Harta Kekayaan Ali Khamenei yang Tewas dalam Serangan AS-Israel

Ruth Meliana

Selasa, 03 Maret 2026 | 10:03 WIB
Harta Kekayaan Ali Khamenei yang Tewas dalam Serangan AS-Israel
Ali Khamenei (Wikimedia Commons/4nn1l2)

Suara.com - Tewasnya Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel menandai berakhirnya era panjang kepemimpinan paling berpengaruh di Iran. Selama lebih dari tiga dekade, ia menjadi pusat kendali politik, militer, dan ideologi Republik Islam Iran.

Seiring dengan kabar mengejutkan ini, pembahasan tentang harta kekayaan Ali Khamenei kembali mencuat seiring sorotan dunia terhadap warisan kekuasaan yang ia tinggalkan.

Sebagai Pemimpin Tertinggi sejak 1989, Khamenei tidak hanya memegang otoritas atas angkatan bersenjata dan kebijakan strategis negara, tetapi juga diyakini mengelola kerajaan ekonomi raksasa melalui berbagai lembaga dan organisasi.

Kini, setelah ia wafat di usia 86 tahun, pembahasan tentang harta kekayaan Ali Khamenei membuat publik penasaran. Berikut ulasan lengkapnya.

Profil Ali Khamenei

Ali Khamenei (ANTARA)
Ali Khamenei (ANTARA)

Ayatollah Ali Khamenei lahir pada 19 April 1939 di Mashhad, kota terbesar kedua di Iran. Ia berasal dari keluarga religius sederhana dan sejak kecil telah mendapatkan pendidikan agama yang kuat.

Ayahnya adalah seorang ulama Syiah, sehingga lingkungan keagamaan sangat membentuk karakter dan pandangan hidupnya.

Sejak usia muda, Khamenei aktif dalam gerakan menentang rezim Shah Mohammad Reza Pahlavi. Aktivitas politiknya membuat ia beberapa kali ditangkap dan dipenjara oleh aparat keamanan SAVAK.

Pada 1981, ia selamat dari upaya pembunuhan melalui ledakan bom yang menyebabkan lengan kanannya lumpuh permanen.

Setelah Revolusi Islam 1979, karier politiknya menanjak cepat. Ia pernah menjabat sebagai presiden Iran selama dua periode (1981-1989).

baca juga

Ketika pendiri Republik Islam Iran, Ruhollah Khomeini wafat pada 1989, Khamenei ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi Iran. Jabatan ini memberinya otoritas tertinggi atas militer, peradilan, intelijen, hingga kebijakan strategis negara.

Di bawah kepemimpinannya, Iran menghadapi berbagai tantangan besar. Ia dikenal sebagai sosok yang keras terhadap Barat, bahkan kerap menyebut Amerika Serikat sebagai “musuh utama” Iran.

Selain itu, Khamenei memperkuat peran Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) serta membangun jaringan sekutu regional yang mencakup kelompok-kelompok di Lebanon, Irak, Yaman, dan Palestina.

Harta Kekayaan Ali Khamenei

Secara resmi, tidak ada data terbuka yang menjelaskan berapa total kekayaan pribadi Ali Khamenei. Namun sejumlah laporan media internasional menyebut bahwa ia memiliki kendali atas jaringan aset yang sangat besar melalui berbagai lembaga semi-negara di Iran.

Salah satu lembaga yang paling sering dikaitkan dengan kekayaan tersebut adalah Setad (Headquarters for Executing the Order of the Imam).

Awalnya, lembaga ini dibentuk untuk mengelola properti dan aset yang disita setelah Revolusi Islam 1979. Seiring waktu, Setad berkembang menjadi kelompok usaha besar yang memiliki bisnis di banyak sektor, seperti properti, perbankan, telekomunikasi, farmasi, hingga energi.

Mengutip Hindustan Times, nilai aset yang dikelola jaringan ini diperkirakan berada di kisaran 95 miliar hingga 200 miliar dolar AS.

Mengacu pada kurs saat ini yang berada di kisaran Rp16.800 per dolar AS, estimasi nilai aset sebesar 95 miliar hingga 200 miliar dolar AS itu setara dengan sekitar Rp1.600 triliun hingga lebih dari Rp3.300 triliun.

Jika dibandingkan dengan tokoh politik dunia lainnya, spekulasi mengenai harta kekayaan Ali Khamenei bahkan disebut-sebut melebihi kekayaan sejumlah kepala negara atau miliarder.

Perlu dipahami, kekayaan ini bukan dalam bentuk harta pribadi seperti tabungan atau rekening atas nama individu. Sebagian besar berupa kendali atas yayasan keagamaan (bonyad), perusahaan investasi, dan lembaga yang berada di bawah pengawasan kantor Pemimpin Tertinggi.

Dalam sistem politik Iran, batas antara aset negara, yayasan religius, dan otoritas pemimpin sering kali tidak terlihat jelas.

Demikianlah informasi lengkap terkait harta kekayaan Ali Khamenei yang kerap disebut bernilai fantastis.

Kontributor : Dini Sukmaningtyas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Istri Ali Khamenei? Ikut Tewas dalam Serangan AS-Israel

Siapa Istri Ali Khamenei? Ikut Tewas dalam Serangan AS-Israel

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 09:56 WIB

Dunia Waspada Bencana Radiasi Nuklir di Tengah Perang AS-Israel vs Iran

Dunia Waspada Bencana Radiasi Nuklir di Tengah Perang AS-Israel vs Iran

Tekno | Selasa, 03 Maret 2026 | 08:30 WIB

Apakah Iran Telah Memasang Ranjau di Selat Hormuz?

Apakah Iran Telah Memasang Ranjau di Selat Hormuz?

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 07:37 WIB

Terkini

Hari Ketujuh Pencarian ASN Bogor yang Jatuh: Penyelam Diterjunkan, Keberadaan Bayu Masih Misteri

Hari Ketujuh Pencarian ASN Bogor yang Jatuh: Penyelam Diterjunkan, Keberadaan Bayu Masih Misteri

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:59 WIB

Naik Hercules TNI AU, 30 Ton Bantuan Pemprov Sulsel Meluncur ke Titik Gempa NTT

Naik Hercules TNI AU, 30 Ton Bantuan Pemprov Sulsel Meluncur ke Titik Gempa NTT

Sulsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:58 WIB

Apa Itu Bilangan Prima? Ini Pengertian, Sifat, Contoh, dan Cara Menentukannya

Apa Itu Bilangan Prima? Ini Pengertian, Sifat, Contoh, dan Cara Menentukannya

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:54 WIB

Praktis! 2 Produk Ini Bisa Hapus Makeup sekaligus Membersihkan Wajah

Praktis! 2 Produk Ini Bisa Hapus Makeup sekaligus Membersihkan Wajah

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Lindas Pria di Kolong Truk, Sopir Ini Santai Pindahkan Jasad Lalu Isi BBM ke SPBU

Lindas Pria di Kolong Truk, Sopir Ini Santai Pindahkan Jasad Lalu Isi BBM ke SPBU

Lampung | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:48 WIB

Timnas Indonesia Tanpa Rizky Ridho di FIFA ASEAN Cup 2026?

Timnas Indonesia Tanpa Rizky Ridho di FIFA ASEAN Cup 2026?

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:48 WIB

Tutorial Membuat Winged Eyeliner yang Rapi untuk Pemula, Ikuti 8 Langkahnya

Tutorial Membuat Winged Eyeliner yang Rapi untuk Pemula, Ikuti 8 Langkahnya

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:45 WIB

Jelang Pengumuman Suku Bunga, Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS

Jelang Pengumuman Suku Bunga, Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:45 WIB

Diduga Rugikan Negara Rp38 M Kasus Batu Bara, Manajer PT PPA dan Petinggi PT BAS Sidang Perdana

Diduga Rugikan Negara Rp38 M Kasus Batu Bara, Manajer PT PPA dan Petinggi PT BAS Sidang Perdana

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:43 WIB

Tak Cuma Rp1 Miliar, Pemda DIY Desak Kampus Ringankan UKT Mahasiswa NTT

Tak Cuma Rp1 Miliar, Pemda DIY Desak Kampus Ringankan UKT Mahasiswa NTT

Jogja | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:43 WIB

×