Tulisan Arab:
اللَّهُمَّ أَدْخِلْهُ عَلَيْنَا بِالأَمْنِ وَالإِيْمَانِ، وَالسَّلَامَةِ وَالإِسْلَامِ، وَجِوَارٍ مِنَ الشَّيْطَانِ، وَرِضْوَانٍ مِنَ الرَّحْمَنِ
Latin:
Allâhumma adkhilhu ‘alainâ bil-amni wal-îmân, was-salâmati wal-islâm, wa jiwârim minasysyaithân, wa ridhwânim minar-Rahmân.
Artinya:
“Ya Allah, masukkanlah kami ke bulan ini dengan rasa aman, iman, keselamatan, dan Islam. Lindungilah kami dari gangguan setan dan anugerahkan kepada kami rida-Mu.”
Doa Taubat di Bulan Syaban
Syaban juga dikenal sebagai waktu terbaik untuk memperbanyak taubat sebelum Ramadhan tiba. Dalam ilmu tasawuf, taubat adalah pintu utama menuju kedekatan dengan Allah. Salah satu doa taubat yang dianjurkan untuk dibaca di bulan ini adalah doa berikut.
Tulisan Arab:
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ ظَلَمْتُ نَفْسِيْ ظُلْمًا كَثِيْرًا، وَلَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ، فَاغْفِرْ لِيْ مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ، وَارْحَمْنِيْ إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
Latin:
Allâhumma innî dzhalamtu nafsî dzulman katsîrâ, wa lâ yaghfirudz-dzunûba illâ anta. Faghfir lî maghfiratan min ‘indik, warhamnî innaka antal-Ghafûrur-Rahîm.
Artinya:
“Ya Allah, sungguh aku telah banyak menzalimi diriku sendiri, dan tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau. Maka ampunilah aku dengan ampunan dari sisi-Mu dan rahmatilah aku. Sungguh Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
Doa Bulan Syaban Menuju Ramadan
Syaban merupakan pintu gerbang menuju Ramadhan. Oleh sebab itu, para ulama menganjurkan doa khusus di akhir bulan Syaban. Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki dalam kitab Madza fi Sya'ban menjelaskan pentingnya berdoa agar Ramadhan disambut dengan kesiapan lahir dan batin.
Tulisan Arab (ringkas):
اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ
اَللّٰهُمَّ اخْتِمْ لَنَا فِي شَهْرِ شَعْبَانَ بِغُفْرَانِ الذُّنُوبِ، وَفَرَحَةِ الْقُلُوبِ
Latin:
Allâhumma bârik lanâ fî Rajaba wa Sya‘bân wa ballighnâ Ramadhân. Allâhumma ikhtim lanâ fî syahri Sya‘bân bi ghufrânidz-dzunûbi wa farhatil qulûb.
Artinya:
“Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Syaban serta pertemukanlah kami dengan Ramadhan. Ya Allah, tutuplah bulan Syaban kami dengan ampunan dosa dan kebahagiaan hati.”
Demikian itu doa bulan Syaban yang dapat dibaca kapan saja, terutama di waktu-waktu mustajab seperti sepertiga malam, setelah salat fardu, atau di pagi dan sore hari. Dengan memperbanyak doa di bulan Syaban, umat Islam diharapkan mampu menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih, iman yang kuat, dan kesiapan spiritual yang matang.
Kontributor : Mutaya Saroh