Es Gabus Terbuat dari Apa? Bukan dari Spons, Ternyata Ini Bahan Utamanya

Yasinta Rahmawati

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:14 WIB
Es Gabus Terbuat dari Apa? Bukan dari Spons, Ternyata Ini Bahan Utamanya
Es Gabus Terbuat dari Apa? (Instagram/@resep_kuebunda)

Suara.com - Baru-baru ini media sosial dihebohkan dengan viralnya kisah penjual es gabus yang dituding menggunakan bahan dasar spons di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Aparat kepolisian pun menindak lanjuti temuan itu dengan melakukan pemeriksaan terhadap sampel es kue gabus untuk memastikan keamanannya.

Dari hasil pemeriksaan awal dan lanjutan, menyatakan bahwa es kue gabus aman dan layak dikonsumsi. Selain itu, es gabus yang dijual tidak menggunakan bahan berbahaya seperti spons atau Polyurethane Foam (PU Foam).

Di balik kasus viral ini, sebenarnya es gabus terbuat dari apa dan bagaimana cara membuatnya?

Sebelum mengetahui bahan-bahan pembuatannya, mari kita menggali lebih dalam tentang es gabus. Yuk, simak!

Mengenal Es Gabus

Pertama kali populer di Indonesia di era tahun 1970-an, jajanan satu ini dikenal dengan sebutan "es krim gabus" atau "ice cream wafer".

Viral pedagang es gabus di Johar Baru, Jakarta Pusat dituduh jual spon. (bidik layar video YouTube)
Viral pedagang es gabus di Johar Baru, Jakarta Pusat dituduh jual spon. (bidik layar video YouTube)

Meski begitu, tidak diketahui secara jelas di daerah mana es gabus berasal. Terdapat sumber yang menyatakan, es gabus berasal dari Yogyakarta, namun ada pula yang menyebut dari Pontianak, Kalimantan Barat.

Es kue atau es gabus sendiri merupakam jajanan tradisional yang dibuat dengan bahan dasar tepung dan santan yang dibekukan, lalu dipotong-potong kotak kecil sebelum dijual.

Istilah “gabus” sama sekali tidak merujuk pada bahan baku pembuatannya, namun digunakan karena teksturnya yang ringan, berpori, serta empuk saat digigit. Berkat teksturnya itulah, es ini dianggap seolah menyerupai gabus atau spons, hingga akhirnya dikenal dengan nama es gabus.

baca juga

Tampilan es gabus umumnya berbentuk balok panjang yang dipotong kecil. Warnanya cenderung cerah, seperti kuning, merah muda, hijau, biru, atau cokelat, tergantung pada pewarna makanan yang digunakan. Es satu ini umumnya dibungkus demgan plastik kecil tanpa tusuk dan dijajakan secara keliling.

Es Gabus Terbuat dari Apa?

Es gabus adalah jajanan jadul yang terbuat dari tepung hunkwe. Diketahui, tepung hunkwe sendiri merupakan tepung yang terbuat dari kacang hijau.

Bahan makanan ini memiliki tekstur yang lebih lembut, halus, dan berwarna putih dengan sedikit transparan usai diolah. Tepung hunkwe terkenal lantaran dapat memberi efek kenyal pada makanan.

Proses pembuatan tepung ini sendiri dilakukan dengan cara mengeringkan dan menggiling kacang hijau sampai menjadi bubuk halus.

Jika dibandingkan dengan tepung maizena, tapioka dan terigu biasa, tekstur hunkwe sedikit lebih kasar, namun saat diolah, hasilnya jadi lebih kenyal dan licin. 

Tepung hunkwe memiliki fungsi utama sebagai pengental, pembentuk tekstur, serta penambah kekenyalan pada berbagai jenis masakan, seperti bubur, kue, hingga saus. Bahkan, kekenyalan yang dihasilkan dari tepung ini menjadi ciri khas dalam berbagai jajanan tradisional Indonesia, termasuk es gabus jadul.

Resep Es Gabus Jadul

Terbuat dari campuran tepung hunkwe, santan, gula dan pewarna makanan, es gabus jadul diolah hingga menghasilkan tekstur lembut yang menggugah selera. Yuk, simak cara membuat es gabus yang enak dibawah!

Bahan-Bahan Es Gabus Jadul

  • 60 gram tepung hunkwe
    25 ml santan kental
    600 ml air tebu atau air gula
    1/4 sdt garam
    Pewarna makanan sesuai selera

Cara Membuat Es Gabus

  1. Masukkan tepung hunkwe ke dalam wadah. Lalu, tuang 100 ml air tebu atau air gula dan aduk merata menggunakan spatula.
  2. Tuang sisa air tebu atau gula ke dalam panci bersamaan dengan santan, garam, dan pewarna makanan. Masak menggunakan api sedang sembari terus diaduk hingga mendidih. Matikan api sesaat.
  3. Masukkan tepung hunkwe yang sudah dilarutkan ke dalam panci. Aduk hingga tercampur merata, lalu nyalakan kembali apinya.
  4. Masak lagi adonan dengan api sedang hingga meletup-letup. Jika sudah demikian, segera angkat lalu dinginkan.
  5. Tuang adonan ke dalam loyang yang telah dialasi dengan plastik. Ratakan, lalu biarkan adonan mengeras dengan sendirinya.
  6. Langkah selanjutnya, potong-potong adonan dengan ketebalan kurang lebih 1—2 cm. Bungkus masing-masing adonan menggunakan plastik.
  7. Tata di atas loyang dan masukkan adonan yang telah dikemas ke dalam freezer, lalu biarkan dingin dan membeku. (Simpan kurang lebih selama 5 jam atau tergantung suhu yang digunakan)
  8. Es gabus jadul siap dinikmati!

Tips Membuat Es Gabus Jadul Anti Gagal

1. Disarankan menggunakan air tebu daripada air gula. Pasalnya, air tebu memiliki rasa manis yang lebih alami, sehingga baik dan sehat untuk tubuh. Selain itu, rasa manisnya lebih tahan lama, lho.

2. Saat memasak adonan, jangan menggunakan api yang terlalu kecil atau besar. Jika apinya terlalu kecil, mengolah adonan bakal lebih lama. Sementara, jika apinya kebesaran ditakutkan adonan malah jadi hangus.

3. Potong adonan es gabus dengan ketebalan sama rata. Jangan terlalu tebal ataupun tipis. Ketebalan yang disarankan 1 sampai 2 cm.

Itulah informasi seputar es gabus terbuat dari apa lengkap dengan resep dan cara pembuatannya. Jika tertarik membuatnya, kamu bisa mengukuti resep di atas!

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fitnah Berujung Berkah, Penjual Es Gabus yang Dianiaya Aparat Kini Dihadiahi Motor dan Sembako

Fitnah Berujung Berkah, Penjual Es Gabus yang Dianiaya Aparat Kini Dihadiahi Motor dan Sembako

Entertainment | Rabu, 28 Januari 2026 | 10:54 WIB

Hotman Paris Pasang Badan, Siap Kirim 10 Pengacara Bela Penjual Es Gabus yang Dianiaya Aparat

Hotman Paris Pasang Badan, Siap Kirim 10 Pengacara Bela Penjual Es Gabus yang Dianiaya Aparat

Entertainment | Rabu, 28 Januari 2026 | 10:43 WIB

7 Fakta Nyesek Pedagang Es Gabus Johar Baru: Dituduh Jual Spon, Kini Ngaku Dianiaya Aparat

7 Fakta Nyesek Pedagang Es Gabus Johar Baru: Dituduh Jual Spon, Kini Ngaku Dianiaya Aparat

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 09:47 WIB

Terkini

4 Shio Diprediksi Paling Hoki setelah 14 September 2026, Hidup Makin Mudah

4 Shio Diprediksi Paling Hoki setelah 14 September 2026, Hidup Makin Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 18:55 WIB

Gebrakan Baru! Sinema Desa Resmi Disulap Jadi Motor Ekonomi Baru di 2026

Gebrakan Baru! Sinema Desa Resmi Disulap Jadi Motor Ekonomi Baru di 2026

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:54 WIB

Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap

Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:50 WIB

Tutorial Menghitung Volume dan Luas Permukaan Tabung Tanpa Tutup

Tutorial Menghitung Volume dan Luas Permukaan Tabung Tanpa Tutup

Tekno | Minggu, 13 September 2026 | 18:48 WIB

Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?

Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 18:45 WIB

Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Tetap Sehat dan Skin Barrier Terjaga

Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Tetap Sehat dan Skin Barrier Terjaga

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 18:42 WIB

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:37 WIB

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:30 WIB

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

×