Suara.com - Belakangan nama Dwi Sasetyaningtyas, seorang alumnus Lembaga Pengelola Dana Pendidikan yang viral di media sosial setelah unggahan tentang paspor Inggris anaknya menjadi sorotan publik, kembali mengingatkan kita betapa kuliah luar negeri dengan beasiswa menjadi topik hangat di kalangan kaum muda Indonesia.
Masalah nasionalisme, biaya studi, dan tanggung jawab alumni sering dibahas setelah kasus ini muncul bagaimana beasiswa seperti LPDP memberi kesempatan studi tanpa membebani biaya mahasiswa.
Namun, LPDP bukan satu-satunya jalur untuk kuliah S-2 di luar negeri. Sebagai calon mahasiswa yang ingin meraih gelar master tanpa menguras tabungan, berikut lima beasiswa internasional selain LPDP yang layak dipertimbangkan, lengkap dengan manfaat yang ditawarkan.

1. Chevening Scholarship
Chevening Scholarships merupakan beasiswa yang dibiayai pemerintah Inggris dan terkenal sebagai salah satu beasiswa prestisius dunia.
Program ini memberikan pembiayaan penuh biaya kuliah (tuition fee) di universitas-universitas di Inggris, sehingga pelamar tidak perlu mengkhawatirkan biaya S-2 yang umumnya sangat tinggi di sana.
Di samping itu, Chevening juga memberikan uang saku bulanan, tiket pesawat pulang-pergi, tunjangan awal kedatangan dan akhir studi, serta biaya visa pelajar, yang membantu mahasiswa fokus pada akademik tanpa terbebani biaya transportasi atau hidup di luar negeri.
Beasiswa ini sangat ideal untuk mereka yang ingin memperluas jaringan internasional karena Chevening juga menawarkan kesempatan untuk berjejaring dengan pemimpin global dari berbagai negara dan menjalani kegiatan pengembangan profesional selama studi.
2. Australia Awards Scholarship
Australia Awards Scholarships merupakan program beasiswa jangka panjang dari pemerintah Australia yang terbuka untuk pelajar Indonesia.
Beasiswa ini mencakup biaya kuliah penuh, tunjangan biaya hidup bulanan, serta berbagai fasilitas sebelum dan selama studi seperti pelatihan bahasa Inggris, tiket pesawat internasional pulang-pergi, biaya pemeriksaan medis, dan tunjangan kesehatan.
Selain itu, awardee Australia Awards mendapatkan pelatihan pra keberangkatan yang mempersiapkan mahasiswa menghadapi kehidupan akademik di Australia dan juga kesempatan mengikuti workshop pengembangan profesional yang sering diadakan di Indonesia dan Australia.
3. Global Korean Scholarship (GKS)
Program Global Korean Scholarship (GKS) yang diselenggarakan oleh pemerintah Korea Selatan melalui NIIED menawarkan peluang bagi mahasiswa internasional untuk menempuh studi S-2 di Korea secara fully funded.
Beasiswa ini mencakup biaya kuliah penuh, tunjangan hidup bulanan, tiket pesawat internasional, biaya asuransi kesehatan, dan terkadang kursus bahasa Korea sebelum mulai kuliah.