Kenapa Israel dan AS Menyerang Iran? Ini Kronologinya

Ruth Meliana

Selasa, 03 Maret 2026 | 10:14 WIB
Kenapa Israel dan AS Menyerang Iran? Ini Kronologinya
Ilustrasi perang Iran dan Israel (Meta AI)

Suara.com - Perang antara Israel dan Iran pecah pada 28 Februari 2026. Perang ini menyusul serangan Israel pada Iran yang menelan banyak korban, 600 orang dikabarkan tewas, sementara 1.300 alami luka-luka.

Iran tak berdiam diri, membalas serangan udara dengan udara dan meluncurkan ratusan rudal serta drone di Israel dan berhasil menelan ratusan korban, 25 di antaranya tewas, sementara lainnya alami luka-luka.

Sejak insiden tersebut pecah minggu lalu, setidaknya sudah lebih dari 400 rudal yang diluncurkan oleh Iran, dan wilayah Israel yang menjadi target utama untuk dibumihanguskan.

Dari konflik ini, terjadi kerusakan di mana-mana, infrakstruktur sekolah, rumah sakit, bandara hancur, jumlah korban jiwa dan luka yang signifikan.

Apabila ini terus terjadi dan ketegangan antar kedua negara ini masih berlanjut, berpotensi adanya penutupan jalur pelayaran strategis seperti Selat Hormuz.

Lini media sosial saat ini dipenuhi dengan video serangan udara antar kedua negara, dimulai dari rudal balistik hypersonic dan drone yang mewarnai langit negara bagian Timur Tengah hingga saat ini.

Ketegangan yang terjadi antara Iran-Israel menarik perhatian publik di belahan dunia, termasuk Indonesia.

Dan mungkin tak sedikit orang yang justru penasaran terkait bagaimana kronologi awal mula Iran serang Israel padahal sebelumnya kedua negara tersebut bersahabat. Berikut uraian singkatnya.

Kenapa Israel dan AS menyerang Iran? Ini kronologinya

baca juga

1. Persahabatan Erat (1953-1979)

Apabila ditarik jauh ke belakang, Iran dan Amerika pernah bersahabat erat selama lebih dari dua dekade sebelum 1979.

Persahabatan berubah total dari permusuhan panjang hingga hari ini terjadi setelah kudeta 1953 yang didukung CIA dan Inggris, sehingga Shah Mohammad Reza Pahlavi kembali berkuasa.

AS menjadi pendukung utama Shah dan memberikan bantuan militer, ekonomi, dan intelijen besar-besaran. Iran di era Shah dikenal sebagai sekutu AS di Timur Tengah.

2. Permusuhan Ideologi (1979-1981)

Dukungan AS terhadap Shah menjadi pemicu utama Revolusi Iran tahun 1979, yang menjadikan Iran sebagai republik Islam di bawah Ayatollah Ali Khoimeini dan secara terbuka menentang dominasi AS di Timur Tengah.

Puncak ketegangan yang terjadi antara Iran – AS hingga berujung ke pemutusan hubungan diplomatik dan pemberlakuan sanksi ekonomis terjadi saat krisis penyanderaan di Kedutaan Besar AS di Teheran pada 1979-1981.

3. Permusuhan Memanas ( Sampai Sekarang)

Serangan demi serangan udara yang terjadi antar kedua negara tersebut sudah terjadi lama, bahkan ketegangan sudah mulai terjadi pada 1988 ketika Angkatan laut AD meluncurkan serangan besar terdapat kapal perang dan platform minyak Iran.

Ini awal mula bentrokan militer terbuka langsung antar kedua negara. Hal ini sekaligus memberikan sinyal tegas bahwa AS tidak akan ragu menggunakan kekuatan militer untuk melindungi kepetingannya di Kawasan Timur Tengah.

Puncaknya, pada 28 Febuari 2026, militer AS dan Israel melancarkan aski dengan melakukan serangan udara dan rudal yang menarget pangkalan militer, fasilitas pertahanan, serta Operation Lion’s Roar.

Serangan ini menyebabkan kerusakan di mana-mana, kerusakan besar pada sekolah, Rumah Sakit Gandhi Hospital Tehran, bandara, dan infrastruktur lainnya.

Serangan yang dilakukan AS-Israel ternyata memicu balasan dari Iran, dan berhasil melancarkan gelombang rudal balistik dan drone ke wilayah Israel, pangkalan militer AS, dan negara sekutu di Kawasan Teluk Isral.

Balasan dari Iran ke Israel menghantam Tel Aviv dan menyebabkan jumlah korban meninggan dan puluhan luka-luka di antaranya warga sipil.

4. Dampak Global

Garda Revolusi Iran mengumumkan bahwa kondisi keamanan di Selat Hormuz membuat jalur pelayaran strategis ditutup.

Dengan peringatan ini kepada kapal-kapal agar tidak melewati selat. Penutupan ini berdampak besar terhadap perdagangan minyak dan gas global karena Selat Hormuz merupakan jalur transit penting bagi pasokan energi dunia.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harta Kekayaan Ali Khamenei yang Tewas dalam Serangan AS-Israel

Harta Kekayaan Ali Khamenei yang Tewas dalam Serangan AS-Israel

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 10:03 WIB

Siapa Istri Ali Khamenei? Ikut Tewas dalam Serangan AS-Israel

Siapa Istri Ali Khamenei? Ikut Tewas dalam Serangan AS-Israel

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 09:56 WIB

Apakah Iran Telah Memasang Ranjau di Selat Hormuz?

Apakah Iran Telah Memasang Ranjau di Selat Hormuz?

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 07:37 WIB

Terkini

Panjat Pinang: Dari Hiburan Kolonial Menjadi Tradisi Kemerdekaan

Panjat Pinang: Dari Hiburan Kolonial Menjadi Tradisi Kemerdekaan

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Skandal di Balai Desa: Hanya Pakai Sarung Saat Digerebek, Oknum Kasun di Gresik Didenda Rp20 Juta

Skandal di Balai Desa: Hanya Pakai Sarung Saat Digerebek, Oknum Kasun di Gresik Didenda Rp20 Juta

Jatim | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:49 WIB

Jepang Dihantam Gelombang Perusahaan Bangkrut, Paling Banyak Dalam 14 Tahun Terakhir

Jepang Dihantam Gelombang Perusahaan Bangkrut, Paling Banyak Dalam 14 Tahun Terakhir

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Bahlil Ungkap Alasan Presiden Bentuk Bursa Mineral: Prabowo Mau Seluruh Kekayaan Kita Yang Atur!

Bahlil Ungkap Alasan Presiden Bentuk Bursa Mineral: Prabowo Mau Seluruh Kekayaan Kita Yang Atur!

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:44 WIB

Pemerintah Siapkan Insentif Percepat Pengembangan Panas Bumi

Pemerintah Siapkan Insentif Percepat Pengembangan Panas Bumi

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:43 WIB

5 Tips Menempatkan Posisi Meja Kasir Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Omzet Makin Deras

5 Tips Menempatkan Posisi Meja Kasir Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Omzet Makin Deras

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Brantas Abipraya Jalin Sinergi dengan Kejaksaan Agung RI untuk Kokohkan Tata Kelola

Brantas Abipraya Jalin Sinergi dengan Kejaksaan Agung RI untuk Kokohkan Tata Kelola

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:40 WIB

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:37 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.840, Sikap Hawkish BI Jadi Penopang Mata Uang Garuda

Rupiah Menguat ke Rp17.840, Sikap Hawkish BI Jadi Penopang Mata Uang Garuda

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:36 WIB

Ngecas Mobil Listrik Pakai Listrik Rumah 2.200 VA, Bisa? Ini Rincian Biaya Tambah Daya Home Charger

Ngecas Mobil Listrik Pakai Listrik Rumah 2.200 VA, Bisa? Ini Rincian Biaya Tambah Daya Home Charger

Otomotif | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:35 WIB

×