Kenapa Iran Diserang Israel dan AS? Ini Akar Konflik, Kronologi dan Dampaknya

Farah Nabilla

Minggu, 01 Maret 2026 | 09:55 WIB
Kenapa Iran Diserang Israel dan AS? Ini Akar Konflik, Kronologi dan Dampaknya
Kepulan asap membumbung setelah Israel menyerang Iran. WANA (West Asia News Agency)

Suara.com - Ketegangan panjang di Timur Tengah kembali memanas. Pada Sabtu, 28 Februari 2026 waktu setempat, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara besar-besaran ke sejumlah titik strategis di Iran, termasuk ibu kota Teheran. Ledakan keras terdengar di langit kota, disertai kepulan asap yang terlihat dari berbagai wilayah.

Operasi militer ini bukan serangan biasa. Washington bahkan memberi nama misi tersebut sebagai Operation Epic Fury. Presiden AS, Donald Trump, menyebutnya sebagai operasi tempur 'masif dan masih berlangsung'. Sementara Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menegaskan serangan akan terus berjalan selama diperlukan.

Lantas kenapa Iran diserang Israel dan AS? Apa sebenarnya yang memicu eskalasi ini? Simak penjelasan berikut ini.

Ledakan di Teheran dan Target Serangan

Israel dan AS turut mengebom SD khusus perempuan di Minab, sebuah kota di provinsi Hormozgan, Iran selatan, dalam serangan Sabtu (28/2/2026). [IRNA/Al Jazeera]
Israel dan AS turut mengebom SD khusus perempuan di Minab, sebuah kota di provinsi Hormozgan, Iran selatan, dalam serangan Sabtu (28/2/2026). [IRNA/Al Jazeera]

Kantor berita Iran, Fars, melaporkan ledakan di beberapa titik Teheran sekitar pukul 09.27 waktu setempat. Dua dentuman besar terdengar di wilayah pusat dan timur kota. Serangan disebut menyasar fasilitas yang diduga berkaitan dengan program nuklir, sistem rudal balistik, serta pusat komando Islamic Revolutionary Guard Corps.

Beberapa laporan internasional menyebut rudal juga menghantam area dekat University Street, Jomhouri, hingga kawasan di sekitar kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Tak lama setelah Israel mengumumkan 'serangan pendahuluan', Amerika Serikat menyatakan ikut terlibat dalam operasi gabungan tersebut.

Akar Konflik: Dari Sekutu Jadi Musuh

Menariknya, hubungan Iran dengan Amerika Serikat dan Israel tidak selalu bermusuhan. Sebelum Revolusi Islam 1979, Iran di bawah Shah Mohammad Reza Pahlavi merupakan sekutu strategis Washington. Bahkan program nuklir Iran bermula dari kerja sama dengan AS melalui inisiatif 'Atoms for Peace'.

Namun semuanya berubah setelah revolusi yang dipimpin Ruhollah Khomeini menggulingkan Shah. Iran kemudian mendeklarasikan diri sebagai republik Islam yang secara ideologis menentang Barat dan secara terbuka menyebut Israel sebagai musuh. Sejak saat itu, hubungan ketiga negara berada dalam ketegangan permanen, terutama terkait program nuklir dan pengaruh regional Iran.

Runtuhnya Negosiasi Nuklir

baca juga

Pemicu langsung serangan 28 Februari 2026 disebut berasal dari gagalnya negosiasi nuklir di Jenewa. Hingga beberapa hari sebelumnya, mediator internasional masih melihat peluang kompromi termasuk wacana pengurangan stok uranium Iran.

Namun pemerintahan Trump mengajukan tuntutan lebih luas: pembongkaran permanen fasilitas Fordow dan Natanz, penghentian total program rudal balistik, serta penghentian dukungan terhadap kelompok proksi seperti Hezbollah dan Hamas.

Namun Teheran menolak keras, menganggapnya sebagai pelanggaran kedaulatan nasional. Di mata Washington dan Tel Aviv, penolakan itu dianggap sebagai taktik mengulur waktu untuk memperkuat kemampuan militer.

Faktor Domestik Iran yang Memanas

Foto satelit kediaman Pemimpin Besar Iran Ayatolla Ali Khamenei di Teheran yang hancur dirudal Israel dan Amerika Serikat pada Sabtu (28/2/2026). [Airbus/Soar Atlas]
Foto satelit kediaman Pemimpin Besar Iran Ayatolla Ali Khamenei di Teheran yang hancur dirudal Israel dan Amerika Serikat pada Sabtu (28/2/2026). [Airbus/Soar Atlas]

Situasi dalam negeri Iran juga memperkeruh keadaan. Sejak akhir 2025, gelombang protes besar melanda berbagai kota akibat krisis ekonomi dan melemahnya nilai tukar rial. Penanganan keras aparat keamanan memicu kecaman internasional.

Trump bahkan secara terbuka menyuarakan dukungan kepada para demonstran pada Januari 2026. Pernyataan tersebut memperlebar jarak diplomatik dan menambah ketegangan politik antara kedua negara.

Eskalasi Sebelum Serangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Klaim Serangan Sukses, Pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei Disebut Tewas di Kantornya

Donald Trump Klaim Serangan Sukses, Pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei Disebut Tewas di Kantornya

Entertainment | Minggu, 01 Maret 2026 | 09:24 WIB

Hitung-hitungan Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

Hitung-hitungan Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 01 Maret 2026 | 09:20 WIB

Drone Iran Hantam Menara Burj Al Arab di Dubai

Drone Iran Hantam Menara Burj Al Arab di Dubai

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 09:16 WIB

Daftar Penerbangan Bandara Soetta yang Dibatalkan Akibat Perang Iran 1 Maret 2026

Daftar Penerbangan Bandara Soetta yang Dibatalkan Akibat Perang Iran 1 Maret 2026

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 09:02 WIB

Terkini

Doraemon the Movie: Misteri Kapal dan Bangkitnya Sistem Otomatis Atlantis!

Doraemon the Movie: Misteri Kapal dan Bangkitnya Sistem Otomatis Atlantis!

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:45 WIB

Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm, Pakar Minta Sekolah Perkuat Ruang Dialog

Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm, Pakar Minta Sekolah Perkuat Ruang Dialog

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:43 WIB

HP Apa yang Kameranya Bagus selain iPhone? Ini 5 Rekomendasi Terbaik sesuai Review

HP Apa yang Kameranya Bagus selain iPhone? Ini 5 Rekomendasi Terbaik sesuai Review

Tekno | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:40 WIB

Feng Shui Pintu Utama 2 Daun Apakah Bagus untuk Rumah? Ini Penjelasannya

Feng Shui Pintu Utama 2 Daun Apakah Bagus untuk Rumah? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:40 WIB

Eks Pimpinan KPK Desak Prabowo Perintahkan KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya

Eks Pimpinan KPK Desak Prabowo Perintahkan KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:37 WIB

Strategi QRIS dan BRImo, Strategi UMKM Pemalang Ini Sukses Perluas Jangkauan Pasar

Strategi QRIS dan BRImo, Strategi UMKM Pemalang Ini Sukses Perluas Jangkauan Pasar

Bri | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:37 WIB

Hari Anak Nasional: Mengapa Orang Tua Perlu Berhenti Menuntut Anak Menjadi Sempurna?

Hari Anak Nasional: Mengapa Orang Tua Perlu Berhenti Menuntut Anak Menjadi Sempurna?

Health | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:34 WIB

Izin Freeport Diperpanjang hingga 2061, Legislator PDIP Tagih Kontribusi Nyata untuk Papua

Izin Freeport Diperpanjang hingga 2061, Legislator PDIP Tagih Kontribusi Nyata untuk Papua

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:31 WIB

Aksi Bakar Ban di Kejati Jatim, Massa KEMAKI Tuntut Jaksa Berhenti Cari-Cari Kesalahan

Aksi Bakar Ban di Kejati Jatim, Massa KEMAKI Tuntut Jaksa Berhenti Cari-Cari Kesalahan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:26 WIB

Komjak Wanti-wanti Jaksa di Kasus Febrie Adriansyah, Jangan Lembek Meski Lawan Kolega

Komjak Wanti-wanti Jaksa di Kasus Febrie Adriansyah, Jangan Lembek Meski Lawan Kolega

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:19 WIB

×