Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum, serta menjadikan kami termasuk golongan orang-orang muslim."
Doa ini menjadi penutup sahur yang menenangkan sekaligus mengingatkan bahwa segala nikmat berasal dari Allah SWT.
Waktu Sahur adalah Waktu Mustajab
Sahur dilakukan pada sepertiga malam terakhir, waktu yang dikenal sebagai momen paling mustajab untuk berdoa. Dalam banyak riwayat, dijelaskan bahwa pada waktu tersebut Allah SWT membuka pintu ampunan dan mengabulkan doa hamba-Nya.
Oleh karena itu selain membaca doa makan dan niat puasa, sangat dianjurkan untuk memperbanyak istighfar, memohon ampun, dan menyampaikan hajat kepada Allah SWT. Momen ini sangat berharga, terutama bagi mereka yang ingin memperbaiki diri di bulan Ramadan.
Keutamaan Membaca Doa dan Makan Sahur
![Ilustrasi keluarga sedang sahur/buka puasa [freepik]](https://media.arkadia.me/v2/articles/triasrohmadoni/GaSiLUhtfst1nV1mAqKX6Si7pI7fvYMI.png)
Makan sahur bukan hanya rutinitas fisik, melainkan ibadah yang memiliki banyak keistimewaan. Berikut beberapa keutamaan yang bisa menjadi motivasi untuk tidak melewatkannya:
1. Mendapatkan Keberkahan
Rasulullah SAW menegaskan bahwa dalam sahur terdapat keberkahan. Keberkahan ini mencakup kekuatan tubuh untuk menjalani puasa serta pahala karena mengikuti sunnah Nabi.
2. Mendapat Shalawat dari Allah dan Malaikat
Orang yang bangun untuk sahur, meskipun hanya dengan seteguk air, mendapat rahmat serta doa dari Allah SWT dan para malaikat. Ini menunjukkan betapa istimewanya ibadah sahur di bulan Ramadan.
3. Pembeda dengan Puasa Ahli Kitab
Sahur menjadi ciri khas puasa umat Islam yang membedakannya dari puasa umat terdahulu. Dengan melaksanakannya, umat Muslim menjaga identitas ibadah sesuai tuntunan syariat.
4. Waktu Terbaik untuk Berdoa
Karena bertepatan dengan sepertiga malam terakhir, sahur menjadi momen emas untuk memanjatkan doa. Banyak ulama menyebutkan bahwa doa pada waktu ini lebih mudah dikabulkan.
5. Wujud Syukur dan Penguat Niat
Membaca doa sebelum makan melatih rasa syukur atas nikmat rezeki. Sementara itu, melafalkan niat puasa membantu memantapkan tekad agar ibadah yang dijalankan lebih fokus dan penuh kesadaran.