Ngerinya 'Tabrakan' Siklon Senyar dan Koto, Hujan Satu Bulan Tumpah Sehari di Aceh

Dwi Bowo Raharjo Suara.Com
Senin, 01 Desember 2025 | 14:52 WIB
Ngerinya 'Tabrakan' Siklon Senyar dan Koto, Hujan Satu Bulan Tumpah Sehari di Aceh
Foto udara pengendara melintasi jalan nasional Medan-Banda Aceh yang terendam banjir di Desa Peuribu, Arongan Lambalek, Aceh Barat, Aceh, Kamis (27/11/2025). [ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas]
Baca 10 detik
  • BMKG telah berulang kali memberi peringatan dini Siklon Tropis Senyar kepada Pemda Sumatera delapan hari sebelum kejadian.
  • Siklon Senyar memicu bencana ekstrem di Sumatera akibat bertabrakan dengan Siklon Koto di Selat Malaka.
  • BMKG mengingatkan Indonesia kini menghadapi ancaman siklon tropis dan sedang melakukan modifikasi cuaca darurat.

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa peringatan dini terkait Siklon Tropis Senyar—biang kerok banjir dan longsor di sebagian besar wilayah Sumatera—sebenarnya sudah dirilis jauh sebelum bencana terjadi.

BMKG menyebut, sinyal bahaya tersebut telah disampaikan secara berulang kepada pemerintah daerah setempat mulai dari delapan hari sebelum kejadian.

"Siklon Tropis Senyar itu sudah bisa kita prediksi sekitar delapan hari sebelum proses pembentukan siklon. Jadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Kepala Balai Besar BMKG wilayah 1 sudah memberikan warning (peringatan) delapan hari sebelumnya, diulang lagi empat hari sebelumnya, dan dua hari sebelumnya," ungkap Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani dalam rapat bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta, Senin (1/12/2025).

Menurut Teuku, peringatan dini yang berlapis tersebut seharusnya bisa direspons cepat oleh kepala daerah. Tujuannya jelas, agar instruksi siaga bisa sampai ke jajaran terbawah dan masyarakat bisa lebih waspada.

Anomali Cuaca dan "Tabrakan" Dua Siklon

Meskipun Indonesia secara geografis bukan wilayah lintasan utama siklon, Teuku menjelaskan adanya anomali atmosfer di wilayah Sumatera. Hal inilah yang memicu terbentuknya Siklon Senyar di Selat Malaka.

Situasi diperparah dengan suhu permukaan laut yang hangat, memicu pembentukan awan hujan masif.

Teuku menyoroti fenomena langka di mana Siklon Senyar "bertabrakan" dengan sistem cuaca lain, yakni Siklon Koto. Akibatnya fatal: hujan lebat terjebak dan berputar-putar di antara Sumatera dan Semenanjung Malaysia selama berhari-hari.

"Siklon Senyar itu bertabrakan dengan Siklon Koto yang menyebabkan hujan lebat yang terjebak di antara dataran Sumatera dan Semenanjung Malaysia, sehingga berputar-putar hujan lebat lebih dari dua hingga tiga hari. Di Pos Langsa (Aceh), tercatat (curah hujan) 380 mm, itu hujan satu bulan dijatuhkan dalam satu hari, jadi bisa kita bayangkan dahsyatnya bencana akibat Siklon Senyar," jelas Teuku.

Baca Juga: Kemensos Gelontorkan Rp19 Miliar Atasi Banjir 3 Provinsi Sumatera

Indonesia Tak Lagi Aman dari Siklon

Teuku mengingatkan sebuah realitas baru: Indonesia harus segera memitigasi ancaman siklon tropis. Munculnya bibit siklon yang berkembang menjadi dewasa di garis ekuator merupakan fenomena yang tak lazim, namun kini nyata terjadi.

Foto udara permukiman warga terdampak banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (29/11/2025). [ANTARA FOTO/Yudi Manar/bar]
Foto udara permukiman warga terdampak banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (29/11/2025). [ANTARA FOTO/Yudi Manar/bar]

"Kita harus bersiap-siap bahwa Indonesia tidak lagi menjadi negara yang aman terhadap siklon tropis. Sejak beberapa tahun terakhir, BMKG sudah membentuk pusat peringatan siklon tropis (tropical cyclone warning centre), karena bagaimanapun kita harus waspada dengan ini," tuturnya.

Sebagai langkah penanganan darurat saat ini, BMKG tengah menggelar operasi modifikasi cuaca di tiga posko wilayah Sumatera.

Operasi ini bertujuan mengurangi curah hujan agar penyaluran bantuan bagi korban banjir di Aceh, Sumbar, dan Sumut tidak terhambat.

Operasi modifikasi cuaca ini dipusatkan di Posko Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda (Aceh), Posko Kualanamu (Medan), dan Posko Bandara Internasional Minangkabau (Padang), serta dijadwalkan berlangsung hingga Rabu (3/12) mendatang. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI