:15 WIB

2 Maskara Dazzle Me Wudhu Friendly, Mudah Dihapus Tapi Anti Luntur Cuma Rp30 Ribuan

2 Maskara Dazzle Me Wudhu Friendly, Mudah Dihapus Tapi Anti Luntur Cuma Rp30 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:15 WIB

Sekdis Labuhanbatu Ditangkap Kasus Dugaan Penipuan, Modus Proyek Fiktif

Sekdis Labuhanbatu Ditangkap Kasus Dugaan Penipuan, Modus Proyek Fiktif

Sumut | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:14 WIB

Tetangga Manfaatkan Kedekatan, Siswi SMP di Pangandaran Jadi Korban Kekerasan Seksual

Tetangga Manfaatkan Kedekatan, Siswi SMP di Pangandaran Jadi Korban Kekerasan Seksual

Jabar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:13 WIB

Calon Suami Ungkap Jesslyn Sempat Depresi, Diduga Tiga Kali Coba Bunuh Diri

Calon Suami Ungkap Jesslyn Sempat Depresi, Diduga Tiga Kali Coba Bunuh Diri

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:13 WIB

Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH

Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH

Jabar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:11 WIB

Sampah Bandung Disulap Jadi Hidrogen, Pertamina Siapkan Model Energi Masa Depan Indonesia

Sampah Bandung Disulap Jadi Hidrogen, Pertamina Siapkan Model Energi Masa Depan Indonesia

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:08 WIB

Prabowo Berkelakar soal Masa Pensiun: Mau Jadi Brand Ambassador Kopi

Prabowo Berkelakar soal Masa Pensiun: Mau Jadi Brand Ambassador Kopi

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:07 WIB

Rupiah Menguat Meski Tertahan di Level Rp18.000, Terkuat Kedua di Asia Tenggara

Rupiah Menguat Meski Tertahan di Level Rp18.000, Terkuat Kedua di Asia Tenggara

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:05 WIB

×