Viral Kisah Pilu Aurelie Moeremans, Ini Ciri Pelaku Child Grooming yang Perlu Diwaspadai

Nur Khotimah

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:35 WIB
Viral Kisah Pilu Aurelie Moeremans, Ini Ciri Pelaku Child Grooming yang Perlu Diwaspadai
Selebritis Aurelie Moeremans (Instagram)

Suara.com - Aurelie Moeremans membuat pengakuan bahwa dirinya pernah menjadi korban grooming semasa remaja lewat bukunya yang berjudul "Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth".

"Buku ini adalah kisah nyata tentang aku. Tentang bagaimana aku digrooming waktu umur 15 tahun oleh seseorang yang usianya hampir dua kali umur aku," tulis Aurelie pada 3 Januari 2026 lalu.

"Tentang manipulasi, kontrol, dan proses pelan-pelan belajar menyelamatkan diri sendiri," lanjutnya.

Belajar dari kisah pilu Aurelie, para orang tua perlu mengetahui apa itu child grooming serta mewaspadai ciri-ciri pelakunya.

Child grooming adalah proses manipulasi yang dilakukan oleh orang dewasa atau individu yang lebih tua untuk membangun hubungan emosional dengan anak, dengan tujuan mengeksploitasi, menyalahgunakan, atau melakukan kekerasan seksual terhadap anak tersebut.

Proses ini biasanya berlangsung secara bertahap dan sering kali tidak disadari oleh korban maupun orang di sekitarnya.

Terlebih, biasanya pelaku tampil sebagai sosok yang ramah, peduli, dan dapat dipercaya.

Dalam era digital saat ini, child grooming tidak hanya terjadi secara langsung, tapi juga melalui media sosial, game online, aplikasi pesan instan, dan platform digital lainnya.

Pelaku memanfaatkan celah pengawasan orang tua dan kerentanan emosional anak untuk mendekati, memengaruhi, dan mengendalikan korban.

baca juga

Tahapan Child Grooming

Apa itu Child grooming (freepik)
Ilustrasi Child grooming (freepik)

Child grooming umumnya dilakukan melalui beberapa tahapan. Berikut adalah beberapa tahapan yang biasa dilakukan pelaku kepada korbannya:

  1. Pertama, pelaku menargetkan anak yang dianggap rentan, misalnya anak yang kesepian, kurang perhatian, memiliki masalah keluarga, atau aktif di dunia maya.
  2. Kedua, pelaku membangun kepercayaan dengan bersikap baik, memberikan pujian, hadiah, atau perhatian khusus.
  3. Ketiga, pelaku berusaha menciptakan ikatan emosional yang kuat agar anak merasa bergantung secara psikologis.
  4. Selanjutnya, pelaku mulai mengaburkan batasan, seperti membicarakan topik dewasa, meminta rahasia, atau melakukan sentuhan yang tidak pantas.
  5. Pada tahap akhir, pelaku melakukan eksploitasi atau kekerasan, baik secara fisik maupun daring.

Dampak child grooming pun sangat serius dan bersifat jangka panjang. Anak dapat mengalami trauma psikologis, rasa bersalah, kecemasan, depresi, gangguan kepercayaan, hingga gangguan kesehatan mental di masa dewasa.

Banyak korban merasa takut atau malu untuk melapor karena telah dimanipulasi untuk percaya bahwa apa yang terjadi adalah kesalahan mereka.

Oleh karena itu, pemahaman tentang child grooming menjadi sangat penting untuk pencegahan.

Ciri-Ciri Pelaku Child Grooming

Pelaku child grooming tidak selalu tampak mencurigakan. Justru, mereka sering kali terlihat "baik" di mata lingkungan. Berikut beberapa ciri umum pelaku yang perlu diwaspadai:

1. Memberikan perhatian berlebihan kepada anak

Pelaku sering memberikan pujian, hadiah, atau perlakuan istimewa yang tidak wajar dibandingkan orang dewasa lain.

2. Berusaha menghabiskan waktu sendirian dengan anak

Mereka mencari kesempatan untuk bersama anak tanpa pengawasan orang tua atau orang dewasa lain.

3. Mengaburkan batasan fisik dan emosional

Pelaku mungkin memulai dengan sentuhan yang tampak tidak berbahaya, seperti memeluk berlebihan, lalu meningkat secara bertahap.

4. Meminta anak menyimpan rahasia

Pelaku sering mengatakan bahwa hubungan atau percakapan mereka adalah "rahasia khusus" agar anak tidak bercerita kepada orang lain.

5. Menggunakan manipulasi emosional

Pelaku dapat berpura-pura sedih, marah, atau kecewa jika anak menolak permintaan mereka, sehingga anak merasa bersalah.

6. Aktif mendekati anak secara daring

Di dunia digital, pelaku sering berpura-pura menjadi teman sebaya, menggunakan identitas palsu, atau perlahan mengarahkan percakapan ke topik seksual.

7. Meremehkan peran orang tua atau pengasuh

Pelaku bisa menjelekkan orang tua agar anak merasa hanya pelaku yang memahami dan peduli padanya.

Pencegahan Child Grooming

Pencegahan child grooming memerlukan peran aktif orang tua, pendidik, dan masyarakat. Orang tua perlu membangun komunikasi terbuka dengan anak, mengajarkan batasan tubuh, serta mengedukasi anak tentang bahaya interaksi daring.

Anak juga perlu diyakinkan bahwa mereka dapat bercerita tanpa takut disalahkan. Selain itu, pengawasan penggunaan internet dan media sosial menjadi langkah penting di era digital.

Child grooming adalah bentuk kejahatan serius yang sering tersembunyi di balik sikap ramah dan perhatian palsu.

Dengan memahami apa itu child grooming dan mengenali ciri-ciri pelakunya, masyarakat dapat lebih waspada dan berperan aktif dalam melindungi anak-anak.

Kesadaran, edukasi, dan keberanian untuk melapor adalah kunci utama dalam mencegah serta memutus rantai kejahatan ini.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Film Aurel Moeremans yang Wajib Masuk Wishlist Tontonanmu

5 Film Aurel Moeremans yang Wajib Masuk Wishlist Tontonanmu

Your Say | Selasa, 13 Januari 2026 | 17:55 WIB

Dikaitkan dengan Buku Aurelie, Roby Tremonti Nangis-Nangis Minta Diundang ke Podcast Denny Sumargo

Dikaitkan dengan Buku Aurelie, Roby Tremonti Nangis-Nangis Minta Diundang ke Podcast Denny Sumargo

Entertainment | Selasa, 13 Januari 2026 | 15:34 WIB

Viral Memoar Broken Strings Aurelie Moeremans, Apa Itu Grooming dan Bagaimana Cara Mendeteksinya?

Viral Memoar Broken Strings Aurelie Moeremans, Apa Itu Grooming dan Bagaimana Cara Mendeteksinya?

Lifestyle | Selasa, 13 Januari 2026 | 15:26 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×