Dewan sementara tunggu keputusan majelis ahli
Tugas dewan ini akan berakhir segera setelah Majelis Ahli, yakni badan yang terdiri dari 88 ulama senior mencapai kesepakatan mengenai sosok yang akan menjadi Pemimpin Agung berikutnya.
Proses pemilihan ini bisa berlangsung sangat cepat, bisa dalam hitungan hari atau memakan waktu lebih lama tergantung pada dinamika politik internal antara faksi-faksi di Iran.
Berikut profil ketiga tokoh yang ikut serta dalam dewan sementara tersebut.
Masoud Pezeshkian (Presiden Iran)

Sebagai presiden yang menjabat, Pezeshkian menjadi wajah administratif dari dewan ini.
Masoud Pezeshkian dengan latar belakangnya yang cenderung moderat dibandingkan faksi garis keras lainnya.
Ia bertanggung jawab memastikan roda pemerintahan dan diplomasi tetap berjalan di tengah masa berkabung nasional dan ketegangan geopolitik yang meningkat.
Gholam-Hossein Mohseni-Ejei (Ketua Mahkamah Agung)

Mohseni-Ejei adalah tokoh senior di dunia hukum dan keamanan Iran. Sebelum menjabat sebagai kepala yudisial, ia pernah menjadi Menteri Intelijen.
Kehadirannya di dewan ini sangat krusial untuk menjaga stabilitas hukum dan keamanan dalam negeri selama masa transisi yang sensitif.
Baca Juga: Siapa Putri Ayatollah Ali Khamenei yang Disebut Turut Tewas dalam Serangan AS-Israel?
Ayatollah Alireza Arafi (Anggota Dewan Garda)
![Alireza Arafi [Ist]](https://media.arkadia.me/v2/articles/souparmand/3iknpe0JPURnPMWmBcngaydqS5dBJqxs.png)
Ayatollah Arafi ditunjuk oleh Dewan Kebijaksanaan (Expediency Council) untuk melengkapi keanggotaan dewan ini sebagai perwakilan ulama danahli hukum Islam.
Arafi bukan orang sembarangan. Ia adalah tokoh berpengaruh dalam sistem pendidikan agama di Qom dan menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Ahli.
Perannya adalah memastikan bahwa semua keputusan dewan tetap selaras dengan prinsip-prinsip teokrasi Islam yang menjadi fondasi negara Iran.
Hingga sosok baru terpilih, Pezeshkian, Mohseni-Ejei, dan Arafi yang secara resmi memegang mandat tertinggi untuk menakhodai Iran melewati masa transisi bersejarah ini.
Mereka kini juga menanti keputusan hingga penerus Ali Khamenei disetujui secara mutlak oleh Majelis Ahli.
Kontributor : Armand Ilham