Laporan hasil pengamatan kemudian dikirimkan ke pusat untuk diverifikasi.
Apabila hilal terlihat dan memenuhi kriteria yang telah ditetapkan, maka keesokan harinya ditetapkan sebagai 1 Syawal.
Namun, jika hilal tidak terlihat dan secara perhitungan belum memenuhi syarat, maka Ramadan digenapkan menjadi 30 hari.
Pendekatan ini mencerminkan upaya pemerintah menjaga keseimbangan antara sains dan tradisi keagamaan yang telah lama dianut masyarakat Indonesia.
Keputusan yang dihasilkan dari sidang isbat memiliki dampak luas, tidak hanya dalam konteks ibadah, tetapi juga kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
Penetapan tanggal Idul Fitri menjadi acuan bagi pemerintah dalam menetapkan hari libur nasional dan cuti bersama.
Selain itu, dunia usaha, sektor transportasi, hingga jutaan masyarakat yang merencanakan mudik Lebaran sangat bergantung pada kepastian tanggal tersebut.
Sidang isbat juga menjadi simbol otoritas negara dalam mengayomi umat Islam di Indonesia. Meski sejumlah organisasi Islam memiliki metode penetapan masing-masing, keputusan pemerintah tetap menjadi rujukan resmi dalam kalender nasional.
Dengan adanya forum ini, diharapkan umat Islam dapat merayakan Idul Fitri secara serentak, meskipun dalam praktiknya perbedaan tetap mungkin terjadi.
Baca Juga: Link Daftar Mudik Pertamina 2026 Lengkap dengan Jadwal dan Rutenya
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni