- Padel dan tenis sekilas terlihat mirip.
- Namun, keduanya memiliki perbedaan besar dalam aturan dan cara bermain.
- Kenali 6 perbedaan padel dan tenis sebelum mencobanya.
Suara.com - Pencarian tentang perbedaan padel dan tenis mengalami peningkatan pada tahun ini dan bahkan masuk ke dalam daftar Year in Search Google Trends.
Padel kerap dianggap mirip dengan tenis karena sama-sama menggunakan raket dan bola. Namun, hingga kini masih banyak orang yang bingung membedakannya.
Untuk menjawab rasa penasaran tersebut, penting memahami perbedaan padel dan tenis dari berbagai aspek, mulai dari jenis raket hingga teknik permainannya.
Berikut ini adalah penjelasan lengkap mengenai perbedaan padel dan tenis paling mendasar dan wajib dipahami pemula padel ataupun tenis.

1. Raket
Perbedaan pertama yang paling mendasar dan terlihat terletak pada raket yang digunakan. Raket padel memiliki ukuran lebih kecil dengan gagang yang lebih pendek, sehingga terasa lebih ringan dan mudah dikendalikan.
Tidak seperti raket tenis yang menggunakan senar, raket padel memiliki permukaan solid dengan lubang-lubang kecil. Desain ini berfungsi mengurangi hambatan angin sekaligus meningkatkan kontrol saat memukul bola.
Material raket padel umumnya terbuat dari fiberglass atau karbon dengan busa khusus di bagian kepala. Sementara itu, raket tenis dilengkapi senar yang memungkinkan pemain menghasilkan pukulan bertenaga dan penuh spin.
2. Jumlah Pemain
Baca Juga: Gimana Rasa Wasabi? Pedasnya Beda dari Cabai, Ini Penjelasannya
Padel hampir selalu dimainkan secara ganda, yaitu empat pemain yang terbagi ke dalam dua tim. Pola permainan ini menuntut komunikasi dan kerja sama yang solid.
Sebaliknya, tenis lebih fleksibel karena dapat dimainkan secara tunggal maupun ganda. Hal ini membuat tenis cocok bagi pemain yang ingin fokus pada kemampuan individu.
3. Lapangan
Dari segi ukuran, lapangan padel lebih kecil dibandingkan lapangan tenis. Lapangan padel berukuran sekitar 20 x 10 meter, sedangkan lapangan tenis lebih besar.
Ciri khas lapangan padel adalah adanya dinding atau kaca di sekeliling lapangan. Dinding ini bukan batas permainan, melainkan bisa dimanfaatkan untuk memantulkan bola.
4. Bola
Bola padel dan bola tenis terlihat mirip, tetapi memiliki karakter berbeda. Bola padel sedikit lebih kecil dengan tekanan udara yang lebih rendah.
Tekstur bola padel juga lebih lembut, sehingga pantulannya tidak secepat bola tenis. Hal ini membuat tempo permainan padel terasa lebih terkendali.
5. Teknik Dasar dan Cara Memukul Bola
Tenis dikenal dengan teknik pukulan yang beragam, seperti forehand, backhand, volley, dan smash. Serve tenis dilakukan dengan ayunan overhead yang mengandalkan kekuatan dan akurasi.
Berbeda dengan tenis, padel menggunakan serve bawah yang diawali dengan memantulkan bola ke lantai. Permainan padel lebih menekankan kontrol, penempatan bola, dan pemanfaatan pantulan dinding.
6. Sistem Skor dan Peraturan Pertandingan
Secara umum, sistem skor padel dan tenis menggunakan format yang sama, yaitu love, 15, 30, dan 40. Keduanya juga dimainkan dalam set yang terdiri dari beberapa game.
Namun, peraturan penggunaan dinding menjadi pembeda utama. Dalam padel, bola yang memantul ke dinding setelah menyentuh lapangan masih dianggap sah dan dapat dikembalikan, sesuatu yang tidak ditemukan dalam tenis.