Suara.com - Selain dikenal sebagai kota pelajar, Yogyakarta juga punya tradisi Ramadan yang kuat melalui aktivitas masjid, salah satunya adalah penyediaan sahur gratis. Lantas, masjid apa saja yang sediakan sahur gratis di Jogja?
Program sahur gratis ini sangat membantu berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa perantauan, musafir, hingga masyarakat sekitar masjid.
Selain membantu meringankan kebutuhan makan di dini hari, sahur bersama di masjid juga menghadirkan suasana kebersamaan yang jarang ditemui di hari biasa. Tak heran, menjelang waktu sahur, sejumlah masjid di Jogja mulai ramai sejak dini hari.
Lalu, masjid apa saja yang sediakan sahur gratis di Jogja? Berikut ini 7 masjid di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya yang rutin menyediakan sahur gratis selama Ramadan.
1. Masjid Suciati Saliman

Masjid Suciati Saliman menjadi salah satu masjid dengan program sahur gratis terbesar di wilayah Sleman.
Berlokasi di kawasan strategis Jalan Gito Gati, Grojogan, Pandowoharjo, Sleman, masjid ini hampir tak pernah sepi selama Ramadan.
Selama bulan Ramadan, Masjid Suciati Saliman menargetkan penyediaan 9.000 porsi sahur gratis, selain juga 15.000 porsi buka puasa gratis.
2. Masjid Kampus UGM
Beralamat di Jalan Tevesia Nomor 1, Karangmalang, Caturtunggal, Kecamatan Depok, Sleman, masjid ini menjadi pusat kegiatan keislaman bagi mahasiswa dan masyarakat umum.
Dalam program RDK, Masjid Kampus UGM menyediakan sahur gratis secara rutin, dengan kuota sekitar 500 porsi per hari yang dibagikan pada malam atau tanggal ganjil Ramadan.
Selain sahur, tersedia pula 1.500 porsi buka puasa gratis setiap hari dengan sistem kupon agar lebih tertib. Tidak hanya soal konsumsi, RDK juga diramaikan dengan kajian, mimbar subuh, hingga festival Ramadan.
3. Masjid Mardliyah Islamic Center UGM
Masih berada di lingkungan Universitas Gadjah Mada, Masjid Mardliyah Islamic Center UGM juga termasuk masjid yang menyediakan sahur gratis selama Ramadan.
Keberadaan masjid ini melengkapi kebutuhan ibadah dan konsumsi jamaah di kawasan kampus, khususnya bagi mahasiswa yang menjalani itikaf atau aktivitas malam Ramadan.
Dengan suasana yang lebih tenang, masjid ini sering dipilih oleh jamaah yang ingin fokus beribadah tanpa harus khawatir soal sahur.