6 Alasan Budaya Patriarki Bikin Predator Child Grooming Leluasa, Diungkap Psikolog Anak

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 14 Januari 2026 | 17:52 WIB
6 Alasan Budaya Patriarki Bikin Predator Child Grooming Leluasa, Diungkap Psikolog Anak
Buku Aurelie Moeremans, Broken Strings [Instagram]
baca 10 detik
  • Budaya patriarki disebut memicu ketimpangan kuasa yang memudahkan praktik child grooming.

  • Anak sering dididik menjadi penurut sehingga kehilangan kesadaran akan batasan diri.

  • Pola pikir sosial cenderung menyalahkan korban dan memaklumi perilaku predator laki-laki.

Akibatnya, mereka tidak terlatih untuk memiliki boundary awareness atau kesadaran akan batasan diri.

3. Kebiasaan Menyalahkan Korban atau Victim Blaming

Pola pikir patriarki sering kali mengalihkan tanggung jawab dari pelaku ke korban.

Misalnya, anak yang menjadi korban sering kali justru mendapat pertanyaan mengapa tak menolak atau disalahkan caranya berpakaian.

Hal tersebut aalah bentuk distorsi cara berpikir untuk menjaga rasa aman palsu di masyarakat.

Dampaknya, pelaku tetap melenggang tanpa sanksi yang memberikan efek jera. Sedangkan, korban justru dipojokkan dan dikucilkan.

4. Pendidikan Seks Dianggap Tabu, Tapi Naluri Laki-Laki Dimaklumi

Budaya ini menciptakan kondisi yang disebut Perfect Storm, di mana pendidikan seks dianggap tabu sehingga anak tidak punya bahasa untuk melapor jika tubuhnya disentuh.

Di sisi lain, perilaku seksual laki-laki dewasa sering dimaklumi sebagai insting atau bawaan.

baca juga

Hal ini menjadi ruang aman bagi predator, karena mereka tahu korban tidak akan dipercaya saat bicara.

5. Label Anak Sudah Dewasa Sebelum Waktunya Sebagai Jebakan

Predator sering kali melabeli anak yang menjadi korban sudah matang atau dewasa dibandingkan anak seumurannya.

Pelaku juga bisa saja melontarkan pujian bahwa hanya korban yang bisa memahaminya.

Secara ilmiah, perilaku itu disebut adultification bias.

Label ini digunakan untuk menghapus fakta bahwa relasi tersebut sangat tidak setara.

Padahal, kematangan kognitif anak tidak sama dengan kapasitas orang dewasa untuk memberikan persetujuan secara emosional dan seksual.

6. Anak Perempuan Dilatih Jadi People Pleaser

Sejak kecil, banyak anak perempuan dididik untuk selalu menyenangkan orang lain, tidak boleh kasar, dan jangan mengecewakan orang lain.

Dalam psikologi relasi, hal ini meningkatkan risiko freeze response, kondisi di mana anak hanya bisa diam dan menurut saat terancam.

"Grooming tidak butuh perlawanan fisik, cukup anak yang dilatih untuk tidak bisa menolak," tegas Anastasia.

Menurut Anas Satriyo, child grooming berhasil bukan karena anak itu lemah, melainkan karena lingkungan sosial dan budaya patriarki membungkam sinyal bahaya yang seharusnya melindungi mereka.

Membongkar pola pikir patriarki adalah langkah penting untuk memutus rantai eksploitasi pada anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buku Broken Strings Aurelie Moeremans Baca di Mana? Ini Link yang Resmi dan Gratis

Buku Broken Strings Aurelie Moeremans Baca di Mana? Ini Link yang Resmi dan Gratis

Lifestyle | Rabu, 14 Januari 2026 | 16:54 WIB

Roby Tremonti Desak Aurelie Moeremans Bongkar Identitas Sosok Bobby di Memoar Broken Strings

Roby Tremonti Desak Aurelie Moeremans Bongkar Identitas Sosok Bobby di Memoar Broken Strings

Entertainment | Rabu, 14 Januari 2026 | 15:20 WIB

Beda dengan Cerai, Apa Itu Annulment dan Status Liber yang Diperoleh Aurelie Moeremans?

Beda dengan Cerai, Apa Itu Annulment dan Status Liber yang Diperoleh Aurelie Moeremans?

Lifestyle | Rabu, 14 Januari 2026 | 16:23 WIB

Kenapa Pelaku Child Grooming Sering Denial? Psikolog Anak Ungkap 10 Pola Pikir Ini

Kenapa Pelaku Child Grooming Sering Denial? Psikolog Anak Ungkap 10 Pola Pikir Ini

Lifestyle | Rabu, 14 Januari 2026 | 14:50 WIB

Usai Baca Buku Aurelie Moeremans, Jessica Iskandar Ungkap Cerita Pribadi

Usai Baca Buku Aurelie Moeremans, Jessica Iskandar Ungkap Cerita Pribadi

Your Say | Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00 WIB

Profil Aurelie Moeremans, Aktris Multitalenta di Balik Buku Broken Strings

Profil Aurelie Moeremans, Aktris Multitalenta di Balik Buku Broken Strings

Your Say | Rabu, 14 Januari 2026 | 15:25 WIB

Terkini

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 22:21 WIB

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

Lewat Sinergi BRI Group, Jutaan Perempuan Indonesia Sukses Mandiri Secara Finansial

Lewat Sinergi BRI Group, Jutaan Perempuan Indonesia Sukses Mandiri Secara Finansial

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:10 WIB

KPK Telusuri Siapa Pemberi Perintah Kasus Suap ATR/BPN

KPK Telusuri Siapa Pemberi Perintah Kasus Suap ATR/BPN

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 22:08 WIB

Zulhas Sampai Ucap 'Hoaks' Tiga Kali! Bantah Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol Bahas RUU Pemilu

Zulhas Sampai Ucap 'Hoaks' Tiga Kali! Bantah Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol Bahas RUU Pemilu

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:05 WIB

×