Ayatollah Ali Khamenei Wafat, Siapa yang Pimpin Iran Saat Ini?

Agatha Vidya Nariswari

Senin, 02 Maret 2026 | 12:41 WIB
Ayatollah Ali Khamenei Wafat, Siapa yang Pimpin Iran Saat Ini?
Ayatollah Khamenei. (Khamenei.ir)

Suara.com - Serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran turut menewaskan Ayatollah Ali Khamenei.

Pemimpin Iran tersebut turut tewas dalam serangan tragis pada penghujung bulan Februari, Sabtu (28/2/2026).

Kursi kepemimpinan Iran kini tampak kosong usai sang pemimpin besar tewas.

Tongkat estafet kepemimpinan Iran ternyata kini sudah diserahkan ke beberapa pihak yang turut diberikan kepercayaan oleh Khamenei jika ia suatu saat tak bisa lagi memimpin.

Lantas, siapa yang kini bakal pimpin Iran menghalau serangan Amerika Serikat dan Israel?

Dewan Kempemimpinan Sementara kini turun tangan

Berdasarkan laporan terbaru dari Al Jazeera dan berbagai sumber resmi pada awal Maret 2026, Iran kini berada di bawah kepemimpinan sementara sebuah dewan khusus setelah wafatnya Pemimpin Agung Ayatollah Ali Khamenei.

Sesuai dengan Konstitusi Iran, kekosongan kekuasaan ini tidak diisi oleh satu orang saja, melainkan oleh sebuah panel kolektif.

Pasal 111 Konstitusi Republik Islam Iran menjelaskan, jika Pemimpin Agung meninggal dunia atau tidak mampu menjalankan tugasnya, sebuah dewan kepemimpinan sementara harus segera dibentuk.

baca juga

Dewan ini bertugas menjalankan seluruh wewenang Pemimpin Agung sampai Majelis Ahli (Assembly of Experts) memilih penerus tetap.

Dewan ini terdiri dari tiga pejabat tinggi negara, yakni.

  • Presiden Republik Islam Iran.
  • Ketua Mahkamah Agung (Kepala Kehakiman).
  • Seorang Fuqaha (ahli hukum Islam) dari Dewan Garda.

Tugas dan wewenang dewan

Dewan tiga anggota ini memiliki wewenang penuh layaknya Pemimpin Agung, tetapi bersifat sementara.

Mereka mengawasi angkatan bersenjata, kebijakan luar negeri, serta fungsi-fungsi keagamaan negara.

Meski demikian, fokus utama mereka saat ini adalah menjaga ketenangan publik dan memfasilitasi proses pemilihan Pemimpin Agung yang baru oleh Majelis Ahli.

Dewan sementara tunggu keputusan majelis ahli

Tugas dewan ini akan berakhir segera setelah Majelis Ahli, yakni badan yang terdiri dari 88 ulama senior mencapai kesepakatan mengenai sosok yang akan menjadi Pemimpin Agung berikutnya.

Proses pemilihan ini bisa berlangsung sangat cepat, bisa dalam hitungan hari atau memakan waktu lebih lama tergantung pada dinamika politik internal antara faksi-faksi di Iran.

Berikut profil ketiga tokoh yang ikut serta dalam dewan sementara tersebut.  

Masoud Pezeshkian (Presiden Iran)

Masoud Pezeshkian (Presiden Iran)
Masoud Pezeshkian (Presiden Iran)

Sebagai presiden yang menjabat, Pezeshkian menjadi wajah administratif dari dewan ini.

Masoud Pezeshkian dengan latar belakangnya yang cenderung moderat dibandingkan faksi garis keras lainnya.

Ia bertanggung jawab memastikan roda pemerintahan dan diplomasi tetap berjalan di tengah masa berkabung nasional dan ketegangan geopolitik yang meningkat.

Gholam-Hossein Mohseni-Ejei (Ketua Mahkamah Agung)

Gholam-Hossein Mohseni-Ejei (Ketua Mahkamah Agung)
Gholam-Hossein Mohseni-Ejei (Ketua Mahkamah Agung)

Mohseni-Ejei adalah tokoh senior di dunia hukum dan keamanan Iran. Sebelum menjabat sebagai kepala yudisial, ia pernah menjadi Menteri Intelijen.

Kehadirannya di dewan ini sangat krusial untuk menjaga stabilitas hukum dan keamanan dalam negeri selama masa transisi yang sensitif.

Ayatollah Alireza Arafi (Anggota Dewan Garda)

Alireza Arafi [Ist]
Alireza Arafi [Ist]

Ayatollah Arafi ditunjuk oleh Dewan Kebijaksanaan (Expediency Council) untuk melengkapi keanggotaan dewan ini sebagai perwakilan ulama danahli hukum Islam.

Arafi bukan orang sembarangan. Ia adalah tokoh berpengaruh dalam sistem pendidikan agama di Qom dan menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Ahli.

Perannya adalah memastikan bahwa semua keputusan dewan tetap selaras dengan prinsip-prinsip teokrasi Islam yang menjadi fondasi negara Iran.

Hingga sosok baru terpilih, Pezeshkian, Mohseni-Ejei, dan Arafi yang secara resmi memegang mandat tertinggi untuk menakhodai Iran melewati masa transisi bersejarah ini.

Mereka kini juga menanti keputusan hingga penerus Ali Khamenei disetujui secara mutlak oleh Majelis Ahli.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Mojtaba Khamenei? Sosok 'Penguasa Bayangan' Calon Pengganti Ali Khamenei di Iran

Siapa Mojtaba Khamenei? Sosok 'Penguasa Bayangan' Calon Pengganti Ali Khamenei di Iran

News | Senin, 02 Maret 2026 | 11:57 WIB

Profil Anak hingga Cucu Ayatollah Ali Khamenei yang Dikabarkan Tewas akibat Serangan Israel

Profil Anak hingga Cucu Ayatollah Ali Khamenei yang Dikabarkan Tewas akibat Serangan Israel

Lifestyle | Senin, 02 Maret 2026 | 12:02 WIB

Terlibat Perang dengan AS, Iran Kepikiran Mundur dari Piala Dunia 2026

Terlibat Perang dengan AS, Iran Kepikiran Mundur dari Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 02 Maret 2026 | 11:21 WIB

Terkini

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Bri | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Polri Gandeng Garda Satya NKRI Jaga Kamtibmas dan Ketahanan Masyarakat

Polri Gandeng Garda Satya NKRI Jaga Kamtibmas dan Ketahanan Masyarakat

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Menunggu Desember: Apa yang Masih Mengganjal dari RUU Perampasan Aset?

Menunggu Desember: Apa yang Masih Mengganjal dari RUU Perampasan Aset?

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Karhutla Makin Membara di Kalteng, Hotspot Bertambah 876 Jadi 5.391 Titik

Karhutla Makin Membara di Kalteng, Hotspot Bertambah 876 Jadi 5.391 Titik

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:42 WIB

5 Sifat dan Karakter Utama Zodiak Cancer Pria, Hangat di Balik Kesan yang Misterius

5 Sifat dan Karakter Utama Zodiak Cancer Pria, Hangat di Balik Kesan yang Misterius

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Makin Colorful Makin Centil, Bagaimana Outfit Berwarna Tetap Enak Dilihat?

Makin Colorful Makin Centil, Bagaimana Outfit Berwarna Tetap Enak Dilihat?

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:25 WIB

DPR Kawal Hak Pekerja PT Pos, Tagihan Rp 158 Miliar Akhirnya Cair

DPR Kawal Hak Pekerja PT Pos, Tagihan Rp 158 Miliar Akhirnya Cair

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:14 WIB

Jaga Warisan Kuliner Sejak 1992, Sugi Wahyuni Kembangkan Terasi Kumbe Bersama BRI

Jaga Warisan Kuliner Sejak 1992, Sugi Wahyuni Kembangkan Terasi Kumbe Bersama BRI

Bri | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:14 WIB

PDIP Buka Suara Soal Akun Instagram Jokowi yang Sempat Unggah Hoaks Melva Pardede

PDIP Buka Suara Soal Akun Instagram Jokowi yang Sempat Unggah Hoaks Melva Pardede

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:10 WIB

Review Film Songs of Earth: Perjalanan Anak Mengenal Ayahnya Lebih Mendalam

Review Film Songs of Earth: Perjalanan Anak Mengenal Ayahnya Lebih Mendalam

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:10 WIB

×