- Facial wash berbentuk cair atau gel menghasilkan sedikit busa dan menjaga kelembapan kulit wajah.
- Facial foam bertekstur kental, menghasilkan busa banyak, serta efektif mengangkat minyak berlebih secara total.
- Simak perbedaan kegunaan facial wash dan facial foam untuk wajah.
Suara.com - Banyak orang sering kali mengira facial wash dan facial foam itu sama, padahal keduanya memiliki fungsi yang berbeda.
Meskipun keduanya sama-sama bertujuan untuk membersihkan wajah, tapi perbedaan facial wash dan facial foam ini tak hanya sebatas tidak berbusa dan berbusa.
Karena itu, ketahui perbedaan facial wash dan facial foam. Sebab, salah pilih sabun cuci muka bisa membuat kulit kering kerontang atau makin berminyak.
1. Beda Tekstur dan Busa
Perbedaan paling gampang dilihat ada pada teksturnya. Facial Wash biasanya berbentuk gel, cair, atau sedikit creamy namun ringan.
Busa yang dihasilkan dari facial wash pun biasa lebih sedikit, bahkan ada yang tidak berbusa sama sekali.

Sebaliknya, Facial Foam punya konsistensi yang lebih berat, kental, atau krim.
Sesuai namanya, produk ini dirancang untuk menghasilkan busa yang melimpah ruah saat digosok dengan air.
2. Kandungan di Dalamnya
Facial Foam umumnya mengandung surfaktan atau zat permbersih lebih banyak.
Karena itu, kulit bisa terasa ketarik atau kaku setelah cuci muka menggunakan facial foam.
Karena, facial foam ini tujuannya memang untuk mengangkat minyak berlebih secara total.
Sayangnya, pemakaian facial foam terlalu sering bisa bikin kulit kering dan kehilangan kelembapan alaminya.
Sementara itu, Facial Wash biasanya diformulasikan dengan lebih banyak bahan pelembap atau moisturizer.
Karena, facial wassh bertujuan menjaga kulit tetap terhidrasi meski kotoran terangkat ketika cuci muka.
3. Gentle vs Deep Cleansing
Kalau Anda sering motoran, kena debu, dan pakai full makeup setiap hari, Facial Foam adalah pilihan tepat.
Produk ini punya kemampuan deep cleansing alias membersihkan hingga ke pori-pori terdalam untuk mengangkat residu minyak dan kotoran.
Tapi, kalau Anda cuma di rumah saja atau kulitmu sensitif, Facial Wash lebih disarankan.
Karena, produk ini fungsinya membersihkan wajah secara lembut alias gentle tanpa merusak lapisan pelindung kulit.
4. Efek Setelah Pemakaian
Jika memakai Facial Foam, kulit biasanya terasa kesat, matte, segar, dan bebas minyak.
Namun hati-hati, jika terlalu kesat hingga terasa ketat, berarti surfaktannya terlalu keras untuk kulit Anda.
Jika memakai Facial Wash, kulit akan terasa bersih tapi tetap lembap, lembut, dan tidak licin berlebihan.
Karena itu, facial wash lebih aman dipakai sehari-hari untuk menjaga kelembapan kulit agar tidak dehidrasi.
Kesimpulannya, facial foam lebih cocok untuk pemilik kulit berminyak, berjerawat atau acne-prone, dan kombinasi.
Sedangkan, facial wash cocok untuk pemilik kulit kering, sensitif, dan normal.
khusus kulit sensitif, biasanya lebih cocok pakai facial wash berbentuk cair, bening, dan tanpa pewangi.
Melansir dari mybest, dr. Annisa Anjani, seorang dermatovenereologist pun menyarankan penggunaan Facial Foam bagi mereka yang butuh pembersihan mendalam atau deep cleansing karena kulit berminyak.