Dari Santan hingga Nata de Coco, Produk Turunan Kelapa Kian Digemari Dapur Indonesia

Vania Rossa

Jum'at, 13 Februari 2026 | 20:46 WIB
Dari Santan hingga Nata de Coco, Produk Turunan Kelapa Kian Digemari Dapur Indonesia
Ilustrasi kelapa dan santan. (Freepik)
baca 10 detik
  • Produk turunan kelapa, khususnya santan siap pakai dan nata de coco, meraih penghargaan di Top Brand Award 2026.
  • Santan siap pakai KARA memenangkan Top Brand 100 2026 dengan TBI 86,80 persen sebagai solusi praktis memasak.
  • Keberhasilan ini menegaskan relevansi kelapa dalam kuliner tradisional maupun tren minuman serta dessert modern Indonesia.

Suara.com - Kelapa sejak lama jadi harta karun dapur Indonesia. Dari ujung Sumatra sampai Papua, olahan berbasis kelapa hadir dalam berbagai hidangan, mulai dari rendang, opor, gulai, kolak, sampai deretan minuman segar dan dessert kekinian.

Kini, di tengah gaya hidup yang makin praktis, produk turunan kelapa juga ikut berevolusi. Tak lagi sebatas perasan santan tradisional, hadir berbagai inovasi seperti santan siap pakai hingga nata de coco dalam kemasan modern yang memudahkan aktivitas memasak maupun kreasi minuman.

Tak heran jika kategori produk turunan kelapa terus menunjukkan performa kuat di pasar. Salah satu indikatornya terlihat dari ajang Top Brand Award 2026, di mana merek KARA meraih dua penghargaan sekaligus: Top Brand 100 2026 untuk kategori Santan Siap Pakai dengan Top Brand Index (TBI) 86,80 persen, serta Top Brand 2026 untuk kategori Nata de Coco.

Santan: Dari Dapur Tradisional ke Solusi Praktis

Santan adalah elemen penting dalam banyak masakan Nusantara. Namun, proses memeras kelapa segar sering kali memakan waktu dan tenaga. Kehadiran santan siap pakai menjadi solusi praktis tanpa harus mengorbankan rasa.

Dengan teknologi kemasan aseptik, santan bisa lebih tahan lama dan higienis. Ini membuatnya fleksibel untuk kebutuhan rumahan hingga pelaku usaha kuliner dan UMKM.

Menurut Andiyanto Lie, Sales and Marketing Director PT Kara Santan Pertama, pencapaian tersebut menjadi bentuk kepercayaan konsumen terhadap kualitas dan konsistensi produk berbasis kelapa.

“Penghargaan ini bukan sekadar pencapaian indeks, tetapi validasi atas konsistensi kami dalam menjaga kualitas, memperluas distribusi, serta menghadirkan inovasi yang relevan bagi kebutuhan konsumen Indonesia,” ujarnya.

Penghargaan untuk produk turunan kelapa. (Dok. KARA)
Penghargaan untuk produk turunan kelapa. (Dok. KARA)

Angka Top Brand Index 86,80 persen pada kategori santan siap pakai menunjukkan tingginya tingkat awareness, loyalitas, dan preferensi konsumen. Artinya, produk turunan kelapa tetap menjadi bagian penting dalam keseharian masyarakat.

baca juga

Nata de Coco: Favorit Minuman dan Dessert

Selain santan, nata de coco juga menjadi produk turunan kelapa yang tak kalah populer. Teksturnya yang kenyal dan segar menjadikannya pelengkap berbagai minuman, es buah, hingga dessert modern seperti pudding, yogurt bowl, dan minuman kekinian.

Permintaan nata de coco cenderung meningkat saat momen Ramadan dan Lebaran, ketika minuman segar dan hidangan pencuci mulut menjadi sajian wajib di meja keluarga.

Keberhasilan produk nata de coco meraih predikat Top Brand 2026 memperlihatkan bahwa produk berbasis kelapa tak hanya kuat di ranah tradisional, tetapi juga relevan dalam tren kuliner modern.

Estafet Warisan Rasa

Di balik performa pasar tersebut, ada upaya menjaga kesinambungan antara tradisi dan generasi baru. Melalui kampanye #KARAborasi Lintas Generasi, KARA mengajak generasi muda, Gen Z hingga Millennials, untuk ikut melestarikan warisan rasa berbasis kelapa.

Selama bertahun-tahun, produk turunan kelapa telah menjadi bagian dari momen penting keluarga Indonesia. Kini, estafet itu diteruskan melalui kolaborasi dengan pelaku UMKM, kreator kuliner, hingga komunitas yang menjadikan kelapa sebagai identitas kuliner bangsa.

Kelapa bukan sekadar bahan baku. Ia adalah bagian dari cerita tentang tradisi, kebersamaan, dan kreativitas yang terus berkembang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nostalgia Moiland: Mengenang Era "Dufan Mini" di Mall of Indonesia

Nostalgia Moiland: Mengenang Era "Dufan Mini" di Mall of Indonesia

Your Say | Kamis, 12 Februari 2026 | 10:20 WIB

BPDP Ungkap Penerimaan Ekspor Sawit Tembus Rp 31 Triliun di 2025

BPDP Ungkap Penerimaan Ekspor Sawit Tembus Rp 31 Triliun di 2025

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 13:16 WIB

Harga CPO KPBN Terkoreksi di Level Rp14.345/kg, Bursa Malaysia Melemah

Harga CPO KPBN Terkoreksi di Level Rp14.345/kg, Bursa Malaysia Melemah

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 10:15 WIB

Terkini

Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya

Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:59 WIB

Jangan Asal Timpa, Dokter Ungkap Cara Re-apply Saat Pakai Tinted Sunscreen

Jangan Asal Timpa, Dokter Ungkap Cara Re-apply Saat Pakai Tinted Sunscreen

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:54 WIB

Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi

Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Sinyal HP Tumbang, 200 BTS Rusak: Begini Update Gempa NTT

Sinyal HP Tumbang, 200 BTS Rusak: Begini Update Gempa NTT

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Data Sering Nyangkut, DPRD DKI Minta Mekanisme Sanggah Manual untuk Desil Warga

Data Sering Nyangkut, DPRD DKI Minta Mekanisme Sanggah Manual untuk Desil Warga

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:40 WIB

Cara Pakai Tinted Sunscreen Yang Benar Ala dr Zie Untuk Samarkan Flek Hitam

Cara Pakai Tinted Sunscreen Yang Benar Ala dr Zie Untuk Samarkan Flek Hitam

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:28 WIB

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:27 WIB

Skybar ibis Styles Yogyakarta Kembali Dibuka, Hadirkan Beragam Agenda Rutin

Skybar ibis Styles Yogyakarta Kembali Dibuka, Hadirkan Beragam Agenda Rutin

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:26 WIB

Kawasan Hutan 60 Hektare Diduga Punya Anggota DPRD Kampar, Belum Ada Tersangka

Kawasan Hutan 60 Hektare Diduga Punya Anggota DPRD Kampar, Belum Ada Tersangka

Riau | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:25 WIB

2026 Is the New 2016, Mengapa Gen Z Kangen Internet yang Dulu?

2026 Is the New 2016, Mengapa Gen Z Kangen Internet yang Dulu?

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:20 WIB

×