Isyana Sarasvati Kuliah di Mana? Bantah Tuduhan Terima Beasiswa LPDP

Nur Khotimah | Suara.com

Kamis, 26 Februari 2026 | 10:16 WIB
Isyana Sarasvati Kuliah di Mana? Bantah Tuduhan Terima Beasiswa LPDP
Isyana Sarasvati. (Instagram/isyanasarasvati)

Suara.com - Nama Isyana Sarasvati belakangan ikut terseret dalam perbincangan publik terkait beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan).

Penyanyi dan penulis lagu berbakat itu secara tegas membantah kabar yang menyebut dirinya sebagai salah satu penerima beasiswa LPDP.

Klarifikasi ini disampaikan langsung oleh Isyana melalui media sosial pribadinya setelah beredar informasi yang dinilai tidak akurat.

Isyana menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menerima beasiswa LPDP dalam perjalanan studinya. Pernyataan itu ia unggah melalui Instagram Stories pada Rabu (25/2/2026).

Unggahan tersebut dibuat sebagai respons atas publikasi yang mencantumkan foto dan latar belakang pendidikannya sebagai awardee LPDP.

Menurutnya, informasi tersebut keliru dan perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

"Halo teman-teman, saya ingin meluruskan pemberitaan yang kurang tepat mengenai saya sebagai penerima beasiswa LPDP. Saya ingin menegaskan bahwa saya TIDAK PERNAH menerima beasiswa LPDP," tulis Isyana.

"Semoga ke depannya media dapat lebih bijak dalam menyampaikan informasi. Memastikan akurasi informasi sebelum mempublikasikannya. Terima kasih atas pengertiannya," tegasnya lagi.

Klarifikasi ini muncul di tengah memanasnya isu tanggung jawab alumni LPDP yang diduga tidak memenuhi kewajiban masa pengabdian di Indonesia.

Sejumlah nama publik figur ikut terseret dalam diskusi warganet, termasuk Isyana, meskipun tidak semuanya benar-benar terdaftar sebagai penerima beasiswa tersebut.

Lalu, sebenarnya Isyana Sarasvati kuliah di mana? Berikut ulasan tentang riwayat pendidikan Isyana Sarasvati.

Isyana Sarasvati Kuliah di Mana?

Isyana Sarasvati jadi pengisi acara saat laga Timnas Vs Bahrain (Instagram)
Isyana Sarasvati. (Instagram)

Perjalanan pendidikan Isyana memang terbilang gemilang dan kerap menjadi inspirasi. Sejak usia muda, ia sudah menunjukkan bakat luar biasa di bidang musik klasik.

Saat duduk di bangku kelas 2 SMA, Isyana berhasil meraih beasiswa untuk menempuh pendidikan di Nanyang Academy of Fine Arts (NAFA), Singapura.

Beasiswa tersebut bukan berasal dari LPDP, melainkan dari institusi pendidikan yang bersangkutan.

Menariknya, Isyana mendapatkan jalur fast track yang memungkinkannya langsung melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana (S1) sebelum menyelesaikan pendidikan SMA secara formal.

Di NAFA, ia mengambil jurusan musik dan berhasil meraih gelar Bachelor of Music. Sebelumnya, pada 2013, ia juga telah memperoleh Diploma di bidang Music Performance dari institusi yang sama.

Tak berhenti di situ, Isyana juga pernah mengikuti program pertukaran mahasiswa di Tainan National University of the Arts, Taiwan, pada 2012. Pengalaman internasional ini semakin memperkaya wawasan serta kualitas musikalitasnya.

Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, Isyana melanjutkan studi magister (S2) di Royal College of Music, London, Inggris.

Isyana Sarasvati bantah jadi penerima beasiswa LPDP saat kuliah di London, Inggris. (Instagram/@isyanasarasvati)
Isyana Sarasvati bantah jadi penerima beasiswa LPDP saat kuliah di London, Inggris. (Instagram/@isyanasarasvati)

Kampus tersebut dikenal sebagai salah satu institusi pendidikan musik terbaik di dunia. Di sana, Isyana kembali menunjukkan prestasi akademik yang membanggakan.

Dengan rekam jejak pendidikan yang kuat dan konsisten di bidang musik klasik, banyak pihak mengira ia merupakan penerima beasiswa pemerintah seperti LPDP.

Namun, Isyana dengan tegas menyatakan bahwa seluruh beasiswa yang ia peroleh bukan berasal dari LPDP.

Isu mengenai LPDP sendiri mencuat setelah viralnya pernyataan seorang alumnus beasiswa tersebut, Dwi Sasetyaningtyas (DS).

Dalam unggahan yang ramai dibahas di media sosial, DS menyatakan bahwa "cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan".

Pernyataan itu memicu reaksi keras dari warganet karena dianggap tidak mencerminkan rasa tanggung jawab sebagai penerima dana pendidikan dari negara.

Netizen kemudian menyoroti fakta bahwa DS bersama suaminya, Arya Iwantoro, merupakan penerima beasiswa LPDP dan kini menetap serta bekerja di Jerman. Publik mempertanyakan komitmen mereka terhadap kewajiban masa pengabdian di Indonesia.

Berdasarkan ketentuan yang berlaku, seluruh awardee LPDP diwajibkan menjalani masa pengabdian di Indonesia selama dua kali masa studi ditambah satu tahun.

Artinya, penerima beasiswa memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi di dalam negeri setelah menyelesaikan pendidikan.

Pihak LPDP menjelaskan bahwa DS telah menyelesaikan studi S2 dan dinyatakan lulus pada 31 Agustus 2017. Ia juga disebut telah menuntaskan masa pengabdian sesuai ketentuan. Namun, suaminya diduga belum sepenuhnya memenuhi kewajiban tersebut.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa turut angkat bicara. Ia menyampaikan bahwa Arya bersedia mengembalikan dana beasiswa yang telah diterima, termasuk bunga sesuai aturan yang berlaku.

Pemerintah juga menegaskan akan mengambil langkah tegas terhadap penerima beasiswa yang dinilai tidak memenuhi komitmen atau bahkan menghina negara.

Kasus ini membuat publik semakin kritis terhadap para alumni LPDP, termasuk figur publik yang memiliki latar belakang pendidikan luar negeri.

Namun, dalam konteks Isyana Sarasvati, ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah terdaftar sebagai penerima program tersebut.

Klarifikasi Isyana menjadi pengingat pentingnya verifikasi informasi sebelum menyebarkannya ke ruang publik. Di era digital yang serba cepat, kesalahan informasi bisa dengan mudah viral dan berdampak pada reputasi seseorang.

Terlepas dari polemik yang berkembang, perjalanan pendidikan Isyana Sarasvati tetap menjadi contoh dedikasi dan kerja keras di bidang seni.

Dari Singapura hingga London, ia menempuh studi musik secara serius dan konsisten, membangun fondasi kuat bagi kariernya sebagai musisi profesional.

Itulah penjelasan untuk menjawab pertanyaan "Isyana Sarasvati kuliah di mana?". Ia berkuliah di Nanyang Academy of Fine Arts, Singapura, dan Royal College of Music, Inggris dan mendapatkan beasiswa dari lembaga tersebut bukan melalui beasiswa LPDP seperti kabar yang sempat beredar.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tasya Kamila Sampaikan Permintaan Maaf Terkait Unggahan Kontribusi LPDP, Kini Singgung Pajak

Tasya Kamila Sampaikan Permintaan Maaf Terkait Unggahan Kontribusi LPDP, Kini Singgung Pajak

Entertainment | Kamis, 26 Februari 2026 | 09:31 WIB

Penerima Beasiswa LPDP Kembalikan Dana ke Negara karena Tak Mengabdi, Per Orang Rp 1-2 Miliar

Penerima Beasiswa LPDP Kembalikan Dana ke Negara karena Tak Mengabdi, Per Orang Rp 1-2 Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 04:29 WIB

Terseret Polemik LPDP, Alyssa Soebandono Bantah Pernah Terima Dana Negara

Terseret Polemik LPDP, Alyssa Soebandono Bantah Pernah Terima Dana Negara

Entertainment | Kamis, 26 Februari 2026 | 03:15 WIB

Terkini

5 Mesin Cuci Front Loading Langsung Kering Tanpa Jemur, Baju Bisa Langsung Dipakai

5 Mesin Cuci Front Loading Langsung Kering Tanpa Jemur, Baju Bisa Langsung Dipakai

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 20:33 WIB

5 Zodiak Paling Hoki Soal Keuangan dan Karier pada 13 April 2026

5 Zodiak Paling Hoki Soal Keuangan dan Karier pada 13 April 2026

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 19:52 WIB

5 AC Portable Mini Watt Kecil untuk di Kamar: Angin Semriwing, Anti Ribet Pemasangan

5 AC Portable Mini Watt Kecil untuk di Kamar: Angin Semriwing, Anti Ribet Pemasangan

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 19:16 WIB

7 Mesin Cuci 2 Tabung yang Awet dan Hemat Listrik, Cucian Cepat Kering dan Bersih Maksimal

7 Mesin Cuci 2 Tabung yang Awet dan Hemat Listrik, Cucian Cepat Kering dan Bersih Maksimal

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 19:11 WIB

Pilah Sampah dari Sumber, Jalan Nyata Jakarta Tekan Timbulan hingga Tuntas

Pilah Sampah dari Sumber, Jalan Nyata Jakarta Tekan Timbulan hingga Tuntas

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 18:46 WIB

Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir

Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 18:37 WIB

Kemenekraf Dukung IDD Pavilion Tembus Dunia, Target Ubah Citra Indonesia Jadi Pusat Desain Global

Kemenekraf Dukung IDD Pavilion Tembus Dunia, Target Ubah Citra Indonesia Jadi Pusat Desain Global

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 18:00 WIB

Bagaimana Cara agar Cushion Tidak Luntur Saat Berkeringat? 7 Tips Makeup Tahan Lama di Cuaca Panas

Bagaimana Cara agar Cushion Tidak Luntur Saat Berkeringat? 7 Tips Makeup Tahan Lama di Cuaca Panas

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 17:55 WIB

5 Serum Anti Aging Ampuh untuk Hilangkan Kerutan Wajah

5 Serum Anti Aging Ampuh untuk Hilangkan Kerutan Wajah

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 17:53 WIB

5 Bedak Glad2Glow untuk Kulit Sawo Matang yang Tahan Lama

5 Bedak Glad2Glow untuk Kulit Sawo Matang yang Tahan Lama

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 17:46 WIB