Suara.com - Langkah Prilly Latuconsina mengaktifkan fitur Open to Work di LinkedIn sukses mengundang rasa penasaran publik.
Banyak yang tak menyangka, sosok yang dikenal sukses di dunia hiburan sekaligus bisnis ini justru membuka diri terhadap peluang kerja baru layaknya pencari kerja pada umumnya.
"Jangan kaget dulu ya. Aku menyalakan badge #OpenToWork bukan karena kekurangan aktivitas, tapi karena lagi ingin belajar hal baru," tulis Prilly, dikutip Senin, 26 Januari 2026.
Ia juga mengungkapkan ketertarikannya mencoba pengalaman berbeda, seperti offline sales, bertemu langsung dengan konsumen, hingga memahami bagaimana sebuah produk benar-benar diterima di lapangan.
Unggahan tersebut langsung viral dan menuai beragam respons, bahkan banyak yang penasaran dengan kekayaan Prilly Latuconsina.
Lantas, sebenarnya dari mana saja sumber kekayaan Prilly Latuconsina selama ini? Berikut ulasan lengkapnya.
Sumber Kekayaan Prilly Latuconsina

Walau nominal kekayaan Prilly Latuconsina tidak pernah diungkap secara terbuka, berbagai sumber menyebut penghasilannya datang dari sejumlah bidang berikut:
1. Karier di Industri Hiburan
Dunia hiburan menjadi fondasi awal kesuksesan Prilly. Ia memulai karier dari sinetron dan FTV, lalu melesat ke film layar lebar dan musik.
Dari profesinya sebagai aktris, Prilly disebut pernah menerima bayaran hingga sekitar Rp1 miliar untuk sekali syuting film. Selain itu, ia juga memperoleh pemasukan dari royalti, tampil di berbagai acara, termasuk aktivitas menyanyi.
Kiprahnya di industri hiburan bahkan membawanya masuk daftar Forbes 30 Under 30 Asia kategori Entertainment and Sports.
2. YouTube Adsense
Prilly juga mengelola kanal YouTube pribadi dengan jutaan subscriber. Konten yang ia bagikan beragam, mulai dari vlog keseharian, wawancara, hingga cuplikan di balik layar proyek film.
Lewat platform ini, Prilly diperkirakan meraih penghasilan puluhan juta rupiah setiap bulan. Secara tahunan, nominalnya bisa mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah.
3. Produksi dan Investasi Film
Tak hanya tampil di depan kamera, Prilly juga aktif sebagai produser. Ia sempat menjadi Co-Founder dan Executive Producer di Sinemaku Pictures, rumah produksi yang melahirkan sejumlah film sukses, salah satunya Kukira Kau Rumah.
Peran sebagai produser memberinya peluang pendapatan yang lebih besar dibanding hanya berakting. Selain keuntungan finansial, Prilly juga terlibat langsung dalam proses kreatif dan pengambilan keputusan strategis, termasuk pendanaan proyek.
4. Endorsement dan Brand Ambassador
Dengan lebih dari 56 juta pengikut di Instagram, Prilly menjadi incaran banyak brand besar. Ia kerap dipercaya sebagai brand ambassador maupun endorser untuk berbagai produk, mulai dari kosmetik, fashion, hingga kebutuhan sehari-hari. Tarif endorsement per unggahan disebut mencapai puluhan juta rupiah, belum termasuk kontrak jangka panjang.
5. Bisnis Kuliner dan Produk Konsumen
Prilly juga merambah dunia bisnis dengan serius. Ia mengelola beberapa usaha kuliner seperti La Joie Bakery Cafe dan restoran Nona Picknick. Selain itu, ia memiliki produk minuman kolagen BeforeAfterMe serta brand fashion Rebel Princess.
Tak berhenti di situ, Prilly juga mendirikan brand perhiasan ILY Gold. Seluruh bisnis ini ia promosikan secara aktif lewat media sosial, sehingga mampu menjangkau pasar yang luas dan menciptakan pemasukan yang relatif stabil.
6. Bisnis Penyewaan Kapal Pesiar
Salah satu langkah bisnis Prilly yang cukup unik adalah mendirikan Salaya Yacht, perusahaan penyewaan kapal pesiar mewah. Di sini, ia menjabat sebagai Founder sekaligus Chief Marketing Officer. Bisnis ini menyasar kalangan menengah atas dan wisatawan yang ingin menikmati pengalaman eksklusif di laut.
7. Aset Properti dan Barang Mewah
Kekayaan Prilly juga terlihat dari aset yang dimilikinya. Ia diketahui membangun rumah mewah dengan nilai sekitar Rp20 miliar. Pada 2024 lalu, ia juga membeli kapal pesiar pribadi seri Merry Fisher 795 yang ditaksir seharga Rp2,5 miliar.
Itulah gambaran kekayaan Prilly Latuconsina yang baru-baru ini mengaktifkan badge Open to Work di LinkedIn. Meski telah memiliki beragam sumber penghasilan yang menjanjikan, Prilly tetap menunjukkan semangat untuk terus belajar dan mencoba hal baru di luar zona nyamannya.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas