- Muncul pertanyaan soal hukum langsung ikut Tarawih tanpa mengerjakan Badiyah Isya terlebih dahulu.
- Badiyah Isya dan Tarawih sama-sama salat sunah, namun memiliki urutan pelaksanaan yang sering dipertanyakan.
- Penjelasan ulama, termasuk Buya Yahya, menjadi rujukan untuk memahami hukumnya agar ibadah sesuai tuntunan.
Wallahu 'Alam.
Bacaan Niat dan Tata Cara Lengkap Salat Badiyah Isya
Salat Badiyah Isya adalah salah satu salat sunah rawatib yang dikerjakan setelah salat Isya fardu dengan jumlah dua rakaat. Salat ini termasuk sunah muakkad atau sangat dianjurkan untuk dilakukan oleh umat Islam.
Sebelum melaksanakan Salat Badiyah Isya, umat muslim perlu mengetahui bacaan niatnya terlebih dahulu agar ibadah ini sah dan dilakukan dengan penuh kesadaran.
Bacaan niat khusus ini membedakan salat sunah Badiyah Isya dengan ibadah lain yang dilakukan. Berikut bacaan niatnya.
Bacaan niat dalam bahasa Arab:
اُصَلِّيْ سُنَّةَ الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى.
Bacaan niat dalam huruf Latin:
Ushalli sunnatal ‘isyaa-i rak’ataini ba’diyyatan mustaqbilal qiblati adaa-an lillaahi ta’ala.
Artinya: "Aku niat salat sunnah sesudah Isya dua rakaat, menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala."
Bacaan niat salat Badiyah Isya biasanya diucapkan dalam hati sebelum takbiratul ihram.
Tata cara pelaksanaan Badiyah Isya tidak jauh berbeda dari salat lain, berikut urutan lengkapnya:
- Membaca niat
- Takbiratul ihram
- Membaca Doa Iftitah.
- Membaca surah Al Fatihah.
- Membaca surat pendek. Dianjurkan untuk membaca surat Al Kafirun dan Al Ikhlas.
- Rukuk
- I’tidal (berdiri setelah rukuk)
- Sujud
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Bangkit rakaat kedua
- Duduk tasyahud akhir
- Salam
Meski salat ini sunah, melaksanakannya dapat menyempurnakan ibadah fardu Isya dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Oleh karena itu, jika memiliki waktu dan kesempatan, umat Islam disunahkan untuk mengerjakan salat Badiyah Isya di rumah atau masjid setelah salat Isya.