Suara.com - Sahur bukan hanya momen untuk menambah asupan tenaga sebelum menjalankan puasa. Bagi umat Muslim, sahur adalah momen ibadah yang penuh keberkahan. Di tengah kesibukan hidup, bangun dini hari untuk sahur memang terasa menantang. Namun di balik itu, terdapat pahala dan keutamaan yang besar.
Salah satu amalan penting saat sahur adalah membaca doa sebelum dan sesudah makan, serta melafalkan niat puasa. Lantas, bagaimana bacaan doa makan sahur yang benar? Berikut penjelasan lengkapnya agar lebih mudah diamalkan.
Doa Makan Sahur
![Ilustrasi keluarga sedang sahur/buka puasa [freepik]](https://media.arkadia.me/v2/articles/triasrohmadoni/Mobxr4echRFHhW7BXcjQ5FFJME0dxGrb.png)
Doa Sebelum Makan Sahur
Pada dasarnya, doa sebelum makan sahur sama seperti doa sebelum makan pada umumnya. Tujuannya adalah memohon keberkahan atas rezeki yang Allah SWT berikan serta perlindungan dari keburukan.
Latin: Allahumma barik lana fima razaqtana waqina 'adzaban-nar.
Artinya: "Ya Allah, berkahilah kami dalam rezeki yang Engkau berikan kepada kami dan lindungilah kami dari azab neraka."
Dengan membaca doa ini, makanan yang dikonsumsi diharapkan membawa kebaikan, memberi kekuatan fisik, dan bernilai ibadah di sisi Allah SWT.
Niat Puasa Ramadan
Selain membaca doa sebelum makan, umat Muslim juga dianjurkan melafalkan niat puasa. Niat bisa dibaca saat sahur atau pada malam hari sebelum terbit fajar.
Latin: Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku berniat puasa esok hari untuk menunaikan fardhu bulan Ramadan tahun ini karena Allah Ta'ala."
Niat bukan sekadar bacaan di lisan, melainkan tekad dalam hati untuk menjalankan ibadah puasa dengan penuh kesungguhan.
Doa Setelah Makan Sahur
Setelah selesai makan, dianjurkan pula membaca doa sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan.
Latin: Alhamdulillahil ladzi ath-amanaa wa saqaanaa wa ja'alanaa minal muslimiin.