Audy Item Bicara Obesitas: Pentingnya Dukungan Medis untuk Menurunkan Berat Badan

Dinda Rachmawati

Jum'at, 06 Maret 2026 | 08:38 WIB
Audy Item Bicara Obesitas: Pentingnya Dukungan Medis untuk Menurunkan Berat Badan
Audy Item
baca 10 detik
  • Audy Item menyadari obesitas adalah kondisi medis kompleks yang memerlukan penanganan profesional, bukan hanya kemauan pribadi.
  • Dokter menegaskan obesitas merupakan penyakit kronis yang penanganannya meliputi gaya hidup, farmakoterapi, dan intervensi medis.
  • Terapi GLP-1 menunjukkan hasil signifikan berupa penurunan berat badan berkualitas dan pengurangan risiko penyakit kardiovaskular.

Suara.com - Musisi Audy Item pernah berada di titik berat dalam hidupnya ketika menghadapi obesitas. Ia menyadari bahwa perjuangan menurunkan berat badan tidak sesederhana mengandalkan kemauan atau disiplin semata. 

Pengalaman pribadi ini kemudian membawanya pada pemahaman baru bahwa obesitas adalah kondisi medis yang membutuhkan penanganan profesional.

“Saya sampai pada titik di mana saya paham bahwa obesitas adalah kondisi medis yang tidak bisa dikelola sendirian. Langkah proaktif mencari bantuan profesional menjadi kunci untuk keluar dari siklus perjuangan yang melelahkan,” ungkap Audy.

Menurutnya, setelah mendapatkan pendampingan dokter, perubahan yang dirasakan tidak hanya terlihat pada angka timbangan. Kesehatan tubuh dan mobilitasnya juga ikut membaik.

“Setelah didampingi dokter, hasilnya nyata dan berkualitas. Saya tidak hanya menurunkan berat badan, tetapi juga mendapatkan kembali kesehatan dan mobilitas saya. Bagi teman-teman yang masih berjuang, langkah pertama yang paling krusial adalah mencari bantuan medis profesional,” tambahnya.

Obesitas Bukan Sekadar Masalah Gaya Hidup

Dokter spesialis gizi klinik, Diana Suganda, menjelaskan bahwa obesitas merupakan penyakit kronis yang kompleks. Kondisi ini tidak semata-mata disebabkan oleh pola makan atau kurang olahraga.

“Secara medis, obesitas adalah penyakit kronis yang kompleks. Di dalam tubuh terdapat mekanisme biologis berupa hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang di otak. Pada sebagian orang, sistem ini tidak bekerja sebagaimana mestinya,” jelas dr. Diana.

Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut membuat upaya menurunkan berat badan hanya dengan kemauan keras sering kali tidak berhasil.

baca juga

“Ketika seseorang hanya mengandalkan willpower, sebenarnya ia sedang berjuang melawan sistem biologis tubuhnya sendiri,” katanya.

Senada dengan itu, dokter spesialis penyakit dalam M. Vardian Mahardika menegaskan bahwa obesitas telah diklasifikasikan sebagai penyakit kronis oleh World Health Organization dan juga diatur dalam pedoman nasional dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Menurutnya, penanganan obesitas harus dilakukan secara komprehensif melalui tiga pendekatan utama, yaitu modifikasi gaya hidup, farmakoterapi (pengobatan) dan intervensi bariatrik atau tindakan medis tertentu.

“Karena obesitas bersifat kronis dan kompleks secara biologis, penanganannya memerlukan kerangka medis yang terstruktur,” ujarnya.

Terapi Baru untuk Penanganan Obesitas

Dalam beberapa tahun terakhir, dunia medis juga mengembangkan terapi berbasis hormon yang disebut Glucagon-Like Peptide-1 atau GLP-1. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FOMO Sehat ala Gen Z, Mitos Obesitas, dan RS Tapi Homey

FOMO Sehat ala Gen Z, Mitos Obesitas, dan RS Tapi Homey

Video | Jum'at, 13 Februari 2026 | 13:55 WIB

Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?

Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?

Health | Jum'at, 06 Februari 2026 | 14:31 WIB

Sering Jadi Sasaran Body Shaming, Audy Item Curhat: Mental Ikut Kena

Sering Jadi Sasaran Body Shaming, Audy Item Curhat: Mental Ikut Kena

Your Say | Selasa, 23 Desember 2025 | 10:30 WIB

Terkini

Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun

Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:20 WIB

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

×