Latin:
Ājarakallāhu fīmā a‘ṭaita wa bāraka laka fīmā abqaita wa ja‘alahu laka ṭahūrā.
Artinya:
“Semoga Allah memberimu pahala atas apa yang engkau berikan, memberkahimu atas apa yang masih engkau miliki, dan menjadikannya sebagai penyuci bagimu.”
Doa ini memperlihatkan betapa indahnya ajaran Islam dalam membangun hubungan timbal balik yang penuh doa dan kebaikan.
Keutamaan Membaca Doa Saat Menunaikan Zakat Fitrah
Membaca doa saat menunaikan zakat fitrah memiliki banyak keutamaan, baik dari sisi spiritual maupun sosial. Berikut penjelasan yang lebih mendalam:
1. Menguatkan Keikhlasan dalam Beribadah
Doa membantu meluruskan niat agar zakat tidak dilakukan sekadar menggugurkan kewajiban. Dengan berdoa, hati diingatkan bahwa semua amal dipersembahkan hanya kepada Allah SWT. Ini menjaga ibadah dari riya’ atau keinginan dipuji manusia.
2. Menyempurnakan Nilai Ibadah
Zakat fitrah bukan hanya tindakan memberi, tetapi juga ibadah yang bernilai pahala. Doa menjadi pelengkap yang menyempurnakan ibadah tersebut, sebagaimana doa setelah salat menyempurnakan kekhusyukan dalam salat.
3. Mengharap Penerimaan Amal
Setiap Muslim tentu berharap amalnya diterima. Membaca doa menunjukkan kerendahan hati, bahwa manusia tidak pernah merasa amalnya sudah cukup baik tanpa pertolongan dan penerimaan dari Allah SWT.
4. Menjadi Sarana Muhasabah Diri
Saat berdoa, seseorang merenungi perjalanan puasanya selama Ramadan. Ia menyadari kekurangan, kesalahan, dan kelalaian yang mungkin terjadi, lalu berharap zakat fitrah menjadi penutup yang membersihkan semua cela tersebut.