- Salat Witir adalah sunnah muakkad yang dikerjakan malam hari dengan jumlah ganjil, berfungsi sebagai penutup seluruh sholat malam.
- Jumlah rakaat sholat Witir minimal satu rakaat menurut Imam Syafi'i, maksimal 11 rakaat.
- Waktu pelaksanaan Witir setelah Isya hingga sebelum Subuh, lebih utama dilakukan setelah Tahajud.
Namun, 11 rakaat adalah batas maksimal menurut mayoritas ulama.
Perbedaan jumlah rakaat ini juga ternyata bersumber dari ijtihad para imam besar:
Berdasarkan Imam Malik, salat witir minimal terdiri dari tiga rakaat, dengan format dua rakaat (syaf'u) dan satu rakaat (witir) yang dipisah.
Berdasarkan Imam Abu Hanifah, salat witir wajib dijalankan tiga rakaat dengan satu kali salam, mirip seperti cara salat Maghrib.
Sedangkan Imam Syafi'i, memperbolehkan solat witir hanya satu rakaat saja sebagai batas minimal witir yang sah.
Kapan Waktu Pelaksanaannya?
Waktu salat witir dimulai setelah salat Isya hingga sebelum masuk waktu Subuh. Di bulan Ramadhan, biasanya langsung dikerjakan setelah tarawih.
Namun, bila Anda berencana bangun malam untuk salat Tahajud, lebih utama melaksanakan witir di akhir malam sebagai penutup.
Tapi kalau khawatir tidak bisa bangun, lebih baik witir dikerjakan langsung setelah tarawih agar tetap mendapat pahalanya.