Jadi Buruan Pecinta Durian, 5 Alasan Harga Durian Musang King Sangat Mahal

Farah Nabilla, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:04 WIB
Jadi Buruan Pecinta Durian, 5 Alasan Harga Durian Musang King Sangat Mahal
Ilustrasi durian Musang King (Freepik)
baca 10 detik
  • Durian Musang King memiliki daging tebal, biji kecil, dan rasa manis-pahit.

  • Harga mahal dipicu oleh perawatan pohon yang sulit dan biaya impor.

  • Varietas D-197 asal Malaysia ini sangat populer di pasar global sejak 2010.

Suara.com - Di tengah musim durian seperti sekarang, durian Musang King mungkin cukup jadi buruan untuk sejumlah pecinta durian.

Durian asal Malaysia ini selalu berhasil menggoda selera meski harganya seringkali tidak masuk akal.

Jika durian lokal seperti Montong atau Petruk bisa didapatkan dengan harga yang relatif terjangkau, Musang King justru dibanderol dengan harga fantastis.

Di pasaran Indonesia, harga durian Musang King bisa mencapai Rp450 ribu hingga Rp500 ribu per kilogram. Tak jarang, durian ini bisa menembus harga jutaan rupiah untuk kualitas yang super.

Lantas, apa sih yang membuat durian Musang King begitu mahal dan isimewa?

1. Kualitas Rasa Premium yang Sulit Ditandingi

Ilustrasi durian. (Pixabay)
Ilustrasi durian Musang King. (Pixabay)

Alasan utama durian Musang King ini harganya sangat mahal, karena rasanya.

Musang King yang bisa disebut rajanya durian ini menawarkan sensasi makan durian yang berbeda.

Daging buahnya sangat tebal, berwarna kuning keemasan, teksturnya sangat lembut dan creamy layaknya krim segar.

baca juga

Berbeda dengan durian lain, Musang King memiliki perpaduan rasa manis legit dengan sentuhan sedikit pahit di akhir.

Aromanya pun sangat khas, seperti kombinasi antara vanila, karamel, hingga nangka.

Ditambah lagi, bijinya yang sangat kecil membuat penikmat durian sangat puas memakan dagingnya yang montok.

2. Perawatan Pohon yang Rewel dan Ekstra

Pohon durian Musang King juga lebih rewel dibandingkan pohon durian lainnya, karena membutuhkan kondisi tanah yang gembur dan lembap.

Di Indonesia, kebun Musang King baru bisa ditemukan di beberapa titik seperti Klaten dan Lumajang.

Tak hanya soal tanah, pohon Musang King juga dikenal rentan terkena penyakit kanker batang yang menyebabkan daun rontok dan batang mengering.

Perawatan intensif inilah yang membuat biaya produksi membengkak, yang ujung-ujungnya berimbas pada harga jual buahnya.

3. Popularitas Global

Melansir Durian Delivery SG, nama asli varietas ini adalah 'Mao Shan Wang' yang berarti Raja Kucing.

Nama ini diambil dari lokasi asalnya di Malaysia yang dekat dengan gunung tempat tinggal banyak musang.

Dikenalkan pertama kali pada tahun 1990 dan resmi terdaftar di Kementerian Pertanian Malaysia dengan kode D-197, popularitasnya meledak pada tahun 2010.

Saat itu, pengusaha China mulai mempromosikannya secara besar-besaran, membuat permintaan dunia, termasuk Indonesia terhadap durian Musang King meningkat tajam hingga sekarang.

4. Ketersediaannya Terbatas

Meski peminatnya di Indonesia membeludak, pasokan Musang King masih sangat terbatas.

Sebagian besar stok yang ada di supermarket atau toko buah premium masih harus diimpor dari Malaysia.

Biaya logistik, pajak impor, ditambah ketersediaan barang yang tidak sebanyak durian lokal, otomatis membuat harganya melambung tinggi.

Dalam dunia ekonomi, semakin langka sebuah barang sementara peminatnya banyak, maka harganya akan semakin tinggi.

5. Proses Panen yang Sangat Hati-hati

Kualitas Musang King sangat dijaga mulai dari bibit hingga proses pemetikan.

Agar tekstur daging tetap kenyal dan tidak rusak, proses panen harus dilakukan dengan sangat hati-hati oleh tenaga ahli.

Semua tenaga ekstra ini tercermin dalam harga setiap kilogramnya yang kita bayar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terima Bantuan Dari 'Langit', Warga Desa Ekan Aceh Berikan Durian ke TNI AU

Terima Bantuan Dari 'Langit', Warga Desa Ekan Aceh Berikan Durian ke TNI AU

Video | Selasa, 30 Desember 2025 | 10:39 WIB

Warga Malaysia Bikin Geger di Apartemen Paris Gara-gara Durian, Netizen: Coba Goreng Ikan Asin

Warga Malaysia Bikin Geger di Apartemen Paris Gara-gara Durian, Netizen: Coba Goreng Ikan Asin

Tekno | Selasa, 18 November 2025 | 16:07 WIB

Buah Durian Mau Diklaim Malaysia Jadi Buah Nasional, Indonesia Merespons: Kita Rajanya!

Buah Durian Mau Diklaim Malaysia Jadi Buah Nasional, Indonesia Merespons: Kita Rajanya!

News | Senin, 17 November 2025 | 13:49 WIB

Review Novel Pasta Kacang Merah: Terkait Luka Panjang Penyintas Lepra

Review Novel Pasta Kacang Merah: Terkait Luka Panjang Penyintas Lepra

Your Say | Kamis, 05 Juni 2025 | 12:55 WIB

Viral Pengantin Ubah Tradisi Lempar Bunga Jadi Lempar Durian, Netizen Ngamuk vs Ngakak

Viral Pengantin Ubah Tradisi Lempar Bunga Jadi Lempar Durian, Netizen Ngamuk vs Ngakak

Lifestyle | Rabu, 26 Februari 2025 | 17:26 WIB

Durian Indonesia Siap Mendunia: Intip Strategi dan Inovasi dari AA Kadu

Durian Indonesia Siap Mendunia: Intip Strategi dan Inovasi dari AA Kadu

Lifestyle | Selasa, 18 Februari 2025 | 14:30 WIB

Terkini

Pertamina Bawa Semangat Grand Prix of Indonesia 2026 ke Masyarakat

Pertamina Bawa Semangat Grand Prix of Indonesia 2026 ke Masyarakat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:08 WIB

Rp31,1 Triliun Disiapkan, PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027

Rp31,1 Triliun Disiapkan, PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027

News | Senin, 14 September 2026 | 14:08 WIB

Mining Indonesia 2026, Castrol Bahas Keandalan Alat Berat Tambang

Mining Indonesia 2026, Castrol Bahas Keandalan Alat Berat Tambang

Foto | Senin, 14 September 2026 | 14:05 WIB

Membaca, Memahami, dan Merefleksi: Seni Menjaga Fokus di Tengah Serbuan Gawai

Membaca, Memahami, dan Merefleksi: Seni Menjaga Fokus di Tengah Serbuan Gawai

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:05 WIB

Kejagung Siap Ladeni Kasasi Ibrahim Arief di Kasus Chromebook

Kejagung Siap Ladeni Kasasi Ibrahim Arief di Kasus Chromebook

News | Senin, 14 September 2026 | 14:01 WIB

Kembangkan Kasus Suap Proyek Bengkulu, KPK Geledah Rumah Adi Sumarta dan Sita Bukti Elektronik

Kembangkan Kasus Suap Proyek Bengkulu, KPK Geledah Rumah Adi Sumarta dan Sita Bukti Elektronik

News | Senin, 14 September 2026 | 13:59 WIB

Betrand Peto Bantah Lakukan Pelecehan Seksual: ANW Tiba-Tiba Masuk ke Ruang Karaoke

Betrand Peto Bantah Lakukan Pelecehan Seksual: ANW Tiba-Tiba Masuk ke Ruang Karaoke

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 13:57 WIB

Kisah Ketangguhan Komunitas Indonesia Bersinar di Inspiring Asia Micro Film Festival 2026

Kisah Ketangguhan Komunitas Indonesia Bersinar di Inspiring Asia Micro Film Festival 2026

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 13:55 WIB

Aksi Licik Copet di Konser Band Kotak: Tebar Gas 'Kentut' Demi Bikin Panik Penonton

Aksi Licik Copet di Konser Band Kotak: Tebar Gas 'Kentut' Demi Bikin Panik Penonton

News | Senin, 14 September 2026 | 13:50 WIB

BGN Siapkan Sistem Marketplace MBG: Kejar Pengadaan, Keracunan Terabaikan?

BGN Siapkan Sistem Marketplace MBG: Kejar Pengadaan, Keracunan Terabaikan?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 13:50 WIB

×