Puasa Ramadan Bikin Berat Badan Naik? Begini Penjelasan Ahli Gizi RSA UGM

Bella, Hiskia Andika Weadcaksana

Minggu, 22 Februari 2026 | 21:02 WIB
Puasa Ramadan Bikin Berat Badan Naik? Begini Penjelasan Ahli Gizi RSA UGM
Ilustrasi Berat Badan Berlebih (unsplash/towfiquy barbhuiy)
baca 10 detik
  • Kepala Instalasi Gizi RSA UGM menyatakan puasa berpotensi menurunkan berat badan jika disertai kontrol kalori dan penurunan volume asupan.
  • Kenaikan berat badan dapat terjadi akibat konsumsi menu sahur dan berbuka dengan kepadatan kalori tinggi seperti lemak dan gula.
  • Pengaturan pola tidur cukup dan menjaga aktivitas fisik ringan tetap penting untuk mengontrol hormon lapar dan energi selama Ramadan.

Suara.com - Bulan Ramadan kerap dimaknai sebagai momentum untuk memperbaiki pola hidup, termasuk mengendalikan berat badan dan pengaturan makan.

Namun, perubahan pola makan selama puasa juga dapat memicu kenaikan berat badan. Hal itu disampaikan Kepala Instalasi Gizi RSA Universitas Gadjah Mada (UGM), Pratiwi Dinia Sari, terutama jika pemilihan menu dan jumlah kalori tidak terkontrol.

Ia menuturkan pengaturan asupan energi tetap menjadi faktor penentu agar puasa berdampak positif bagi kesehatan. Dipaparkan Dini, secara ilmiah puasa berpotensi membantu penurunan berat badan.

Pembatasan waktu makan idealnya diikuti dengan penurunan volume dan kalori asupan harian. Ketika asupan energi berkurang, tubuh akan menggunakan cadangan energi yang tersimpan.

Adaptasi ini dapat memengaruhi berat badan apabila dijalankan secara konsisten dan terkontrol.

"Dengan terbatasnya waktu yang tersedia untuk makan atau minum maka mestinya volume dan kalori asupan makanan juga mengalami penurunan, sehingga dapat berefek pada penurunan berat badan," kata Dini, Minggu (22/2/2026).

Menurut Dini, puasa dapat memicu perubahan hormonal yang berperan dalam pengaturan rasa lapar dan kenyang. Beberapa penelitian menunjukkan adanya pengaruh terhadap hormon leptin dan ghrelin.

Kedua hormon tersebut berkaitan dengan sinyal lapar serta kontrol nafsu makan. Jika dibarengi pola makan sehat dan aktivitas fisik ringan, kondisi ini dapat mendukung pengelolaan berat badan.

"Puasa bisa mempengaruhi nafsu makan menjadi lebih terkontrol, yang dapat membantu menurunkan berat badan jika dibarengi dengan pola makan sehat dan olahraga ringan," ucapnya.

baca juga

Meski frekuensi makan berkurang, total kalori harian belum tentu lebih rendah. Ia mengingatkan, banyak menu berbuka memiliki densitas kalori tinggi dalam porsi kecil.

Jika pilihan makanan saat sahur dan berbuka didominasi menu tinggi kalori, surplus energi tetap bisa terjadi.

"Apabila pemilihan menu makanan saat sahur dan berbuka lebih banyak makanan dengan densitas kalori tinggi, maka walaupun frekuensi atau porsi makan lebih sedikit bisa jadi tetap terjadi kelebihan asupan kalori sehingga yang terjadi justru kenaikan berat badan," ungkapnya.

Ia memberi contoh makanan tinggi lemak dan gula yang sering hadir sebagai takjil. Satu potong pisang goreng seberat 50 gram mengandung sekitar 130 kilokalori, mendekati kandungan kalori 500 gram pepaya.

Satu sendok makan gula pasir setara kurang lebih 50 kilokalori. Minuman manis seperti es buah atau sup buah kerap mengandung tambahan sirup dan kental manis yang meningkatkan asupan gula.

"Apabila makanan tinggi lemak dan tinggi gula tersebut menjadi menu yang dipilih saat sahur dan berbuka tentu akan menambah jumlah asupan kalori sehari, dan apabila dikonsumsi berlebih maka bisa menyebabkan kelebihan asupan kalori," tuturnya.

Disampaikan Dini, kebutuhan gizi tiap individu memang berbeda. Namun secara umum, prinsip gizi seimbang tetap menjadi pedoman utama.

Porsi sayur dianjurkan setengah piring saat makan utama, disertai lauk hewani maupun nabati serta kecukupan cairan.

Perubahan pola tidur selama Ramadan pun turut memengaruhi berat badan. Tidur larut malam atau durasi yang kurang dapat memengaruhi produksi hormon lapar, hormon kenyang, serta kortisol.

"Usahakan tidur lebih cepat di malam hari agar jumlah jam tidur tetap cukup dan lakukan power nap di siang hari," pesannya.

Tak kalah penting, Dini menambahkan, aktivitas fisik tetap perlu dijaga selama Ramadan agar keseimbangan energi terkontrol. Olahraga ringan seperti jalan kaki atau latihan beban intensitas ringan dapat dilakukan sesuai kemampuan.

"Tetap lakukan aktivitas olahraga ringan seperti jalan kaki atau latihan beban intensitas ringan sesuai kemampuan. Dianjurkan 20-30 menit jelang berbuka atau setelah berbuka puasa," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sound Horeg dan Perang Sarung Dilarang Keras Selama Ramadan di Ponorogo, Apa Sanksinya?

Sound Horeg dan Perang Sarung Dilarang Keras Selama Ramadan di Ponorogo, Apa Sanksinya?

News | Minggu, 22 Februari 2026 | 19:11 WIB

Berbagi Piring Persaudaraan, Kala Ribuan Orang Menyemut Jadi Keluarga Masjid Jogokariyan

Berbagi Piring Persaudaraan, Kala Ribuan Orang Menyemut Jadi Keluarga Masjid Jogokariyan

News | Minggu, 22 Februari 2026 | 19:09 WIB

Ramadan 2026, Taman Softball GBK Jadi Spot Ngabuburit dengan Pilihan Kuliner Beragam

Ramadan 2026, Taman Softball GBK Jadi Spot Ngabuburit dengan Pilihan Kuliner Beragam

Lifestyle | Minggu, 22 Februari 2026 | 16:38 WIB

Andai Ini Ramadan Terakhirku

Andai Ini Ramadan Terakhirku

Your Say | Minggu, 22 Februari 2026 | 18:30 WIB

5 Pasta Gigi Pencegah Bau Mulut Selama Puasa Ramadan yang Ada di Alfamart

5 Pasta Gigi Pencegah Bau Mulut Selama Puasa Ramadan yang Ada di Alfamart

Lifestyle | Minggu, 22 Februari 2026 | 16:12 WIB

5 Tips Atur Keuangan untuk Buka Bersama agar Dompet Tetap Aman!

5 Tips Atur Keuangan untuk Buka Bersama agar Dompet Tetap Aman!

Your Say | Minggu, 22 Februari 2026 | 14:49 WIB

Promo Daging Sapi, Ayam, dan Seafood di Superindo untuk Stok Selama Ramadan

Promo Daging Sapi, Ayam, dan Seafood di Superindo untuk Stok Selama Ramadan

Lifestyle | Minggu, 22 Februari 2026 | 16:10 WIB

Cerita Zinedine Zidane Tak Umbar Iman Islam: Puasa, Salat Bukan Buat Pencitraan

Cerita Zinedine Zidane Tak Umbar Iman Islam: Puasa, Salat Bukan Buat Pencitraan

Bola | Minggu, 22 Februari 2026 | 17:30 WIB

Magrib Jogja Hari Ini Jam Berapa? Ada yang Buka Puasanya Lebih Cepat dari Kemarin

Magrib Jogja Hari Ini Jam Berapa? Ada yang Buka Puasanya Lebih Cepat dari Kemarin

Lifestyle | Minggu, 22 Februari 2026 | 17:05 WIB

Tetap Aktif saat Puasa dengan 5 Vitamin Pendukung Imunitas

Tetap Aktif saat Puasa dengan 5 Vitamin Pendukung Imunitas

Your Say | Minggu, 22 Februari 2026 | 14:15 WIB

Terkini

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:30 WIB

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

News | Senin, 14 September 2026 | 21:23 WIB

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:22 WIB

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Bri | Senin, 14 September 2026 | 21:20 WIB

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 21:12 WIB

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:05 WIB

×