Kapan Musim Hujan 2026 Berakhir? Simak Prakiraan Cuaca BMKG

Husna Rahmayunita

Kamis, 05 Maret 2026 | 06:27 WIB
Kapan Musim Hujan 2026 Berakhir? Simak Prakiraan Cuaca BMKG
Sejumlah warga beraktivitas saat turun hujan di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Selasa (13/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • BMKG memprediksi transisi cuaca dan awal musim kemarau 2026 akan terjadi lebih awal mulai bulan April.
  • Fenomena La Niña Lemah berakhir Februari 2026, namun ada peluang El Niño yang memicu cuaca lebih kering.
  • Sebanyak 64,5% wilayah Indonesia diperkirakan mengalami musim kemarau Bawah Normal dengan puncak pada Agustus 2026.

Suara.com - Intensitas hujan yang masih tinggi di sejumlah wilayah Indonesia membuat banyak masyarakat bertanya-tanya, sampai kapan musim hujan ini akan berlangsung? Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi transisi cuaca terjadi pada April 2026.

Musim hujan akan berakhir secara bertahap di sejumlah wilayah di Indonesia. Meski saat ini beberapa wilayah masih sering diguyur hujan lebat, BMKG menjelaskan fenomena transisi atau pancaroba akan mulai terasa menjelang akhir Maret.

Musim Kemarau Datan Lebih Awal

Berdasarkan analisis BMKG, masuknya musim kemarau tidak terjadi secara serentak di seluruh Indonesia. Namun, terdapat sejumlah wilayah akan lebih dulu merasakan hembusan udara kering yang menandakan dimulainya musim panas.

Menilik laman resmi BMKG, musim kemarau tahun 2026 diprediksi menyapa mulai April 2026, maju dari jadwal biasanya. Saat ini, kondisi iklim masuk ke fase Netral.

Fenomena La Niña Lemah yang sebelumnya sering membawa hujan lebat berakhir pada Februari 2026. Namun, BMKG memprediksi adanya peluang El Niño sebesar 50-60% pada pertengahan tahun ini, sehingga cuaca lebih kering dan panas.

"Monsun Asia (Angin Baratan) akan segera berganti menjadi Monsun Australia (Angin Timuran). Inilah penanda utama kita mulai masuk musim kemarau," ungkap Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani.

Menurut BMKG, setidaknya ada 114 Zona Musim (ZOM) atau 16,3% wilayah Indonesia mulai memasuki musim kemarau pada April 2026 mendatang, di antaranya: pesisir utara Jawa bagian barat, sebagian besar Jawa Tengah hingga Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT serta sebagian kecil Kalimantan dan Sulawesi.

"Wilayah yang diprediksi mengalami awal kemarau lebih maju meliputi sebagian besar Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan bagian selatan dan timur, sebagian besar Sulawesi, Maluku, hingga sebagian wilayah Papua,” sambungnya.

baca juga

Memasuki Mei dan Juni, wilayah yang menyusul kemarau akan semakin meluas hingga mencakup Sumatera dan Papua. Secara total, hampir 46,5% wilayah Indonesia akan mengalami kemarau yang datang lebih awal dari rata-rata sejarahnya.

Waspada Kemarau "Bawah Normal" yang Lebih Panjang

Tahun ini bukan sekadar kemarau biasa. Prakiraan cuaca BMKG memperingatkan bahwa sekitar 64,5% wilayah akan mengalami sifat kemarau Bawah Normal alias jauh lebih kering dari biasanya. Durasi musim panas kali ini juga diprediksi bakal lebih panjang dari normalnya.

Adapun puncak musim kemarau diprediksi terjadi pada Agustus 2026. Pada periode ini, 61,4% wilayah Indonesia akan merasakan titik terkeringnya.

Apa yang Perlu Disiapkan?

Karena musim kemarau diperkirakan lebih kering dan panjang, BMKG memberikan beberapa saran penting sebagai langkah antisipasi, di antaranya sebagai berikut.

- Manajemen air: Hemat penggunaan air bersih dari sekarang dan perbaiki penampungan air.

- Sektor pertanian: Petani disarankan memilih varietas tanaman yang tahan kekeringan dan hemat air.

- Cegah karhutla: Waspadai potensi kebakaran hutan dan lahan serta penurunan kualitas udara akibat debu dan asap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal dan Lebih Kering

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal dan Lebih Kering

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 15:21 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Puncaknya Agustus

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Puncaknya Agustus

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 14:21 WIB

BMKG: Jabodetabek Bakal Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang Hingga Sore

BMKG: Jabodetabek Bakal Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang Hingga Sore

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 13:39 WIB

Terkini

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:24 WIB

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:15 WIB

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:10 WIB

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 14:00 WIB

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 13:56 WIB

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

×